Bajawa.Metrosiar- Langkah PSN Ngada menuju panggung sepak bola nasional memasuki babak baru. Pemerintah Kabupaten Ngada secara resmi melepas tim kebanggaan masyarakat Ngada itu untuk berlaga di kompetisi Liga 3 Nusantara. Dengan jadwal kick off pada 13 November 2026, PSN Ngada kini berpacu dengan waktu untuk mematangkan skuad dan menyiapkan kekuatan terbaik.
Pelepasan tim dilakukan langsung oleh Bupati Ngada di halaman Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Ngada, Senin (19/10/2026). Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Ngada, pimpinan DPRD Ngada, Penjabat Sekretaris Daerah Ngada, serta para pimpinan perangkat daerah.
Keikutsertaan PSN Ngada di Liga 3 Nusantara menjadi momentum penting bagi perjalanan sepak bola Kabupaten Ngada. Setelah melewati kompetisi sebelumnya, tim berjuluk kebanggaan masyarakat Ngada tersebut kini bersiap menghadapi persaingan dengan level kompetisi yang lebih tinggi.
Namun, perjalanan menuju kompetisi nasional tidak cukup hanya bermodalkan semangat. Persiapan matang, komposisi pemain yang tepat, serta dukungan berbagai pihak menjadi faktor penting untuk menghadapi tantangan di lapangan.
30 Slot Pemain, Pelatih Masih Evaluasi Skuad
Kepala Pelatih PSN Ngada, Kletus Marselinus Gabhe, dalam laporannya menyampaikan bahwa kick off Liga 3 Nusantara dijadwalkan berlangsung pada 13 November mendatang.
Dengan waktu persiapan yang tersisa, tim pelatih terus melakukan evaluasi dan pembenahan terhadap komposisi pemain agar skuad yang dibawa benar-benar sesuai dengan kebutuhan tim.
Saat ini, PSN Ngada memiliki 23 pemain. Sejumlah pemain lainnya dijadwalkan bergabung dari Surabaya dan Kupang untuk melengkapi kekuatan tim.
Dalam kompetisi Liga 3 Nusantara, PSN Ngada memperoleh kuota sebanyak 30 pemain. Artinya, tim pelatih masih memiliki ruang untuk melengkapi komposisi skuad sebelum kompetisi dimulai.
Evaluasi dilakukan secara menyeluruh. Tidak semua pemain yang memperkuat PSN Ngada pada Liga 4 Nusantara kembali dipertahankan untuk mengarungi Liga 3. Sejumlah pemain tidak melanjutkan perjalanan bersama tim setelah melalui proses evaluasi, sementara beberapa lainnya memilih mengundurkan diri.
Di sisi lain, Hombeis saat ini menjalani persiapan di Gelora Joko Samudro, Gresik.
Situasi tersebut menunjukkan bahwa pembentukan skuad PSN Ngada masih terus berjalan. Tim pelatih dituntut memanfaatkan waktu yang tersedia untuk meracik komposisi pemain yang mampu bersaing menghadapi ketatnya kompetisi.
Bupati Ngada: Perjalanan PSN Tidak Terlepas dari Proses Panjang
Dalam sambutannya, Bupati Ngada menyampaikan rasa syukur atas pencapaian PSN Ngada yang kini mendapat kesempatan melangkah ke Liga 3 Nusantara.
Menurutnya, perjalanan PSN Ngada hingga mencapai tahap ini tidak terlepas dari berbagai proses, komunikasi, dan pembahasan yang dilakukan untuk mencari jalan terbaik bagi keberlanjutan tim.
Berbagai upaya dilakukan dengan melibatkan sejumlah pihak. Komunikasi intensif kemudian membuka ruang bagi keterlibatan PT Ngada Jaya yang dipimpin Josef Nae Soi sebagai bagian dari dukungan terhadap perjalanan PSN Ngada menuju kompetisi nasional.
Keterlibatan berbagai pihak tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keberlangsungan PSN Ngada agar tetap memiliki kesempatan berkompetisi dan membawa nama Kabupaten Ngada di level yang lebih tinggi.
Bagi masyarakat Ngada, PSN bukan sekadar tim sepak bola. Klub ini juga menjadi wadah bagi para pemain untuk menunjukkan kemampuan sekaligus membawa identitas daerah dalam persaingan olahraga.
Karena itu, langkah menuju Liga 3 Nusantara diharapkan menjadi kesempatan untuk memperkuat pembinaan sepak bola sekaligus mendorong prestasi olahraga di Kabupaten Ngada.
DPRD Sebut Momentum Penting Sepak Bola Ngada
Sementara itu, pimpinan DPRD Ngada, Jois Jawa, menilai pelepasan PSN Ngada menuju Liga 3 Nusantara merupakan momentum penting dalam perjalanan sepak bola daerah.
Ia menyampaikan bahwa cita-cita membawa PSN Ngada ke level kompetisi yang lebih tinggi telah berlangsung cukup lama. Namun, dalam perjalanannya, upaya tersebut kerap berhadapan dengan berbagai tantangan dan hambatan.
Keikutsertaan PSN Ngada di Liga 3 Nusantara kini membuka kesempatan baru bagi tim untuk melanjutkan perjuangan sekaligus menjawab harapan masyarakat terhadap perkembangan sepak bola Ngada.
Tantangan berikutnya adalah membuktikan kesiapan di lapangan. Dengan waktu persiapan yang semakin terbatas, PSN Ngada harus mampu menyatukan kekuatan pemain, mematangkan strategi, dan membangun kerja sama tim.
Pelepasan oleh Pemda Ngada menjadi penanda dimulainya perjuangan tersebut. Kini, perhatian tertuju pada kesiapan skuad dan kemampuan PSN Ngada menghadapi kompetisi yang akan dimulai pada November mendatang.
Harapan masyarakat pun menyertai langkah PSN Ngada. Bukan hanya untuk tampil di Liga 3 Nusantara, tetapi juga membawa nama Ngada bersaing dan mencatatkan prestasi di panggung sepak bola nasional.*










