Metrosiar- Bupati Ngada, Raymundus Bena menekankan pentingnya teori dan kenyataan yang dihadapi di masyarakat.
Hal ini diungkapkan Bupati Ngada yang akrab disapa Ray Bena ini ketika melepas 238 Mahasiswa Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Citra Bakti untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik di Kecamatan Bajawa, Senin (23/8/25).
Ray Bena mengaku, teori di kampus dan realitas di masyarakat kadang bertolak belakang.
Karena itu lanjut Dia, untuk memperkaya pengetahuan dan pengalaman hidup, mahasiswa tidak hanya diminta untuk membagi ilmu akademik, tetapi juga harus belajar dari masyarakat itu sendiri.
Sementara itu, Ketua STKIP Citra Bakti, Dr. Dek Ngurah Laba Laksana ketika dikonfrimasi media mengatakan, Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) merupakan salah satu bentuk kegiatan akademik intrakurikuler yang wajib diikuti oleh mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan, keterampilan, dan sikap dalam kehidupan bermasyarakat.
Kegiatan ini menjadi bagian integral dari implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), sekaligus bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat.
Ngurah menambahkan, sebagai bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, STKIP Citra Bakti berkomitmen untuk mengembangkan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan KKNT lanjut Dia, mahasiswa diberikan ruang untuk menerapkan kompetensi akademik dalam konteks sosial yang nyata, sehingga dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab, etos kerja, dan jiwa kepemimpinan di tengah masyarakat.
Tujuan umum KKN-T adalah untuk membentuk calon guru/tenaga kependidikan yang profesional dan berkarakter melalui kegiatan pelatihan, penyuluhan, dan praktik lapangan baik di sekolah maupun di masyarakat.
Program Kerja KKN Tematik
Lebih lanjut Ngurah memaparkan sejumlah program unggulan kampus yang akan dilaksanakan selama kegiatan KKN-T, antara lain: Bajawa Kota Bunga dan Pengolahan Sampah; Edukasi anti Kekerasan pada Wanita dan Anak; dan, Forum anak yang ada di Kabupaten Ngada.
Selain program unggulan kampus, tutur Ngurah, mahasiswa STKIP Citra Bakti juga akan menjalankan beberapa program kerja Prodi (Program Studi), yakni: Sosialisasi Parenting, Penyuluhan Stunting, Bimbingan Belajar, Bahan bacaan Ramah Anak, Pelatihan Olahraga Prestasi, Jalan dan Senam Sehat, Festival Olahraga Tradisional, Musik Inklusi, Panggung Rakyat, Pengolahan Pupuk (Kompos & Cair), serta Edukasi 3R (Reduce, Reuse, Recycle), paparnya.
Lokasi Kegiatan
Kegiatan KKNT Tahun 2025 ungkap Ngurah dilaksanakan di wilayah Kecamatan Bajawa yang meliputi: Desa Beiwali, Desa Mukufoka, Desa Wawowae, Desa Bolonga, dan Desa Naru.
Selanjutnya, Kelurahan Bajawa, Kelurahan Ngedukelu, Kelurahan Tanalodu, Kelurahan Lebijaga, Kelurahan Faobata, Kelurahan Susu, Kelurahan Trikora, dan Kelurahan Kisanata, tandas Ngurah.
Momen Penting Bagi Mahasiswa untuk Belajar
Pelaksanaan KKNT tahun 2025 diharapkan menjadi momen penting bagi mahasiswa untuk belajar langsung di tengah masyarakat, serta memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan desa dan kota berbasis potensi lokal, ungkap Ngurah.
“Terima kasih disampaikan kepada seluruh pihak yang telah mendukung, terutama kepada Ketua YAPENTRI Ngada, bapa Bupati Ngada, serta pemerintah desa dan kelurahan mitra.” tutupnya.
Editor : Frans Dhena
Sumber Berita: portal.ngadakab.go.id/Metrosiar









