Metrosiar, Ravenna – Ronaldinho akhirnya kembali ke sepak bola profesional. Di usia 46 tahun, legenda Brasil itu memilih Ravenna FC sebagai rumah barunya. Jika benar-benar turun ke lapangan, Stadio Bruno Benelli akan menjadi salah satu tempat yang paling dinanti untuk menyaksikan aksi sang maestro. Bukan Barcelona. Bukan AC Milan. Bukan pula PSG.
Kali ini, Ronaldinho akan mengenakan seragam Ravenna FC, klub yang berkompetisi di Serie C, kasta ketiga sepak bola Italia. Kabar tersebut langsung menggemparkan dunia sepak bola. Ronaldinho resmi bergabung dengan Ravenna setelah terakhir kali tampil dalam pertandingan profesional pada 2015 bersama Fluminense. Sebelas tahun berselang, pemain yang identik dengan senyum, dribel, dan sihir di atas lapangan itu kembali membuka kemungkinan untuk bermain dalam pertandingan resmi.
Stadio Bruno Benelli, Markas Baru R10
Stadio Bruno Benelli merupakan kandang Ravenna FC yang berada di Via Punta Stilo, 29, Ravenna, Italia.Stadion tersebut mulai digunakan sejak 1966. Laga pertama di stadion itu mempertemukan Ravenna dengan Carrarese pada 25 September 1966 dalam kompetisi Serie C. Beberapa hari kemudian, stadion tersebut diresmikan melalui pertandingan persahabatan melawan Juventus.
Kini, hampir enam dekade kemudian, nama stadion tersebut kembali menjadi sorotan. karena ada kemungkinan seorang pemilik Ballon d’Or 2005 akan kembali menyentuh rumput hijau di sana. Bayangkan saja: Ronaldinho, dengan nomor 10 di punggungnya, kembali berlari di pertandingan resmi setelah lebih dari satu dekade meninggalkan sepak bola profesional.
Stadion yang Menjadi Rumah Ravenna Sejak 1966
Bagi masyarakat Ravenna, Stadio Bruno Benelli bukan sekadar stadion. Tempat ini telah menjadi saksi perjalanan panjang klub berjuluk Giallorossi tersebut selama puluhan tahun. Ravenna FC sendiri memiliki sejarah panjang. Cikal bakal klub tersebut berdiri pada 1913 dan sepanjang perjalanannya lebih banyak berkompetisi di kasta bawah sepak bola Italia.
Ravenna juga pernah merasakan atmosfer Serie B. Salah satu periode terakhir mereka tampil di kasta kedua Italia terjadi pada musim 2007/2008. Setelah mengalami berbagai persoalan finansial dan perubahan organisasi, Ravenna kembali membangun kekuatan dari bawah. Kini, klub tersebut memasuki babak baru dan nama Ronaldinho berada tepat di tengah proyek tersebut.

Ronaldinho Bukan Sekadar Pemain
Yang membuat kedatangan Ronaldinho semakin menarik, perannya di Ravenna bukan sekadar sebagai pemain. Ronaldinho juga masuk dalam proyek kepemilikan klub dan menjadi bagian dari strategi Ravenna untuk membangun merek klub ke panggung internasional. Pemilik Ravenna, Ignazio Cipriani, memang memiliki ambisi besar. Ia ingin membawa klub asal kota kelahirannya tersebut ke level yang lebih tinggi.
Kehadiran Ronaldinho menjadi bagian penting dari proyek tersebut. Ravenna FC sendiri secara resmi mengumumkan Ronaldinho sebagai pemain pada Juni 2026 dan menyebut kehadirannya sebagai bagian dari babak baru klub. Ronaldinho pun memiliki misi pribadi. ia ingin mencetak gol ke-300 dalam karier profesionalnya sekaligus menutup perjalanan sepak bolanya dengan cara yang istimewa.
“Saya ingin mencetak gol saya sebagai pemain profesional bersama Ravenna,” demikian semangat yang disampaikan dalam proyek kedatangannya ke klub.
Antusiasme fans Ronaldinho memang luar biasa. Namun, ada satu hal yang harus diketahui. Ronaldinho tidak akan langsung tampil pada laga pembuka Ravenna melawan Reggiana. Pemilik klub Ignazio Cipriani telah mengonfirmasi bahwa pertandingan tersebut belum menjadi panggung comeback R10. Keputusan mengenai kapan Ronaldinho benar-benar bermain tetap berkaitan dengan kesiapan dan keputusan klub maupun pelatih. kapan senyum R10 akan kembali terlihat di pertandingan resmi?
Dari Piala Dunia hingga Ravenna FC
Ronaldinho bukan pemain sembarangan. Ia merupakan bagian dari skuad Brasil yang menjuarai Piala Dunia 2002. Di level klub, namanya melekat kuat dengan Barcelona, tempat ia mencapai puncak karier dan memenangkan Ballon d’Or 2005. Ia juga pernah memperkuat PSG, AC Milan, Gremio, Fluminense, dan sejumlah klub lainnya. Setelah pertandingan profesional terakhirnya bersama Fluminense pada 2015, Ronaldinho lebih banyak tampil dalam pertandingan eksibisi dan berbagai kegiatan sepak bola. Kini, ia kembali mengambil langkah yang jauh lebih serius.

Ravenna Mendadak Jadi Sorotan Dunia
Efek Ronaldinho sudah terasa bahkan sebelum dirinya memainkan satu menit pertandingan. Kedatangan R10 membuat Ravenna yang sebelumnya lebih dikenal sebagai klub kasta bawah Italia kini menjadi pembicaraan di berbagai penjuru dunia.
Presentasi Ronaldinho bahkan disambut meriah di kawasan pantai Ravenna. Ribuan penggemar datang untuk melihat langsung sang legenda Brasil. Antusiasme tersebut menjadi gambaran betapa besar daya tarik Ronaldinho, bahkan setelah bertahun-tahun tidak bermain secara profesional. Saat ini Ravenna FC adalah kesempatan membangun kembali identitas klub. Ronaldinho menjadi kesempatan untuk menulis satu halaman terakhir dalam cerita panjang kariernya.










