Sejarah dan Sepak Terjang Arsyad Cannu Ketua Umum LASKAR MERAH PUTIH

Avatar photo

Minggu, 2 Maret 2025 - 15:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum LASKAR MERAH PUTIH H. Arsyad Cannu. (Foto: Dok. LMP)

Ketua Umum LASKAR MERAH PUTIH H. Arsyad Cannu. (Foto: Dok. LMP)

Metrosiar – Laskar Merah Putih (LMP) merupakan salah satu organisasi masyarakat yang memiliki peran penting dalam menjaga dan mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sejarah organisasi ini sangat erat kaitannya dengan semangat nasionalisme dan keberanian dalam membela tanah air.

Salah satu tokoh penting dalam perjalanan LMP adalah H. Arsyad Cannu, yang saat ini menjabat sebagai Ketua Umum Laskar Merah Putih.

Sejarah Berdirinya LASKAR MERAH PUTIH

H. Rudy Ongki Ginting (kanan) Ketua Markas Daerah Provinsi Banten
H. Rudy Ongki Ginting (kanan) Ketua Markas Daerah
Provinsi Banten. (Foto: Dok. LMP Banten)

LMP didirikan pada saat-saat kritis dalam sejarah bangsa Indonesia, khususnya terkait dengan peristiwa Referendum Timor Timur pada tahun 1999.

Ketika Timor Timur memilih untuk berpisah dari Indonesia, LMP berperan penting dalam menjaga keutuhan NKRI.

Diskusi dengan KAMADA di Mako Laskar Merah Putih Banten
Diskusi dengan KAMADA di Mako Laskar Merah Putih Banten. (Dok. LMP Banten)

Dalam situasi yang penuh tantangan ini, tokoh seperti Eurico Guterres bersama rekan-rekannya menggerakkan organisasi ini untuk tetap setia pada Indonesia dan berjuang agar wilayah tersebut tetap berada dalam kesatuan NKRI.

Selain itu, LMP juga tercatat berperan aktif dalam beberapa kejadian penting lainnya, salah satunya adalah kasus Manohara.

Manohara, seorang model dan aktris Indonesia, sempat terlibat dalam kasus hukum yang melibatkan keluarga kerajaan Malaysia.

LMP lah yang berhasil masuk ke Malaysia untuk memboyong Manohara kembali ke Indonesia, menunjukkan keteguhan mereka dalam menjaga kehormatan dan kedaulatan negara.

Kepemimpinan H. Arsyad Cannu

Pengakuan Negara terhadap eksistensi Laskar Merah Putih.
Pengakuan Negara terhadap eksistensi Laskar Merah Putih. (Foto: Dok. LMP Banten)

H. Arsyad Cannu mengemban amanah sebagai Ketua Umum Laskar Merah Putih dalam kondisi yang penuh dinamika.

Sebelumnya, organisasi ini mengalami dualisme kepemimpinan, yang akhirnya dapat diselesaikan dengan terbitnya AHU (Administrasi Hukum Umum) dari Kementerian Hukum dan HAM pada 9 Januari 2025.

Baca juga:  Keakraban Lyodra dan Davina: Persahabatan yang Menginspirasi

Dengan terbitnya AHU ini, maka H. Arsyad Cannu secara sah dan diakui oleh negara sebagai Ketua Umum yang sah dari LMP.

Pengakuan Negara terhadap eksistensi Laskar Merah Putih.
Pengakuan Negara terhadap eksistensi Laskar Merah Putih. (Dok. LMP Banten)

Sebagai Ketua Umum LMP, H. Arsyad Cannu membawa Laskar Merah Putih untuk lebih fokus dalam penguatan solidaritas dan kebersamaan dalam menjaga nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, serta menjaga keutuhan NKRI.

Kepemimpinan H. Arsyad Cannu juga memperlihatkan keberanian dalam menghadapi berbagai tantangan dan dinamika sosial-politik yang berkembang di Indonesia.

Filosofi Warna Seragam dan Atribut LMP

Laskar Merah Putih memiliki seragam dan atribut dengan lima warna yang memiliki makna mendalam sebagai simbol perjuangan dan identitas organisasi ini.
Filosofi Warna Seragam dan Atribut LMP. (Dok. LMP Banten)

Laskar Merah Putih memiliki seragam dan atribut dengan lima warna yang memiliki makna mendalam sebagai simbol perjuangan dan identitas organisasi ini. Berikut adalah makna di balik masing-masing warna:

  1. Warna Merah: Melambangkan keberanian. Merah juga menjadi simbol semangat juang yang tak kenal takut, serupa dengan semangat para pejuang kemerdekaan Indonesia.
  2. Warna Putih: Melambangkan kesucian. Putih adalah warna yang menandakan niat yang tulus dan bersih dalam memperjuangkan kemerdekaan dan kedaulatan negara. Ini juga mencerminkan Bendera Merah Putih Indonesia yang menjadi simbol kebanggaan bangsa.
  3. Warna Hijau: Melambangkan TNI (Tentara Nasional Indonesia) dan semangat untuk bela negara. Warna hijau menunjukkan kedekatan LMP dengan TNI dalam menjaga keamanan dan pertahanan negara.
  4. Warna Coklat: Melambangkan POLRI (Polisi Republik Indonesia). Coklat menjadi simbol bagi POLRI dalam menjalankan tugasnya untuk melayani, mengayomi, dan melindungi masyarakat Indonesia.
  5. Warna Hitam: Mengandung dua makna. Pertama, hitam melambangkan Ulama yang memiliki peran penting dalam memberikan nasihat dan bimbingan spiritual. Kedua, hitam juga melambangkan Pendekar, yang identik dengan kekuatan dan keberanian dalam menghadapi ancaman dan tantangan.
Baca juga:  Posbindu Mandiri RW 05 Kuta Baru Hadirkan Cek Kesehatan Gratis, Warga Antusias
Peran LMP dalam Keadaan Darurat

Laskar Merah Putih selalu siap untuk bergerak maju di garis depan apabila Negara dalam keadaan darurat. Dengan prinsip “Maju Paling Terdepan”, LMP siap memberikan kontribusi besar dalam situasi apapun, baik dalam aspek keamanan, kemanusiaan, atau pertahanan negara.

Pengakuan Negara
Pengakuan Negara terhadap eksistensi Laskar Merah Putih.
Pengakuan Negara terhadap eksistensi Laskar Merah Putih. (Dok. LMP Banten)

Pada 9 Januari 2025, LMP resmi mendapatkan pengakuan dan legalitas dari pemerintah melalui terbitnya AHU dari Kementerian Hukum dan HAM.

Dengan adanya AHU ini, H. Arsyad Cannu secara resmi menjadi Ketua Umum yang sah dan diakui oleh negara, sekaligus mengakhiri dualisme kepemimpinan yang sempat terjadi dalam tubuh organisasi ini.

Diskusi dengan KAMADA di Mako Laskar Merah Putih Banten
Diskusi dengan KAMADA di Mako Laskar Merah Putih Banten. (Dok. LMP Banten)

H. Arsyad Cannu sebagai Ketua Umum Laskar Merah Putih membawa organisasi ini ke arah yang lebih solid dan terorganisir, serta memastikan LMP tetap relevan dan berperan aktif dalam menjaga keamanan dan keutuhan NKRI.

Filosofi warna yang mendalam dan sejarah perjuangan yang penuh makna, Laskar Merah Putih akan terus menjadi garda terdepan dalam menjaga kemerdekaan dan kedaulatan negara.

Dengan disahkan oleh H. Arsyad Canu, hal ini secara langsung menegaskan posisi H. Rudy Ongki Ginting sebagai Ketua Markas Daerah (KAMADA) Provinsi Banten.

Perannya sangat penting dalam mengembangkan keberadaan LMP agar dapat bersinergi dengan para ulama dan tokoh masyarakat Banten yang memiliki keunikan tersendiri.(*)

Editor : Lisan Al-Ghaib

Sumber Berita: Humas LMP Banten/Metrosiar.com

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dipo Nusantara Buka Sosialisasi Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 di Ngada, Tekankan Perlindungan Lingkungan dan Keselamatan Warga
Dipo Nusantara Gencarkan Gerakan Kurangi Sampah dari Rumah, Dorong Teknologi Pengolahan Jadi Energi Listrik
KMP Batumandi Terbakar di Merak, Penumpang Dievakuasi
Kajari Ngada Lantik Tiga Pejabat Baru, Ini Daftar Nama dan Jabatan yang Diemban
Pemda Ngada Lepas PSN Ngada ke Liga 3 Nusantara, 30 Slot Pemain Disiapkan untuk Berburu Prestasi
Sentuh Hati Lansia di Desa Tarawali, Bhabinkamtibmas dan Dokkes Polres Ngada Turun Berbagi Sembako
Stadion Lebijaga Dilirik untuk PON 2028, KONI Pusat Soroti Fasilitas yang Masih Perlu Dibenahi
Wabup BDN Lepas 60 Atlet Pelajar Ngada ke POPDA VIII 2026, Targetkan Prestasi dan Nama Besar Daerah
Berita ini 1,187 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Dipo Nusantara Buka Sosialisasi Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 di Ngada, Tekankan Perlindungan Lingkungan dan Keselamatan Warga

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Dipo Nusantara Gencarkan Gerakan Kurangi Sampah dari Rumah, Dorong Teknologi Pengolahan Jadi Energi Listrik

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:20 WIB

KMP Batumandi Terbakar di Merak, Penumpang Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:41 WIB

Kajari Ngada Lantik Tiga Pejabat Baru, Ini Daftar Nama dan Jabatan yang Diemban

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:17 WIB

Pemda Ngada Lepas PSN Ngada ke Liga 3 Nusantara, 30 Slot Pemain Disiapkan untuk Berburu Prestasi

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

54 Ton Batu Hitam Diduga Disamarkan sebagai Kemiri, 5 Orang Ditangkap

Sabtu, 24 Okt 2026 - 18:28 WIB