Bajawa.Metrosiar- Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sango Sadho Desa Ubedolumolo Satu menegaskan komitmennya membangun tata kelola yang bersih, transparan, dan profesional. Melalui Musyawarah Desa (Musdes) Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Buku 2025, seluruh aktivitas usaha, kondisi keuangan, capaian program, hingga tantangan yang dihadapi dipaparkan secara terbuka di hadapan masyarakat, Jumat (3/7/2026).
Langkah “membuka buku” tersebut bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif, tetapi menjadi bukti nyata bahwa setiap rupiah yang dikelola BUMDes merupakan amanah masyarakat yang harus dipertanggungjawabkan secara terbuka.
Forum ini sekaligus menjadi momentum memperkuat kepercayaan publik serta menyusun strategi baru untuk menjadikan BUMDes sebagai motor penggerak ekonomi Desa Ubedolumolo Satu.

Musdes yang berlangsung di Kantor Desa Ubedolumolo Satu dihadiri Kepala Desa Simon Bheku Bolo, Ketua BPD Stefanus Dhena, Direktur BUMDes Sango Sadho Thomas Bei beserta jajaran pengurus, Pendamping Desa Estin Kornelis yang mewakili Camat Bajawa, perangkat desa, para ketua RT, tokoh adat, tokoh perempuan, tokoh masyarakat, serta berbagai unsur masyarakat lainnya.
Dalam forum tersebut, pengurus BUMDes memaparkan secara rinci perkembangan seluruh unit usaha, laporan keuangan, realisasi program kerja, hingga berbagai kendala yang dihadapi selama Tahun Buku 2025. Suasana musyawarah berlangsung terbuka dan interaktif, dengan masyarakat aktif memberikan kritik, saran, serta gagasan untuk memperkuat arah pengembangan usaha desa.
Direktur BUMDes Sango Sadho, Thomas Bei, menegaskan bahwa LKPJ merupakan instrumen penting untuk mengukur keberhasilan sekaligus memperbaiki berbagai kekurangan dalam pengelolaan BUMDes.
“Melalui forum ini kita melihat apa yang sudah berhasil, apa yang masih perlu diperbaiki, dan bagaimana menyusun langkah strategis agar BUMDes terus berkembang sesuai kebutuhan masyarakat. Evaluasi adalah fondasi lahirnya inovasi,” ujarnya.

Kepala Desa Ubedolumolo Satu, Simon Bheku Bolo, menegaskan bahwa BUMDes merupakan aset ekonomi milik seluruh masyarakat sehingga pengelolaannya harus dilandasi kejujuran, profesionalisme, dan keterbukaan.
“Musdes LKPJ ini bukan hanya laporan tahunan, tetapi bentuk pertanggungjawaban moral kepada masyarakat sebagai pemilik sesungguhnya BUMDes. Transparansi adalah modal utama membangun kepercayaan sekaligus memastikan usaha desa berkembang secara berkelanjutan,” tegasnya.
Ia berharap BUMDes Sango Sadho terus menghadirkan inovasi melalui pengembangan unit-unit usaha produktif yang mampu meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes), membuka lapangan pekerjaan, serta memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.
Ketua BPD Ubedolumolo Satu, Stefanus Dhena, memberikan apresiasi terhadap keterbukaan pengurus BUMDes. Menurutnya, budaya transparansi harus terus dipelihara agar BUMDes tumbuh menjadi lembaga ekonomi desa yang sehat, profesional, dan dipercaya masyarakat.
“Masukan masyarakat harus menjadi bahan evaluasi agar manfaat BUMDes semakin besar dan benar-benar dirasakan oleh seluruh warga,” katanya.
Sementara itu, Pendamping Desa Estin Kornelis yang mewakili Camat Bajawa menegaskan bahwa transparansi merupakan fondasi utama keberhasilan pengelolaan BUMDes.
“BUMDes hadir untuk memberdayakan masyarakat. Karena itu seluruh aktivitas usaha maupun pengelolaan keuangannya harus terbuka, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan. Kepercayaan masyarakat adalah kekuatan terbesar untuk membawa BUMDes semakin maju,” ujarnya.
Musyawarah menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis, mulai dari penguatan unit usaha yang telah berjalan, peningkatan kualitas pelayanan, pengembangan usaha-usaha baru yang lebih produktif, hingga upaya memperbesar kontribusi BUMDes terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan Pendapatan Asli Desa.
Saat ini BUMDes Sango Sadho mengelola unit usaha PAMDes, jasa sewa, serta program Ketahanan Pangan (Ketapang) melalui usaha ayam petelur. Selain itu, unit usaha perkreditan sedang dipersiapkan sebagai langkah memperluas akses layanan ekonomi bagi masyarakat desa.
Melalui Musdes LKPJ Tahun Buku 2025 ini, Pemerintah Desa Ubedolumolo Satu kembali menegaskan tekad membangun BUMDes yang transparan, akuntabel, inovatif, dan berdaya saing.
Dengan dukungan penuh masyarakat, BUMDes Sango Sadho diharapkan terus tumbuh sebagai lokomotif ekonomi desa, membuka peluang usaha baru, meningkatkan kesejahteraan warga, sekaligus menjadi contoh tata kelola BUMDes yang baik di Kabupaten Ngada.*









