Kabupaten Tangerang, Metrosiar – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 17 menggelar sosialisasi bertema “Pengenalan Meta AI WhatsApp untuk Media Promosi UMKM” bagi ibu-ibu PKK Desa Gempol Sari, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, pada Selasa (1/9/2026).
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi digital, khususnya untuk mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di lingkungan desa.
Sosialisasi disampaikan oleh Dimas Prasetyo, anggota KKN Kelompok 17, yang mengenalkan pemanfaatan Meta AI yang telah terintegrasi dengan aplikasi WhatsApp. Teknologi tersebut diperkenalkan sebagai alat bantu yang dapat mempermudah pelaku UMKM dalam menjalankan aktivitas promosi secara lebih praktis, cepat, dan kreatif.

Dalam pemaparannya, Dimas menjelaskan bahwa perkembangan teknologi digital membuka peluang besar bagi pelaku UMKM untuk memperluas jangkauan pemasaran. Namun, berbagai kendala masih sering dihadapi, seperti keterbatasan ide membuat konten, penyusunan kalimat promosi, hingga cara menyampaikan informasi produk yang menarik kepada konsumen.
Melalui kegiatan ini, ibu-ibu PKK Desa Gempol Sari diberikan pemahaman mengenai cara memanfaatkan teknologi berbasis kecerdasan buatan sebagai alat bantu dalam kegiatan promosi. Peserta diperkenalkan pada penggunaan Meta AI di WhatsApp untuk mencari ide konten, membuat deskripsi produk, menyusun kalimat promosi, hingga mengembangkan strategi pemasaran yang sesuai dengan jenis usaha masing-masing.
Dimas menegaskan bahwa penggunaan kecerdasan buatan bukan untuk menggantikan kreativitas pelaku usaha, melainkan sebagai sarana pendukung yang dapat membantu mempercepat pekerjaan dan mengembangkan ide-ide promosi.
“Peserta dapat mengembangkan hasil yang diberikan AI sesuai dengan karakter produk, target konsumen, serta kondisi usaha masing-masing. Dengan demikian, teknologi tetap digunakan secara bijak dan sesuai kebutuhan,” jelasnya.
Selain mendukung promosi UMKM, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan literasi digital masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK yang memiliki usaha atau berpotensi mengembangkan kegiatan ekonomi produktif.
Mahasiswa KKN berharap pemanfaatan teknologi sederhana yang sudah akrab digunakan masyarakat, seperti WhatsApp, dapat membuka wawasan baru dan mendorong pelaku UMKM menjadi lebih kreatif, adaptif, serta percaya diri dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan usahanya.

Sosialisasi ini sekaligus menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat tidak hanya dilakukan melalui pelatihan konvensional, tetapi juga dapat diarahkan pada peningkatan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan perkembangan teknologi yang semakin pesat.










