Ratusan Mahasiswa KKN “Serbu” Desa-Desa Ngada, Bupati dan Wabup Perkuat Kolaborasi Kampus untuk Akselerasi Pembangunan Berbasis Masyarakat

Avatar photo

Senin, 6 Juli 2026 - 15:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan Mahasiswa yang Bakal Melaksanakan KKN di Kabupaten Ngada. (Foto: Humas Prokopim Ngada).

Ratusan Mahasiswa yang Bakal Melaksanakan KKN di Kabupaten Ngada. (Foto: Humas Prokopim Ngada).

Bajawa.Metrosiar- Kabupaten Ngada kembali menegaskan posisinya sebagai daerah yang terbuka terhadap inovasi dan kolaborasi akademik.

Bupati dan Wakil Bupati Ngada secara resmi menerima ratusan mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata Tematik Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) dari Universitas Jember (UNEJ), Universitas Nusa Cendana (Undana), dan STIA Pembangunan Jember di Aula Setda Ngada, Senin (6/7).

Penerimaan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan menjadi penanda dimulainya gerakan kolaboratif antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan desa melalui pemberdayaan, inovasi, serta penguatan potensi lokal.

Hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Ngada, pimpinan perangkat daerah, para camat di wilayah lokasi KKN, kepala desa, dosen pembimbing, serta seluruh mahasiswa peserta KKN.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Ngada menegaskan bahwa desa merupakan pusat pembangunan Kabupaten Ngada. Karena itu, kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat diharapkan mampu melahirkan gagasan-gagasan baru yang berdampak langsung bagi kemajuan desa.

“Visi Kabupaten Ngada adalah membangun kota, menata desa. Karena itu, adik-adik ditempatkan di desa karena desa merupakan fondasi utama pembangunan daerah,” tegasnya.

Baca juga:  “Tinggalkan Cara Lama!” Pemkab Ngada dan Bank NTT Resmi Gaspol Digitalisasi Keuangan Daerah

Ia juga mengajak para mahasiswa untuk tidak hanya fokus menjalankan program kerja, tetapi ikut menyelami kehidupan masyarakat serta mengenal kekayaan budaya Ngada yang saat ini terus didorong sebagai kekuatan pembangunan dan daya tarik pariwisata daerah.

“Ngada memiliki potensi luar biasa, mulai dari budaya, pariwisata hingga kehidupan sosial masyarakat. Saya berharap mahasiswa dapat terlibat aktif dalam setiap kegiatan budaya agar semakin memahami identitas daerah ini,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan dosen pendamping Universitas Jember menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Ngada yang memfasilitasi seluruh proses kedatangan mahasiswa, mulai dari penjemputan di Ende hingga penempatan di Kecamatan Soa.

Selama 30 hingga 35 hari ke depan, para mahasiswa akan menjalankan berbagai program hasil sinkronisasi bersama Bapperida Kabupaten Ngada sehingga kegiatan yang dilaksanakan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

“Kami menitipkan anak-anak kami kepada Pemerintah Kabupaten Ngada dan masyarakat. Semoga mereka dapat belajar, berkolaborasi, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi desa tempat mereka mengabdi,” ungkapnya.

Semangat kolaborasi juga dibawa Universitas Nusa Cendana melalui program Undana Berdampak. Tahun ini, selain mahasiswa, sebanyak 124 dosen yang tergabung dalam 43 tim turut diterjunkan untuk melaksanakan pengabdian selama kurang lebih dua bulan di berbagai wilayah Kabupaten Ngada.

Baca juga:  Pasca Gempa, Bupati Ngada Turun Langsung Pastikan Warga Pape Dapat Perhatian

Di sisi lain, STIA Pembangunan Jember mencatat sejarah baru dengan menjadikan Kabupaten Ngada sebagai lokasi pertama pelaksanaan KKN mahasiswa mereka di Flores. Pihak kampus mengaku bangga sekaligus berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Ngada.

“Ini menjadi pengalaman pertama kami melaksanakan pengabdian di Kabupaten Ngada. Terima kasih atas sambutan hangat dan kesempatan untuk belajar serta mengabdi bersama masyarakat Ngada,” ujar perwakilan STIA Pembangunan Jember.

Melalui program KKN-PPM ini, Pemerintah Kabupaten Ngada berharap kemitraan strategis dengan berbagai perguruan tinggi terus diperluas sehingga Ngada tidak hanya menjadi lokasi pengabdian mahasiswa, tetapi juga menjadi laboratorium pembangunan desa yang melahirkan berbagai inovasi, memperkuat kapasitas masyarakat, serta mempercepat terwujudnya desa-desa yang mandiri, maju, dan berdaya saing.

Kolaborasi antara kampus, pemerintah, dan masyarakat diyakini menjadi salah satu pilar penting dalam mewujudkan visi pembangunan Kabupaten Ngada yang berkelanjutan.*

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pascagempa Ngada, Riung Berbenah: Rumah Dipulihkan, Ekonomi Digerakkan, Harapan Dibangun
Terungkap! Ini Profil Kampus Gibran, MDIS Singapura, Benarkah Kontroversial?
BSU Rp900 Ribu Siap Cair, Kapan Mulai Dicairkan?
35 Tahun Menanti, Indonesia Akhirnya Taklukkan Thailand dan Juara!
Indonesia Juara! Drama 120 Menit Berakhir di Adu Penalti
Amukan Keluarga Nyaris Pecah di Faobata, Buser Polres Ngada Amankan Terduga Pelaku
Jokowi Soroti Agus Flores: Bukan Pemburu Jabatan, Lebih Memilih Berkarya untuk Negeri
Dari Tangerang ke Purworejo, 86 Pemain Sepak Bola Muda Bawa Misi di Turnamen Nasional
Berita ini 63 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:44 WIB

Pascagempa Ngada, Riung Berbenah: Rumah Dipulihkan, Ekonomi Digerakkan, Harapan Dibangun

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:28 WIB

Terungkap! Ini Profil Kampus Gibran, MDIS Singapura, Benarkah Kontroversial?

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:25 WIB

BSU Rp900 Ribu Siap Cair, Kapan Mulai Dicairkan?

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:10 WIB

35 Tahun Menanti, Indonesia Akhirnya Taklukkan Thailand dan Juara!

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:56 WIB

Indonesia Juara! Drama 120 Menit Berakhir di Adu Penalti

Berita Terbaru

Sosial Kemasyarakatan

Perpres Ojol Resmi Terbit, Hak Pengemudi Kini Diatur

Jumat, 9 Okt 2026 - 01:34 WIB

Peristiwa & Bencana

Kebakaran Hebat di Kramat, 30 Unit Damkar Dikerahkan!

Kamis, 8 Okt 2026 - 23:19 WIB