PMI Ngada Bergerak di Tengah Luka Gempa Flores, JK Kirim Lebih 100 Ton Bantuan untuk Korban Bencana

Avatar photo

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PMI Pusat, Jusuf Kalla didampingi Ketua PMI Ngada, Romilus Juji. (Foto: Istimewa).

Ketua PMI Pusat, Jusuf Kalla didampingi Ketua PMI Ngada, Romilus Juji. (Foto: Istimewa).

Bajawa.Metrosiar- Di tengah ribuan rumah yang rusak, ribuan kepala keluarga yang masih mengungsi, serta duka akibat gempa Flores, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Ngada terus bergerak di garis depan misi kemanusiaan.

PMI Ngada tidak hanya hadir membawa bantuan, tetapi juga memastikan pelayanan kemanusiaan tetap berjalan bagi masyarakat yang terdampak bencana di seluruh wilayah Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur.

Sejak awal masa tanggap darurat, PMI Kabupaten Ngada terlibat aktif dalam penanganan gempa dan membangun koordinasi bersama Posko Penanggulangan Bencana serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ngada.

Gerakan kemanusiaan PMI menjangkau lokasi-lokasi terdampak, titik pengungsian, fasilitas kesehatan hingga sekolah yang tetap harus memberikan pelayanan di tengah situasi darurat.

Selain memastikan ketersediaan darah melalui Unit Donor Darah (UDD), PMI Kabupaten Ngada melalui Markas PMI dan jaringan relawan juga melakukan pendataan dampak gempa yang tersebar di seluruh 12 kecamatan.

Berbagai bantuan logistik terus disalurkan kepada warga terdampak. Mulai dari tenda, terpal, tikar, kelambu, family kit, hingga hygiene kit.

Bantuan tersebut menyasar masyarakat terdampak, warga di tenda-tenda pengungsian, fasilitas kesehatan, hingga sekolah yang ikut mengalami dampak gempa.

Tak hanya itu, PMI Ngada juga mengoperasikan mobil tangki air untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di sejumlah kecamatan terdampak.

Di tengah situasi darurat, ketersediaan air bersih menjadi kebutuhan vital. Kehadiran mobil tangki PMI pun menjadi salah satu bentuk pelayanan yang langsung menyentuh kebutuhan warga.

Romilus Juji Turun Langsung ke Lapangan

Ketua PMI Kabupaten Ngada, Romilus Juji, turun langsung menemui masyarakat terdampak gempa di sejumlah lokasi.

Romilus yang juga menjabat Ketua DPRD Kabupaten Ngada itu memastikan bantuan kemanusiaan dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Di lapangan, ia tidak hanya memantau distribusi bantuan, tetapi juga mendengarkan langsung keluhan warga serta memberikan dukungan moral kepada korban dan para relawan yang bekerja di tengah situasi darurat.

Sementara operasional Markas PMI Kabupaten Ngada dikendalikan langsung oleh Maria Frederika Trisanti Be bersama jajaran staf dan relawan.

Dengan pola kerja yang mobile, cepat, dan responsif, PMI Ngada terus bergerak menjangkau masyarakat serta merespons berbagai kebutuhan yang muncul selama masa tanggap darurat.

Gerakan PMI Kabupaten Ngada ini berjalan seiring dengan mandat kemanusiaan PMI Nasional dan Gerakan Palang Merah Internasional.

Baca juga:  Mengaku Tak Butuh Uang, Korban Banjir Aceh Tamiang Rela Tidur di Bawah Terpal: 'Yang Penting Bisa Salat'

Penguatan penanganan bencana juga dilakukan melalui pendampingan staf PMI Pusat, Sahabudy, sehingga koordinasi antara PMI Pusat, PMI Provinsi NTT, dan PMI Kabupaten Ngada terus diperkuat.

JK Tegaskan Komitmen untuk Flores

Komitmen PMI Pusat dalam penanganan bencana gempa Flores kembali ditunjukkan melalui kunjungan Ketua PMI Pusat, Jusuf Kalla (JK), bersama jajaran pengurus PMI Pusat ke wilayah terdampak gempa di Kabupaten Sikka, Jumat (28/8/2026).

Kunjungan tersebut menjadi penegasan bahwa penanganan korban gempa Flores mendapat perhatian serius dari PMI Pusat.

Dalam rombongan tersebut turut hadir sejumlah pengurus PMI Pusat, termasuk Yosef Nae Soi (YNS), Kepala Markas PMI Provinsi NTT Servas Pososoli, Bupati Sikka, serta perwakilan PMI dari sejumlah kabupaten di daratan Flores, antara lain Sikka, Ende, Nagekeo, dan Ngada.

Rombongan meninjau Markas PMI Maumere serta Posko Komando Penanganan Bencana Kabupaten Sikka.

Kehadiran JK mendapat apresiasi dari jajaran PMI dan Pemerintah Kabupaten Sikka. Mantan Wakil Presiden RI itu dinilai tetap konsisten berada dalam barisan kerja-kerja kemanusiaan melalui PMI.

Dalam arahannya, JK menegaskan dukungan PMI terhadap langkah pemerintah dalam menangani dampak gempa Flores.

Ia juga mendorong agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana dapat dipercepat sehingga masyarakat terdampak segera bangkit dan kembali menjalani kehidupan secara normal.

JK turut mengingatkan pentingnya solidaritas kemanusiaan dalam memenuhi kebutuhan darah.

Menurutnya, darah memiliki peran yang sangat penting bagi kehidupan manusia dan hingga saat ini belum ada teknologi yang mampu sepenuhnya menggantikan fungsi darah manusia.

Karena itu, gerakan donor darah tetap menjadi salah satu prioritas PMI, termasuk ketika masyarakat sedang menghadapi situasi bencana.

Lebih dari 100 Ton Bantuan Dikirim ke Flores

Komitmen tersebut tidak berhenti pada kunjungan.

PMI Pusat pada hari yang sama juga mengirimkan lebih dari 100 ton bantuan logistik kemanusiaan melalui Pelabuhan Labuan Bajo menggunakan armada Kalla Lines.

Bantuan tersebut terdiri dari berbagai kebutuhan logistik kemanusiaan, kendaraan operasional hingga tambahan mobil tangki air.

Seluruh bantuan direncanakan untuk memperkuat penanganan bencana di tujuh kabupaten yang terdampak gempa di daratan Flores.

Dalam kesempatan yang sama, Yosef Nae Soi menegaskan PMI saat ini juga tengah menangani berbagai bencana di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Aceh dan Sumatera.

Baca juga:  Bupati Ngada Turun Langsung ke Lokasi Gempa, Bantuan Darurat Diserahkan untuk Warga Bowali

Meski menghadapi sejumlah bencana secara bersamaan, pelayanan kemanusiaan, kata dia, harus tetap berjalan tanpa membedakan latar belakang masyarakat yang membutuhkan pertolongan.

11.349 Rumah Terdampak, 1.820 KK Masih Mengungsi

Di Kabupaten Ngada, skala dampak gempa masih sangat besar.

Dalam forum koordinasi bersama PMI Pusat dan PMI Provinsi NTT, Ketua PMI Kabupaten Ngada Romilus Juji menyampaikan data terkini dampak gempa per 27 Agustus 2026.

Sebanyak 11.349 rumah tercatat terdampak.

Dari jumlah tersebut, 2.406 rumah mengalami rusak berat, 2.430 rumah rusak sedang, dan 6.267 rumah rusak ringan. Sementara 246 rumah lainnya masih dalam proses verifikasi.

Jumlah warga yang harus meninggalkan rumah mereka juga masih tinggi.

Tercatat sebanyak 1.820 kepala keluarga mengungsi. Sebanyak 1.189 KK berada di lokasi pengungsian terpusat, sedangkan 631 KK lainnya mengungsi secara mandiri yang tersebar di 57 titik pengungsian.

Sementara dari sisi korban, tercatat lima orang meninggal dunia, 15 orang mengalami luka berat, 11 orang luka sedang, dan 89 orang luka ringan.

Data tersebut menunjukkan bahwa pekerjaan kemanusiaan dan pemulihan pascagempa di Ngada masih membutuhkan perhatian dan dukungan besar.

Dalam diskusi bersama Yosef Nae Soi dan Servas Pososoli, Romilus Juji juga menyampaikan harapan agar PMI dapat mengambil peran kolaboratif dalam mendukung percepatan pemulihan rumah-rumah warga yang mengalami kerusakan.

Menurutnya, pemerintah tetap menjadi penanggung jawab utama dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi. Namun, dukungan PMI melalui berbagai skema kolaborasi kemanusiaan yang telah diterapkan di sejumlah daerah terdampak bencana sangat diharapkan untuk mempercepat pemulihan masyarakat.

Di tengah beratnya dampak gempa Flores, solidaritas dan gotong royong menjadi kekuatan utama.

PMI Kabupaten Ngada terus hadir dan bergerak bersama pemerintah, relawan, PMI Provinsi NTT, PMI Pusat, serta seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan masyarakat terdampak tidak menghadapi masa sulit ini sendirian.

Kemanusiaan tidak boleh berhenti ketika bencana datang. Justru di saat masyarakat kehilangan rumah, rasa aman dan harapan, kerja-kerja kemanusiaan harus bergerak lebih cepat.

Semangat itulah yang terus menggerakkan PMI Ngada untuk tetap berada di tengah masyarakat, membantu, melayani, dan menguatkan harapan warga Ngada untuk bangkit dari luka gempa Flores.*

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Muktamar NU 2026, Harapan KH Marsudi Suhud Membawa Gagasan NU Mandiri, Cerdas, dan Merakyat
Grand Ivy Casino NZ: Live Dealer Games Explained
Grand Ivy Casino NZ: Live Dealer Games Explained
Grand Ivy Casino NZ: Live Dealer Games Explained
Grand Ivy Casino NZ: Live Dealer Games Explained
Tradisi Korps Kodim Tigaraksa: Sambut Prajurit Baru, Lepas yang Bertugas dan Purna Tugas
7.689 Paket Logistik Sudah Disalurkan, Jerebuu Masih Nol Distribusi Bantuan Gempa
Mostbet AZ-da hesabın verifikasiyası: Təsdiqlənmənin əhəmiyyəti
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:53 WIB

PMI Ngada Bergerak di Tengah Luka Gempa Flores, JK Kirim Lebih 100 Ton Bantuan untuk Korban Bencana

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Muktamar NU 2026, Harapan KH Marsudi Suhud Membawa Gagasan NU Mandiri, Cerdas, dan Merakyat

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:06 WIB

Grand Ivy Casino NZ: Live Dealer Games Explained

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:06 WIB

Grand Ivy Casino NZ: Live Dealer Games Explained

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:06 WIB

Grand Ivy Casino NZ: Live Dealer Games Explained

Berita Terbaru

Nusantara

Grand Ivy Casino NZ: Live Dealer Games Explained

Jumat, 28 Agu 2026 - 23:06 WIB

Nusantara

Grand Ivy Casino NZ: Live Dealer Games Explained

Jumat, 28 Agu 2026 - 23:06 WIB

Nusantara

Grand Ivy Casino NZ: Live Dealer Games Explained

Jumat, 28 Agu 2026 - 23:06 WIB