Meta AI WhatsApp Bikin Ibu-Ibu PKK Gempol Sari Punya Cara Baru Promosi UMKM

Avatar photo

Rabu, 16 September 2026 - 21:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Tangerang, Metrosiar – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 17 menggelar sosialisasi bertema “Pengenalan Meta AI WhatsApp untuk Media Promosi UMKM” bagi ibu-ibu PKK Desa Gempol Sari, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, pada Selasa (1/9/2026).

 

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi digital, khususnya untuk mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di lingkungan desa.

 

Sosialisasi disampaikan oleh Dimas Prasetyo, anggota KKN Kelompok 17, yang mengenalkan pemanfaatan Meta AI yang telah terintegrasi dengan aplikasi WhatsApp. Teknologi tersebut diperkenalkan sebagai alat bantu yang dapat mempermudah pelaku UMKM dalam menjalankan aktivitas promosi secara lebih praktis, cepat, dan kreatif.

Dimas Prasetyo Ketua KKN. Dok Pribadi
Dimas Prasetyo Ketua KKN. Dok Pribadi

Dalam pemaparannya, Dimas menjelaskan bahwa perkembangan teknologi digital membuka peluang besar bagi pelaku UMKM untuk memperluas jangkauan pemasaran. Namun, berbagai kendala masih sering dihadapi, seperti keterbatasan ide membuat konten, penyusunan kalimat promosi, hingga cara menyampaikan informasi produk yang menarik kepada konsumen.

Baca juga:  PLN Indonesia Power UBP Lontar Tanam 5.000 Mangrove untuk Perkuat Ketahanan Pesisir di Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026

 

Melalui kegiatan ini, ibu-ibu PKK Desa Gempol Sari diberikan pemahaman mengenai cara memanfaatkan teknologi berbasis kecerdasan buatan sebagai alat bantu dalam kegiatan promosi. Peserta diperkenalkan pada penggunaan Meta AI di WhatsApp untuk mencari ide konten, membuat deskripsi produk, menyusun kalimat promosi, hingga mengembangkan strategi pemasaran yang sesuai dengan jenis usaha masing-masing.

 

Dimas menegaskan bahwa penggunaan kecerdasan buatan bukan untuk menggantikan kreativitas pelaku usaha, melainkan sebagai sarana pendukung yang dapat membantu mempercepat pekerjaan dan mengembangkan ide-ide promosi.

 

“Peserta dapat mengembangkan hasil yang diberikan AI sesuai dengan karakter produk, target konsumen, serta kondisi usaha masing-masing. Dengan demikian, teknologi tetap digunakan secara bijak dan sesuai kebutuhan,” jelasnya.

Baca juga:  Uang Rusak Masih Banyak Beredar, Warga Kesulitan Bertransaksi

 

Selain mendukung promosi UMKM, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan literasi digital masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK yang memiliki usaha atau berpotensi mengembangkan kegiatan ekonomi produktif.

 

Mahasiswa KKN berharap pemanfaatan teknologi sederhana yang sudah akrab digunakan masyarakat, seperti WhatsApp, dapat membuka wawasan baru dan mendorong pelaku UMKM menjadi lebih kreatif, adaptif, serta percaya diri dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan usahanya.

Mahasiswa KKN Kelompok 17 mengenalkan Meta AI WhatsApp kepada ibu-ibu PKK Gempol Sari untuk mendukung promosi UMKM.
Mahasiswa KKN Kelompok 17 mengenalkan Meta AI WhatsApp kepada ibu-ibu PKK Gempol Sari untuk mendukung promosi UMKM.

Sosialisasi ini sekaligus menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat tidak hanya dilakukan melalui pelatihan konvensional, tetapi juga dapat diarahkan pada peningkatan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rumah Zakat Bagikan 800 Masker di Stasiun Tangerang Pascaterjadinya Erupsi Gunung Krakatau
Enam Gunung Api Erupsi Bersamaan, Driver Ojol Diminta Waspada
Anak Krakatau Kembali Erupsi, Ojol Diminta Waspada
Ratna Jumila A.Md.Keb., Ingatkan Bahaya Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau bagi Kesehatan
Jakut Hub Dorong Gen Z Jakarta Utara Naik Kelas Lewat Teknologi Digital
Pendidikan gratis dibuka,Gograber Dpw Tangsel sasar warga putus sekolah
Peringatan Maulid Nabi di Kampung Pondok Lor Pakuhaji Berlangsung Meriah dan Khidmat
Masyarakat Sudah Diminta Pilah Sampah, Lalu Pemerintah Mau Apa? Penggiat Lingkungan Soroti Sistem Tangsel
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 21:11 WIB

Meta AI WhatsApp Bikin Ibu-Ibu PKK Gempol Sari Punya Cara Baru Promosi UMKM

Rabu, 9 September 2026 - 12:34 WIB

Rumah Zakat Bagikan 800 Masker di Stasiun Tangerang Pascaterjadinya Erupsi Gunung Krakatau

Senin, 7 September 2026 - 12:27 WIB

Enam Gunung Api Erupsi Bersamaan, Driver Ojol Diminta Waspada

Minggu, 6 September 2026 - 23:50 WIB

Anak Krakatau Kembali Erupsi, Ojol Diminta Waspada

Minggu, 6 September 2026 - 11:42 WIB

Ratna Jumila A.Md.Keb., Ingatkan Bahaya Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau bagi Kesehatan

Berita Terbaru

Sosial Kemasyarakatan

Meta AI WhatsApp Bikin Ibu-Ibu PKK Gempol Sari Punya Cara Baru Promosi UMKM

Rabu, 16 Sep 2026 - 21:11 WIB

Kapolsek Pasar Kemis AKP Humaedi, S.H. (tengah) bersama jajaran Polresta Tangerang, Polsek Pasar Kemis, dan unsur terkait saat berada di lokasi penyaluran bantuan air bersih bagi warga Kampung Kendal Wetan, Desa Sindang Panon.

Peristiwa & Bencana

Polisi Datang Saat Sumur Warga Kering, Ini yang Terjadi di Sindang Panon

Rabu, 16 Sep 2026 - 08:39 WIB

Keuangan & Perpajakan

Telepon Misterius Setop Rapat, Tak Lama Purbaya Dicopot dari Menkeu

Selasa, 15 Sep 2026 - 15:01 WIB