Maroko Pantas Menang Satu Hal Yang Tak Disangka Berlanda Main Bertahan

Avatar photo

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Tangerang, Metrosiar –  Maroko merasa pantas melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah mendominasi Belanda. Satu hal yang tak disangka Maroko: Belanda akan main bertahan.

Maroko menyingkirkan Belanda lewat adu penalti 3-2 dalam laga di Guadalupe, Selasa (30/6/2026) pagi WIB. Tertinggal lebih dulu akibat gol Cody Gakpo di babak pertama, Singa Atlas menyamakan skor pada masa injury time dan skor bertahan sampai babak tambahan.

Meski tertinggal lebih dulu dan harus lolos lewat adu penalti, tapi secara pertandingan Maroko tampil lebih dominan. Tim besutan Mohamed Ouahbi itu lebih banyak menguasai bola dan lebih berbahaya saat membangun serangan.


Total 11 tembakan dilepaskan Maroko dengan lima yang on target, sementara Belanda hanya punya enam percobaan dan dua yang mengarah ke gawang. Belanda memang melakukan pendekatan defensif, bahkan sejak sepak mula dengan menurunkan lima pemain bertahan.


Pelatih Belanda Ronald Koeman merasa pendekatan ini perlu dilakukan demi membatasi peluang Maroko, meski pada akhirnya tersingkir juga. Perubahan yang diakui Ouahbi mengejutkan.

“Saya sungguh tidak memperkirakan taktik blok rendah semacam ini karena Belanda itu biasanya suka menguasai bola dan sangat kuat saat mereka melakukannya,” ujarnya dikutip Reuters.

“Tapi saya melihat gaya main yang seperti ini sebagai bentuk respek.”

Maroko berkembang dalam beberapa tahun terakhir ini. Mereka finis keempat di Piala Dunia 2022 dan kali ini dalam jalur tepat untuk setidaknya mengulangi itu.

Lawan berikutnya adalah Kanada dan di atas kertas Achraf Hakimi dkk diunggulkan. Ouahbi menegaskan timnya datang dengan percaya diri.


“Tidak ada yang bisa menghentikan kami memainkan gaya sepakbola yang kami tahu. Tapi tidak ada yang tak terkalahkan. Kalau kami melakukan kesalahan, kami akan pulang,” cetusnya.







Baca juga:  Mahasiswi PhD Asal Turki Ditangkap Saat Berbuka Puasa, Terancam Dideportasi dari AS
Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Ada Lagi Mimpi yang Terhenti karena Biaya, RB–BDN Hadirkan Program Murni Kasih untuk Membangun Generasi Emas Ngada
HUT Bhayangkara ke-80, Ketua DPRD Ngada Romilus Juji: Polri Harus Semakin Presisi, Humanis, dan Terdepan Mengawal Keamanan serta Pembangunan Daerah
Gema Shalawat Hari Bhayangkara ke-80 Mengangkasa, 7.000 Jemaah Padati Lapangan Lugjag Banyuwangi
RB–BDN All Out Dukung PSN Ngada! Pemkab Siapkan Langkah Strategis Antar Laskar Ngada Tembus Liga 3 Nasional
Pangdam Jaya Resmikan Jembatan Garuda Penghubung Warga Patrasana
Di Kampus STIPER Flores Bajawa, Nicolaus Noywuli: Badan Usaha Berlegalitas Jadi Kunci Lompatan Ekonomi Ngada
Berni Dhey Tegaskan Legalitas Jadi Senjata UMKM dan Investasi, Ngada Perkuat Fondasi Ekonomi Berdaya Saing
Potensi Ngada Siap Mendunia, Kemenkum NTT Genjot Legalitas Usaha demi Dongkrak Investasi dan Ekonomi Daerah
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:21 WIB

Tak Ada Lagi Mimpi yang Terhenti karena Biaya, RB–BDN Hadirkan Program Murni Kasih untuk Membangun Generasi Emas Ngada

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:53 WIB

HUT Bhayangkara ke-80, Ketua DPRD Ngada Romilus Juji: Polri Harus Semakin Presisi, Humanis, dan Terdepan Mengawal Keamanan serta Pembangunan Daerah

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:18 WIB

Maroko Pantas Menang Satu Hal Yang Tak Disangka Berlanda Main Bertahan

Selasa, 30 Juni 2026 - 23:08 WIB

Gema Shalawat Hari Bhayangkara ke-80 Mengangkasa, 7.000 Jemaah Padati Lapangan Lugjag Banyuwangi

Selasa, 30 Juni 2026 - 22:18 WIB

RB–BDN All Out Dukung PSN Ngada! Pemkab Siapkan Langkah Strategis Antar Laskar Ngada Tembus Liga 3 Nasional

Berita Terbaru