Tak Ada Lagi Mimpi yang Terhenti karena Biaya, RB–BDN Hadirkan Program Murni Kasih untuk Membangun Generasi Emas Ngada

Avatar photo

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Ngada, Raymundus Bena ketika menyerahkan PIP Versi Daerah. (Foto; Istimewa)

Bupati Ngada, Raymundus Bena ketika menyerahkan PIP Versi Daerah. (Foto; Istimewa)

Bajawa.Metrosiar- Masa depan sebuah daerah tidak hanya ditentukan oleh jalan yang mulus, gedung yang megah, atau infrastruktur yang terus bertambah. Masa depan sesungguhnya dibangun dari kualitas manusianya. Atas keyakinan itulah Pemerintah Kabupaten Ngada di bawah kepemimpinan Bupati Raymundus Bena (RB) dan Wakil Bupati Bernadinus Dhey Ngebu (BDN) menghadirkan sebuah terobosan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat: Program Murni Kasih.

Program ini lahir dari sebuah kepedulian sederhana, namun sangat mendasar, yakni memastikan tidak ada anak Ngada yang kehilangan kesempatan belajar hanya karena persoalan biaya. Pendidikan dipandang bukan sekadar urusan sekolah, tetapi investasi jangka panjang untuk melahirkan generasi yang cerdas, mandiri, dan mampu membawa Ngada bersaing di masa depan.

Melalui skema bantuan pendidikan Murni Kasih, Pemerintah Kabupaten Ngada memberikan dukungan kepada siswa SD dan SMP yang belum terjangkau Program Indonesia Pintar (PIP) dari pemerintah pusat. Tidak berhenti di situ, perhatian juga diberikan kepada mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi agar tetap dapat melanjutkan studi dan meraih cita-cita.

Baca juga:  238 Mahasiswa STKIP Citra Bakti ikut KKN, Bupati Ngada Tekankan Pentingnya Teori dan Kenyataan di Masyarakat

Kebijakan ini menjadi bukti bahwa pembangunan manusia ditempatkan sebagai prioritas utama pemerintahan RB–BDN. Mereka meyakini, keberhasilan pembangunan daerah akan ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang dipersiapkan sejak dini.

“Anak-anak Ngada harus memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan. Tidak boleh ada mimpi yang berhenti hanya karena keterbatasan ekonomi,” menjadi semangat yang terus diusung dalam pelaksanaan Program Murni Kasih.

Program tersebut tidak hanya membantu meringankan beban ekonomi keluarga, tetapi juga menjadi upaya nyata meningkatkan angka partisipasi sekolah, menekan angka putus sekolah, serta memperluas akses pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi.

Lebih dari sekadar bantuan pendidikan, Murni Kasih merupakan simbol kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Program ini memperlihatkan bahwa negara benar-benar hadir untuk melindungi dan membuka jalan bagi generasi muda agar dapat tumbuh menjadi insan yang berkualitas.

Baca juga:  Kecamatan Kemiri Serukan Penguatan Iman dan Akhlak Mulia pada Peringatan Isra Mi’raj 1447 H

Di tengah berbagai tantangan pembangunan, RB–BDN memilih menanam investasi pada sektor yang paling menentukan masa depan, yakni pendidikan. Sebab, sekolah yang tetap dipenuhi anak-anak hari ini akan melahirkan dokter, guru, pengusaha, teknokrat, pemimpin, dan inovator yang akan membangun Ngada pada masa mendatang.

Melalui Program Murni Kasih, Pemerintah Kabupaten Ngada tidak hanya memberikan bantuan pendidikan, tetapi juga menyalakan harapan. Harapan bahwa setiap anak, tanpa memandang latar belakang ekonomi, memiliki kesempatan yang sama untuk bermimpi, belajar, dan menggapai masa depan.

Inilah wajah pembangunan yang berorientasi pada manusia. Sebuah inovasi yang bukan hanya menjawab kebutuhan hari ini, tetapi juga menyiapkan fondasi kuat bagi terwujudnya Generasi Emas Ngada yang unggul, berkarakter, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global.*

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

100 Bendera Merah Putih Dibagikan, Aksi Polsek Pasar Kemis Tuai Apresiasi
Ajak UNDHI Kolaborasi Bupati Tangerang Perluas Jangkauan Beasiswa Tangerang Gemilang
Dari Dapur SPPG, Bantuan Bergerak: Relawan Trikora-Ngedukelu Turun Langsung Bantu Warga Korban Gempa
Serdik Sespimmen Polri Dikreg ke 67 Gelar Studi Audit Organisasi di Polresta Tangerang
Sambut HUT RI ke 81 Polresta Tangerang Bagikan Bendera Merah Putih ke Pengendara di Cikupa
Karel Maku Bawa Bantuan Darurat ke Tiwotoda-Hobo: Saat Warga Diguncang Gempa, Wakil Rakyat Turun Tangan
Peringati Hari Pramuka, Kapolresta Tangerang Sebut Pramuka Kawah Candradimuka Karakter Gen-Z
Tindak Lanjut Arahan Bupati, Kadis Bina Marga SDA Tangerang Letakkan Batu Pertama Bedah Rumah Ibu Laila
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 18:54 WIB

100 Bendera Merah Putih Dibagikan, Aksi Polsek Pasar Kemis Tuai Apresiasi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:38 WIB

Ajak UNDHI Kolaborasi Bupati Tangerang Perluas Jangkauan Beasiswa Tangerang Gemilang

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:56 WIB

Dari Dapur SPPG, Bantuan Bergerak: Relawan Trikora-Ngedukelu Turun Langsung Bantu Warga Korban Gempa

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:45 WIB

Serdik Sespimmen Polri Dikreg ke 67 Gelar Studi Audit Organisasi di Polresta Tangerang

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:20 WIB

Karel Maku Bawa Bantuan Darurat ke Tiwotoda-Hobo: Saat Warga Diguncang Gempa, Wakil Rakyat Turun Tangan

Berita Terbaru

Sejarah & Budaya

Bukan Sekadar Lomba, Warga Grand Sutera Bikin Lingkungan Makin Asri

Sabtu, 15 Agu 2026 - 18:45 WIB