Avatar photo

Selasa, 22 September 2026 - 09:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menantu Bacok Mertua hingga Tewas di Teras Rumah, Polisi Ungkap Motifnya

Sampang – Metrosiar – Nasib tragis dialami Misnaji (50), warga Desa Mambulu Barat, Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang. Ia tewas setelah dibacok menantunya sendiri berinisial DL (25) menggunakan caluk atau parang yang biasa digunakan untuk mengupas kelapa.

 

Kasi Humas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo mengatakan, pembunuhan tersebut terjadi pada Minggu (20/9/2026) sekitar pukul 21.00 WIB.

“Korban meninggal dunia dengan luka pada leher sebelah kiri,” kata Eko dalam keterangannya, Selasa (22/9/2026).

 

Berdasarkan hasil penyelidikan polisi, kejadian bermula saat korban sedang duduk di teras rumah setelah mengupas kelapa. Tidak lama kemudian, pelaku datang dan tiba-tiba mengambil senjata tajam jenis caluk atau parang yang berada di teras rumahnya.

Baca juga:  Baru Sebulan Jadi Pengedar, Dua Pemuda Cikeusal Dibekuk dengan 30 Paket Sabu

 

“Tiba-tiba DL mengambil senjata tajam jenis caluk (parang) yang biasa digunakan untuk mengupas kelapa di teras rumahnya,” ujar Eko.

 

“Terduga pelaku kemudian membacokkan senjata itu kepada korban yang tengah duduk hingga mengenai leher sebelah kiri, dan korban meninggal dunia di lokasi,” imbuhnya.

 

Usai melakukan aksinya, pelaku sempat melarikan diri. Namun, anggota Polsek setempat bersama Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Sampang berhasil menemukan dan mengamankan pelaku.

 

Pelaku diamankan di sebuah musala di Dusun Burajeh, Desa Mambulu Barat, Kecamatan Tambelangan, beberapa saat setelah kejadian. Selanjutnya, pelaku dibawa ke kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan.

Baca juga:  Janjian Lewat Instagram, Tawuran Pelajar di Pandeglang Berujung Bacokan

 

“Polisi juga telah mengamankan barang bukti berupa satu bilah senjata tajam yang terdapat bercak darah serta pakaian korban berupa jaket dan sarung yang juga terdapat bercak darah,” tuturnya.

 

Dari hasil pemeriksaan sementara, aksi pembunuhan tersebut diduga dipicu rasa sakit hati pelaku. Namun, polisi belum membeberkan secara rinci persoalan yang menjadi pemicu sakit hati tersebut.

 

“Dugaan sementara kejadian ini dipicu sakit hati, hingga pelaku menganiaya korban menggunakan caluk,” tandas Eko.

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Eka Kurniawan buka suara soal video viral keributan warga terkait limbah Bakso Bintang 2 di Semarang. Ia mengaku terpancing emosi.
Sugiono Geram! Dugaan Penyadapan Presiden Disebut Insubordinasi, Mengarah ke Makar
Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo Mengarah ke Makar, Penyidik Dalami Motifnya
HP Dibanting hingga LCD Pecah, Polsek Pasar Kemis Mediasi Dua Pekerja
Operasi Patuh Jaya 2026 Dimulai, 2.938 Personel Gabungan Dikerahkan
BYD Tabrak Beruntun, Ojol Terlindas di Panglima Polim
54 Ton Batu Hitam Diduga Disamarkan sebagai Kemiri, 5 Orang Ditangkap
Lucky Hakim minta maaf kepada pemilih usai Syaefudin ditahan Kejati Jabar. Ia memastikan roda pemerintahan Indramayu tetap berjalan.
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 00:02 WIB

Eka Kurniawan buka suara soal video viral keributan warga terkait limbah Bakso Bintang 2 di Semarang. Ia mengaku terpancing emosi.

Rabu, 4 November 2026 - 23:46 WIB

Sugiono Geram! Dugaan Penyadapan Presiden Disebut Insubordinasi, Mengarah ke Makar

Rabu, 4 November 2026 - 23:30 WIB

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo Mengarah ke Makar, Penyidik Dalami Motifnya

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:35 WIB

HP Dibanting hingga LCD Pecah, Polsek Pasar Kemis Mediasi Dua Pekerja

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:31 WIB

Operasi Patuh Jaya 2026 Dimulai, 2.938 Personel Gabungan Dikerahkan

Berita Terbaru

TNI POLRI

Polri Larang Vape, Personel yang Melanggar Terancam Sanksi!

Kamis, 5 Nov 2026 - 14:59 WIB