Bajawa.Metrosiar- Sebanyak 60 atlet pelajar Kabupaten Ngada bersiap membawa nama daerah ke arena Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VIII Tahun 2026. Dengan semangat juang dan tekad meraih prestasi, para atlet ini mendapat pesan tegas dari Wakil Bupati Ngada, Bernadinus Dhey Ngebu: bertandinglah dengan maksimal, jaga sportivitas, dan buktikan bahwa Ngada mampu bersaing.
Pesan tersebut disampaikan Wakil Bupati yang akrab disapa BDN saat secara resmi melepas kontingen Kabupaten Ngada untuk mengikuti POPDA VIII Tahun 2026. Prosesi pelepasan berlangsung di selasar Kantor Bupati Ngada.
Total kontingen yang diberangkatkan berjumlah 67 orang, terdiri atas 60 atlet pelajar serta tujuh pelatih dan ofisial yang akan mendampingi perjuangan para atlet selama kompetisi berlangsung.
Bagi BDN, keikutsertaan dalam POPDA bukan sekadar memenuhi agenda pertandingan olahraga. Lebih dari itu, ajang ini menjadi kesempatan bagi para atlet muda untuk membuktikan kemampuan, menguji mental bertanding, sekaligus memperjuangkan kebanggaan Kabupaten Ngada di tingkat daerah.
Bukan Sekadar Bertanding, Ada Nama Ngada yang Harus Dijaga
Dalam arahannya, BDN menegaskan bahwa setiap atlet yang turun ke arena membawa tanggung jawab besar. Mereka tidak hanya mewakili diri sendiri atau sekolah, tetapi juga membawa nama baik Kabupaten Ngada.
Karena itu, ia meminta seluruh atlet menunjukkan kesungguhan, disiplin, kekompakan, dan semangat pantang menyerah dalam menghadapi setiap pertandingan.
“Kalian bukan hanya membawa nama pribadi atau sekolah, tetapi juga nama dan kebanggaan Kabupaten Ngada. Berjuanglah dengan maksimal, jaga kekompakan, dan tunjukkan prestasi terbaik untuk mengharumkan nama daerah,” tegas BDN.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa perjuangan seorang atlet tidak hanya diukur dari hasil akhir pertandingan, tetapi juga dari keberanian menghadapi tantangan, kedisiplinan menjalankan strategi, serta kemampuan menghormati lawan.
Di tengah persaingan dengan atlet dari daerah lain, para atlet Ngada diharapkan tampil percaya diri tanpa kehilangan sikap sportif. Kemenangan memang menjadi harapan, tetapi menjunjung tinggi nilai-nilai olahraga tetap menjadi prinsip yang harus dipegang.
POPDA Jadi Panggung Pembuktian Atlet Muda Ngada
Keikutsertaan dalam POPDA VIII Tahun 2026 menjadi momentum penting bagi pembinaan olahraga pelajar di Kabupaten Ngada.
Kompetisi ini memberikan ruang bagi para atlet untuk mengukur kemampuan, menambah pengalaman bertanding, dan mengasah mental menghadapi persaingan yang lebih ketat.
Pemerintah Kabupaten Ngada memandang pembinaan olahraga pelajar sebagai bagian dari upaya menyiapkan generasi muda yang berprestasi, berkarakter, disiplin, dan memiliki daya saing.
Potensi yang dimiliki para atlet muda perlu terus dikembangkan melalui latihan terarah, pendampingan pelatih, serta dukungan berbagai pihak. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, atlet pelajar diharapkan tidak hanya mampu bersaing di tingkat daerah, tetapi juga memiliki peluang menembus kompetisi pada jenjang yang lebih tinggi.
Karena itu, POPDA tidak semestinya dipandang hanya sebagai perlombaan untuk memperebutkan medali. Ajang ini juga menjadi bagian dari proses panjang membangun prestasi olahraga daerah.
Harapan Besar untuk Kontingen Ngada
Pelepasan kontingen ini membawa harapan agar seluruh atlet dapat menjalani pertandingan dengan baik, menjaga kondisi fisik, mematuhi arahan pelatih dan ofisial, serta mempertahankan nama baik daerah.
Bagi 60 atlet pelajar yang akan berlaga, kesempatan ini merupakan panggung untuk membuktikan hasil latihan dan kerja keras selama persiapan. Setiap pertandingan menjadi peluang untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus belajar dari persaingan.
Kini, tantangan berada di tangan para atlet. Mereka dituntut mengubah persiapan menjadi performa, semangat menjadi perjuangan, dan kesempatan menjadi prestasi.
Harapan masyarakat Kabupaten Ngada pun menyertai langkah kontingen tersebut. Bukan hanya untuk membawa pulang medali, tetapi juga menunjukkan bahwa atlet muda Ngada memiliki semangat juang, kedisiplinan, dan kemampuan untuk bersaing.
Dengan membawa nama daerah di dada, 60 atlet pelajar Ngada diharapkan tampil maksimal, menjunjung tinggi sportivitas, dan menjadikan POPDA VIII Tahun 2026 sebagai momentum untuk mengukir prestasi sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Ngada.*










