Uang Rusak Masih Banyak Beredar, Warga Kesulitan Bertransaksi

Avatar photo

Minggu, 17 Mei 2026 - 20:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Uang pecahan Rp20 ribu dalam kondisi rusak dan terbelah yang masih ditemukan beredar di masyarakat sehingga menyulitkan transaksi sehari-hari.

Uang pecahan Rp20 ribu dalam kondisi rusak dan terbelah yang masih ditemukan beredar di masyarakat sehingga menyulitkan transaksi sehari-hari.

Enrekang, Metrosiar – Peredaran uang rusak masih menjadi persoalan yang kerap ditemukan di tengah masyarakat. Salah satunya terlihat pada uang pecahan Rp20 ribu yang ditemukan dalam kondisi kusam, terlipat, serta mengalami kerusakan pada bagian tepi hingga terbelah.

Kondisi fisik uang yang buruk tersebut dinilai mengganggu kenyamanan dan kelancaran transaksi sehari-hari. Banyak warga mengaku kesulitan menggunakan uang rusak untuk berbelanja karena sebagian pedagang menolak menerima uang yang dianggap tidak layak edar.

Selain kualitas kertas yang sudah menurun, sobekan pada bagian uang juga membuat masyarakat khawatir uang tersebut tidak dapat digunakan kembali. Dalam sejumlah kasus, warga terpaksa mencari cara lain untuk menukarkan uang demi memperoleh uang yang masih layak pakai.

Baca juga:  Jasa Laundry: Usaha Rumahan yang Menjanjikan

“Kadang sudah diterima saat menerima kembalian, tetapi ketika dipakai belanja lagi justru ditolak,” ujar seorang warga.

Fenomena uang rusak ini disebut sering ditemukan di pasar tradisional, warung kecil, hingga transportasi umum. Peredaran uang dengan kondisi tidak layak dinilai menunjukkan kurang optimalnya penanganan terhadap kualitas uang yang beredar di masyarakat.

Warga juga mengaku mengalami kesulitan saat hendak menukarkan uang rusak dengan uang baru atau uang yang masih layak digunakan. Tidak semua masyarakat memiliki akses mudah ke layanan penukaran uang, sehingga uang rusak tetap beredar dan berpindah tangan dalam transaksi harian.

Baca juga:  Kenali Susunan Perangkat Desa dan Peran Pentingnya dalam Pemerintahan Tingkat Desa

Masyarakat berharap pemerintah dan pihak terkait dapat lebih profesional serta proaktif dalam menangani persoalan uang rusak sebagai alat tukar resmi negara. Penanganan tersebut dinilai penting agar masyarakat tidak terus dirugikan akibat peredaran uang yang sudah tidak layak digunakan.

Selain itu, warga juga berharap adanya peningkatan edukasi mengenai cara menjaga kondisi uang serta kemudahan layanan penukaran uang rusak agar kualitas uang yang beredar tetap terjaga dan transaksi masyarakat dapat berjalan dengan lancar

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Vape Ini Bukan Vape Biasa, Pakar UMY Ungkap Risiko Napas Berhenti
Bangkok Bank Bawa 37 Investor Thailand, Ada Apa dengan Indonesia?
Empat Jalan Tangerang Tuntas, Akses Warga Kembali Lancar
Pemkab Tangerang Punya Gebrakan Baru, Desa Cikuya Jadi Pusat Komoditas
Indonesia Bidik Investor Data Center, Potensi Listrik Papua 23 GW
AMDAL Jadi Kunci Proyek Aman, Ini Risiko Jika Diabaikan!
Pakons Prime Hotel Tangerang Gelar Wedding Showcase, Paket Pernikahan Mulai Rp32 Juta!
Akses Keuangan 92,76%, Annisa Mahesa Bongkar Masalah yang Masih Mengintai!
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:33 WIB

Vape Ini Bukan Vape Biasa, Pakar UMY Ungkap Risiko Napas Berhenti

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:23 WIB

Bangkok Bank Bawa 37 Investor Thailand, Ada Apa dengan Indonesia?

Selasa, 29 September 2026 - 13:19 WIB

Empat Jalan Tangerang Tuntas, Akses Warga Kembali Lancar

Selasa, 29 September 2026 - 13:10 WIB

Pemkab Tangerang Punya Gebrakan Baru, Desa Cikuya Jadi Pusat Komoditas

Senin, 28 September 2026 - 09:29 WIB

Indonesia Bidik Investor Data Center, Potensi Listrik Papua 23 GW

Berita Terbaru

Nusantara

Kemarau Panjang Buka Jejak Kampung yang Tenggelam di WGM

Rabu, 14 Okt 2026 - 14:28 WIB

Nusantara

Prabowo Pilih Kepala BPGMN, Sosoknya Terungkap

Rabu, 14 Okt 2026 - 13:13 WIB