Danjen Kopassus Minta Maaf soal Foto Prajurit dengan Hercules

Avatar photo

Minggu, 27 April 2025 - 10:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Danjen Kopassus Mayor Jenderal Djon Afriandi (Foto: Istimewa)

Danjen Kopassus Mayor Jenderal Djon Afriandi (Foto: Istimewa)

Metrosiar – Dalam upaya meredakan ketegangan publik, Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus) Mayor Jenderal Djon Afriandi secara resmi menyampaikan permintaan maaf.

Permintaan maaf ini disampaikan setelah beredarnya foto prajurit Kopassus bersama Rosario de Marshal alias Hercules, Ketua Umum GRIB Jaya, yang kini tengah menjadi sorotan.

“Kepada seluruh atasan, senior, rekan-rekan prajurit korps baret merah, dan masyarakat luas yang begitu cinta dan punya harapan besar kepada Kopassus, saya mengucapkan mohon maaf sebesar-besarnya,” ujar Djon di Lapangan Ateng Sutresna, Cijantung, Jakarta Timur, pada Sabtu (26/4/25).

GRIB Jaya Disorot Publik

Organisasi masyarakat (Ormas) GRIB Jaya yang dipimpin Hercules belakangan ini menjadi perhatian setelah insiden pembakaran mobil polisi di Cimanggis, Depok, Jawa Barat, pada Jumat (18/4/25).

Kejadian itu terjadi saat Satreskrim Polres Depok hendak menangkap Tony Simanjuntak dalam kasus perusakan.

Meski sempat dikaitkan dengan GRIB Jaya, belakangan terungkap bahwa Tony Simanjuntak bukan anggota resmi organisasi tersebut.

Baca juga:  Ayah Tiri Diduga Aniaya Balita hingga Tewas, Polisi Ungkap Modusnya

Insiden ini memicu ketegangan yang lebih luas, termasuk aksi blokade jalan kampung dan bentrok saat polisi berupaya membuka portal.

Penjelasan Djon Afriandi soal Foto Prajurit

Menanggapi situasi ini, Djon Afriandi menjelaskan bahwa foto prajurit Kopassus dengan Hercules diambil dalam acara internal yang bersifat kekeluargaan. Beberapa pejabat dengan kedekatan emosional terhadap Hercules juga turut hadir dalam acara tersebut.

“Setelah kami selidiki, memang ada sisi manusiawinya,” kata Djon. Ia menambahkan, meski begitu, para prajurit seharusnya lebih mempertimbangkan dampak sosial dari tindakan mereka di ruang publik.

Evaluasi dan Pembinaan Prajurit

Danjen Kopassus menegaskan akan melakukan evaluasi menyeluruh dan pembinaan berkelanjutan terhadap seluruh prajurit. Hal ini untuk memastikan mereka lebih sensitif terhadap dampak dari perilaku mereka di tengah masyarakat.

“Kami yakinkan akan ada pembinaan kembali yang lebih mendalam. Kami juga introspeksi diri sebagai pimpinan,” imbuh Djon, menekankan pentingnya memahami perkembangan situasi di luar lingkungan internal Kopassus.

Baca juga:  Koordinator LBH Swastika Advokasi Nusantara Silaturahmi dengan Kepala Desa Karang Anyar Kecamatan Kemiri

Ledakan Reaksi Negatif di Media Sosial

Sebelum permintaan maaf disampaikan, media sosial sudah ramai dengan kritik terhadap kedekatan prajurit Kopassus dengan Hercules. Salah satu akun X, @Boswa, mengunggah video dan mempertanyakan, “Apakah prajurit korps baret merah mengidolakan Hercules?”

Dalam unggahan tersebut, disertakan juga video Hercules saat mengancam penyidik Bareskrim Polri pada tahun 2023. Hal ini semakin memperburuk persepsi publik terhadap insiden tersebut.

Warganet Pertanyakan Sikap Kopassus

Selain @Boswa, banyak warganet lain yang mengungkapkan kekecewaannya. Mereka mempertanyakan mengapa sosok yang dikenal dengan aksi premanisme justru mendapat sambutan positif dari prajurit elite.

“Ya Allah ini negara apa.. preman sampai dielu-elukan seperti ini.. bukannya dibrantas,” tulis akun @Ibr*681, mewakili suara banyak netizen yang merasa prihatin terhadap situasi ini.(*)

Editor : Nedu Wodo Mezhe

Sumber Berita: Kompas.com

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FPK Ngada Angkat Suara! Kecam Ujaran Kebencian di Medsos, Serukan Persatuan dan Kerukunan Antar-Suku
Puluhan Tahun Menanti, Hotmix Teni–Lopijo Hadirkan Harapan Baru bagi Warga Heawea
Dipo Nusantara Buka Sosialisasi Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 di Ngada, Tekankan Perlindungan Lingkungan dan Keselamatan Warga
Dipo Nusantara Gencarkan Gerakan Kurangi Sampah dari Rumah, Dorong Teknologi Pengolahan Jadi Energi Listrik
KMP Batumandi Terbakar di Merak, Penumpang Dievakuasi
Kajari Ngada Lantik Tiga Pejabat Baru, Ini Daftar Nama dan Jabatan yang Diemban
Pemda Ngada Lepas PSN Ngada ke Liga 3 Nusantara, 30 Slot Pemain Disiapkan untuk Berburu Prestasi
Sentuh Hati Lansia di Desa Tarawali, Bhabinkamtibmas dan Dokkes Polres Ngada Turun Berbagi Sembako
Berita ini 31 kali dibaca
Danjen Kopassus Mayjen Djon Afriandi menyampaikan permintaan maaf usai viral foto prajurit dengan Hercules. Ia menegaskan foto tersebut diambil dalam acara internal, namun tetap mengakui ada kekhilafan. Kopassus berjanji melakukan evaluasi dan pembinaan untuk meningkatkan kepekaan prajurit.

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:10 WIB

FPK Ngada Angkat Suara! Kecam Ujaran Kebencian di Medsos, Serukan Persatuan dan Kerukunan Antar-Suku

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:27 WIB

Puluhan Tahun Menanti, Hotmix Teni–Lopijo Hadirkan Harapan Baru bagi Warga Heawea

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Dipo Nusantara Buka Sosialisasi Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 di Ngada, Tekankan Perlindungan Lingkungan dan Keselamatan Warga

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Dipo Nusantara Gencarkan Gerakan Kurangi Sampah dari Rumah, Dorong Teknologi Pengolahan Jadi Energi Listrik

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:20 WIB

KMP Batumandi Terbakar di Merak, Penumpang Dievakuasi

Berita Terbaru

Lurah Kutabumi, Ade Sunaryo, S.Pd., M.M. (kiri), bersama Camat Pasar Kemis, H. Nurhanudin, S.IP., M.Si. (kanan), meninjau kesiapan alat berat untuk pembangunan tanggul Saluran Pembuang Cipangodokan di Kelurahan Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

Tata Kelola & Konservasi

Jelang Pembangunan Tanggul Cipangodokan, Lurah Kutabumi Tekankan Hal Ini!

Selasa, 27 Okt 2026 - 18:40 WIB