Makkah, Metrosiar – Penumpang yang akan menaiki bus sholawat di Terminal Ajyad, Makkah, mengalami desak-desakan yang dinilai membahayakan keselamatan calon jamaah haji, terutama ibu-ibu dan jamaah lanjut usia.
Kondisi tersebut terjadi akibat sistem buka tutup akses masuk penumpang yang diterapkan di terminal. Saat pintu akses dibuka, antrean jamaah yang sudah menumpuk langsung bergerak bersamaan menuju bus hingga menyebabkan saling dorong dan berdesakan. Bahkan, sejumlah jamaah dilaporkan nyaris terjepit di tengah kerumunan.

Situasi ini memicu kekhawatiran karena kepadatan penumpang dinilai tidak terkendali dan berpotensi menimbulkan insiden yang membahayakan keselamatan jamaah haji.
Supriyatna mengaku telah menyampaikan keluhan tersebut kepada petugas haji. Namun, berdasarkan penjelasan petugas, kondisi itu disebut berasal dari kebijakan pengelola Terminal Ajyad.
“Saya sudah menyampaikan perihal ini kepada petugas haji. Petugas haji menjelaskan bahwa penyebabnya adalah dari pengelola Terminal Ajyad,” ujar Supriyatna.
Ia berharap ada evaluasi terhadap sistem antrean dan proses naik penumpang di terminal tersebut agar jamaah dapat lebih aman dan nyaman saat menggunakan bus sholawat.
“Saya akan coba sampaikan perihal ini ke petugas haji yang lain, semoga ada perubahan sistem menaikkan penumpang di Terminal Ajyad,” lanjutnya.









