Anak Krakatau Kembali Erupsi, Ojol Diminta Waspada

Avatar photo

Minggu, 6 September 2026 - 23:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anak Krakatau Kembali Erupsi, Ojol Diminta Waspada

Leuwisadeng, Metrosiar – Aktivitas Gunung Anak Krakatau kembali meningkat. Setelah erupsi yang terjadi sejak 4 September 2026, Gunung Anak Krakatau di Lampung kembali mengalami erupsi pada Minggu (6/9/2026) malam.

Badan Geologi, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat erupsi terjadi pada pukul 20.23 WIB. Berdasarkan informasi aktivitas Gunung Anak Krakatau, tinggi kolom abu akibat erupsi tersebut tidak teramati.

Erupsi tersebut terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum mencapai 58 milimeter (mm), dengan durasi erupsi sekitar 44 detik.

 

Saat ini, Gunung Anak Krakatau berada pada status level III atau siaga. Kondisi tersebut membuat masyarakat, terutama mereka yang memiliki mobilitas tinggi di luar ruangan, perlu meningkatkan kewaspadaan.

 

Berdasarkan analisis citra satelit Himawari-9 pada Minggu (6/9), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya melaporkan adanya dua lapisan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang terbawa angin.

 

Lapisan pertama merupakan abu vulkanik dari permukaan hingga ketinggian 20.000 kaki. Abu tersebut terpantau menyebar ke arah tenggara hingga selatan, meliputi sebagian wilayah Banten, Jawa Barat, serta perairan di sekitarnya.

Baca juga:  Cegah Tawuran Remaja, Kapolres Metro Tangerang Kota Gelar Night Run Bersama Warga

 

Sementara itu, lapisan kedua merupakan abu vulkanik dari permukaan hingga ketinggian 50.000 kaki. Abu tersebut terpantau menyebar ke arah barat daya dan barat laut.

 

Wilayah yang masuk dalam jalur sebaran tersebut meliputi sebagian Banten dan Lampung, Bengkulu, Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Selat Sunda bagian selatan, hingga Samudra Hindia di sebelah barat.

 

Kondisi ini menjadi perhatian bagi masyarakat, khususnya para pengemudi ojek online (ojol) yang memiliki mobilitas tinggi di jalan. Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan saat melakukan aktivitas di luar rumah.

 

Penggunaan masker N95 atau KN95 dan kacamata pelindung dinilai penting untuk membantu melindungi diri dari paparan abu vulkanik yang dapat mengganggu kesehatan.

 

Himbauan serupa disampaikan Bang Azka, mitra pengemudi ojol ShopeeFood di wilayah Leuwisadeng, Bogor. Ia mengingatkan seluruh pengemudi ojol di Jakarta Raya, khususnya wilayah Leuwisadeng, Leuwiliang, dan Bogor Barat, agar selalu memprioritaskan kesehatan dan keselamatan sebelum memulai aktivitas di jalan.

 

Menurut Bang Azka, pengemudi ojol memiliki mobilitas tinggi sehingga perlu lebih memperhatikan perlindungan diri. Ia menyarankan para pengemudi mengenakan masker KN95, kacamata pelindung, jaket, sarung tangan, serta helm yang memenuhi standar SNI.

Baca juga:  Fakta Mengejutkan Tentang Makan Alpukat di Malam Hari

 

“Hal ini karena pengemudi ojol memiliki mobilitas tertinggi di jalan-jalan Greater Jakarta,” kata Bang Azka.

Selain perlengkapan pelindung diri, Bang Azka juga mengingatkan para mitra pengemudi ojol untuk menjaga kondisi fisik dengan mengonsumsi vitamin guna membantu menjaga daya tahan tubuh.

Himbauan tersebut disampaikan pada Minggu, 6 September 2026, di kantor sekretariat DPW Gograber Tangsel, kawasan Pondok Ranji, Tangerang Selatan. Bang Azka tidak sendirian. Ia bersama DPW Gograber Tangsel turut bekerja sama memberikan dukungan kepada para mitra pengemudi ojol untuk menjaga kesehatan dan keselamatan di tengah meningkatnya aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Bang Azka dan Mpok Mulan Kiss berharap seluruh mitra pengemudi ojol yang berada di wilayah terdampak senantiasa diberikan kekuatan, perlindungan, kesehatan, dan ketabahan oleh Allah SWT.

“Dan semoga bencana letusan Anak Krakatau cepat berlalu dan tidak menimbulkan banyak korban jiwa.

Karena, tentu saja, kejadian ini adalah peringatan dari Allah agar kita selalu ingat untuk mendekatkan diri kepada-Nya,” demikian kesimpulan Bang Azka dan Mpok Mulan Kiss dari DPW Gograber Tangsel.

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KMP Batumandi Terbakar di Merak, Penumpang Dievakuasi
Kapolda Kalteng Kerahkan Pasukan Tambahan, Karhutla Tanjung Puting Jadi Sorotan
Tokoh Masyarakat Puas, Pelayanan Puskesmas Kutabumi Tuai Apresiasi
Fotografer dan Penghulu Memanas Usai Akad, Gara-Gara Posisi Mempelai
Perpres Ojol Resmi Terbit, Hak Pengemudi Kini Diatur
Kebakaran Hebat di Kramat, 30 Unit Damkar Dikerahkan!
Vape Ini Bukan Vape Biasa, Pakar UMY Ungkap Risiko Napas Berhenti
BSU Rp900 Ribu Siap Cair, Kapan Mulai Dicairkan?
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:20 WIB

KMP Batumandi Terbakar di Merak, Penumpang Dievakuasi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:03 WIB

Kapolda Kalteng Kerahkan Pasukan Tambahan, Karhutla Tanjung Puting Jadi Sorotan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:20 WIB

Tokoh Masyarakat Puas, Pelayanan Puskesmas Kutabumi Tuai Apresiasi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Fotografer dan Penghulu Memanas Usai Akad, Gara-Gara Posisi Mempelai

Jumat, 9 Oktober 2026 - 01:34 WIB

Perpres Ojol Resmi Terbit, Hak Pengemudi Kini Diatur

Berita Terbaru

Nusantara

KMP Batumandi Terbakar di Merak, Penumpang Dievakuasi

Selasa, 20 Okt 2026 - 22:20 WIB

Petugas Satpol PP Kabupaten Tangerang bersama aparat terkait melakukan pemantauan dan penataan lapak pedagang di kawasan Kutabaru, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

Tata Kelola & Konservasi

SP3 PKL Kutabaru Terbit, Penertiban Mandek Sebulan: Ada Apa?

Senin, 19 Okt 2026 - 17:00 WIB