Goldman Sachs ungkap Revolusi AI Bisa Hapus Karier Gen Z di Dunia Teknologi

Avatar photo

Selasa, 26 Agustus 2025 - 10:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Goldman Sachs peringatkan Gen Z di sektor teknologi paling terancam AI, pengangguran naik dan lowongan kerja anjlok drastis. (Freepik.com)

Goldman Sachs peringatkan Gen Z di sektor teknologi paling terancam AI, pengangguran naik dan lowongan kerja anjlok drastis. (Freepik.com)

Metrosiar – Penggunaan kecerdasan buatan (AI) yang semakin masif di dunia kerja mulai menimbulkan keresahan baru, terutama bagi Generasi Z.

Kelompok muda ini, khususnya mereka yang berkecimpung di sektor teknologi, dinilai sebagai pihak yang paling berisiko terdampak.

Ekonom senior Goldman Sachs, Joseph Briggs, mengungkapkan revolusi AI saat ini berada di persimpangan antara peluang dan ancaman nyata.

“Pekerja Gen Z di bidang teknologi adalah yang paling berisiko digantikan oleh teknologi ini,” ujarnya, dikutip dari Times of India, Minggu (24/8/25).

Baca juga:  Bobibos: Inovasi BBM Nabati dari Jerami Karya Anak Bangsa, Siap Uji Publik 2026

Meski adopsi AI di perusahaan global masih terbilang dini, dampaknya sudah mulai terasa.

Data Goldman Sachs menunjukkan tingkat pengangguran di kelompok usia 20–30 tahun naik sekitar 3 poin persentase sejak awal 2025.

Lonjakan ini disebut jauh lebih tajam dibandingkan pekerja berpengalaman di sektor lain.

Tak hanya itu, jumlah lowongan kerja pun menurun signifikan. Di Amerika Serikat, kesempatan kerja untuk posisi pemula di bidang teknologi tercatat anjlok hingga 35 persen sejak 2023.

Namun, di balik ancaman tersebut, peluang juga terbuka. Banyak anak muda memilih beradaptasi dengan mengikuti pelatihan intensif maupun mengambil sertifikasi di bidang teknologi.

Baca juga:  Kominfo Buleleng Percepat Ekspansi Layanan Internet Gratis di Berbagai Kecamatan

Sebagian lainnya mulai melirik dunia kewirausahaan dengan memanfaatkan keterampilan digital untuk membangun usaha sendiri.

Meski begitu, masih banyak yang merasa pesimistis. Perubahan yang terjadi terlalu cepat membuat sebagian Gen Z khawatir akan kesulitan meniti karier jangka panjang di sektor ini.

“Gen Z kini harus memandang AI bukan hanya sebagai inovasi, melainkan tantangan besar yang akan menentukan arah masa depan karier mereka,” tegas Briggs.*

Editor : Lisan Al-Ghaib

Sumber Berita: Times of India

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Vape Ini Bukan Vape Biasa, Pakar UMY Ungkap Risiko Napas Berhenti
Akses Keuangan 92,76%, Annisa Mahesa Bongkar Masalah yang Masih Mengintai!
Green SM Gebrak Jakarta, 1.500 Motor Listrik VinFast MeluncurGreen SM Gebrak Jakarta, 1.500 Motor Listrik VinFast Meluncur
Jakut Hub Dorong Gen Z Jakarta Utara Naik Kelas Lewat Teknologi Digital
Bangun Industri Kosmetik Berkualitas, PT Pillars Cosmetiklon Indonesia Utamakan Kepercayaan dan Inovasi
Israel Ditantang Turki, Segini Teknologi Perangnya
Kunjungan PM. Modi, India Akan Pasok Rudal BrahMos ke Indonesia
Uang Rusak Masih Banyak Beredar, Warga Kesulitan Bertransaksi
Berita ini 23 kali dibaca
Revolusi kecerdasan buatan (AI) mulai menimbulkan ancaman nyata bagi Generasi Z, terutama di sektor teknologi. Goldman Sachs mencatat tingkat pengangguran usia 20–30 tahun naik tajam pada 2025, sementara lowongan kerja pemula di bidang teknologi di AS turun hingga 35 persen. Gen Z kini dituntut beradaptasi lewat pelatihan, sertifikasi, hingga kewirausahaan.

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:33 WIB

Vape Ini Bukan Vape Biasa, Pakar UMY Ungkap Risiko Napas Berhenti

Jumat, 25 September 2026 - 14:05 WIB

Akses Keuangan 92,76%, Annisa Mahesa Bongkar Masalah yang Masih Mengintai!

Jumat, 18 September 2026 - 12:01 WIB

Green SM Gebrak Jakarta, 1.500 Motor Listrik VinFast MeluncurGreen SM Gebrak Jakarta, 1.500 Motor Listrik VinFast Meluncur

Jumat, 4 September 2026 - 22:59 WIB

Jakut Hub Dorong Gen Z Jakarta Utara Naik Kelas Lewat Teknologi Digital

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:14 WIB

Bangun Industri Kosmetik Berkualitas, PT Pillars Cosmetiklon Indonesia Utamakan Kepercayaan dan Inovasi

Berita Terbaru