Bupati Ngada Turun Langsung ke Lokasi Gempa, Bantuan Darurat Diserahkan untuk Warga Bowali

Avatar photo

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Ngada Turun Langsung ke Lokasi Gempa, Bantuan Darurat Diserahkan untuk Warga Bowali. (Foto: Istimewa)

Bupati Ngada Turun Langsung ke Lokasi Gempa, Bantuan Darurat Diserahkan untuk Warga Bowali. (Foto: Istimewa)

Bajawa.Metrosiar- Bupati Ngada Raymundus Bena turun langsung ke tengah warga terdampak gempa di Desa Bowali, Kecamatan Bajawa, Senin (17/8/2026).

Bersama Ketua TP PKK Ngada, pimpinan dan anggota DPRD, serta jajaran Forkopimda, Bupati menyambangi Kampung Ngusu dan Kampung Fui untuk memastikan kondisi warga sekaligus menyalurkan bantuan darurat.

Kunjungan tersebut menjadi bukti pemerintah tidak hanya bekerja dari balik meja. Bupati hadir langsung di lokasi terdampak, menemui warga yang rumahnya rusak dan menyerahkan bantuan bagi masyarakat yang tengah menghadapi situasi darurat pascagempa.

Di tengah permukiman warga, Bupati juga menghampiri masyarakat yang mengungsi, termasuk anak-anak dan para lanjut usia. Ia memberikan penguatan agar warga tidak panik, tetap tenang, namun terus meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.

“Untuk sekarang, data sementara yang kita terima ada sekitar 1.900 rumah yang rusak. Ini masih data sementara dan akan terus kita perbaiki,” jelas Bupati.

 

39 Rumah di Bowali Terdampak

Kepala Desa Bowali melaporkan, sementara terdapat 39 rumah warga yang mengalami kerusakan. Rinciannya, 22 rumah rusak berat, 10 rumah rusak sedang dan 7 rumah rusak ringan.

Baca juga:  Bupati Ngada Umumkan Tiga Besar Calon Sekda, Siapa yang Bakal Dipilih..??

Data tersebut masih terus diverifikasi dan diperbarui untuk kemudian dilaporkan melalui pemerintah kecamatan serta Posko Bencana BPBD Kabupaten Ngada.

Angka kerusakan di Desa Bowali menjadi bagian dari dampak gempa yang lebih luas di Kabupaten Ngada. Pemerintah daerah sementara mencatat sekitar 1.900 rumah mengalami kerusakan di berbagai wilayah terdampak.

Namun, angka tersebut belum menjadi data final. Pemerintah masih melakukan pendataan dan verifikasi di lapangan untuk memastikan seluruh rumah dan warga terdampak tercatat secara akurat.

 

Bupati: Data Harus Akurat, Bantuan Jangan Salah Sasaran

Bupati Raymundus Bena menegaskan, pendataan menjadi salah satu kunci dalam penanganan pascabencana. Karena itu, pemerintah desa, kecamatan, BPBD dan jajaran terkait diminta terus memperbarui data kerusakan dan kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, data yang akurat akan menjadi dasar pemerintah dalam menentukan langkah penanganan, termasuk kebutuhan bantuan darurat maupun penanganan rumah warga yang mengalami kerusakan.

Pemerintah Kabupaten Ngada juga terus membangun koordinasi dengan pemerintah Provinsi NTT hingga pemerintah pusat agar penanganan dampak gempa dapat dilakukan secara terpadu.

Baca juga:  Angkat Pariwisata Budaya ke Publik, Pemkab Ngada Siap Sukseskan Festival GAYAIN 2025

“Pendataan harus dilakukan dengan cermat. Kita ingin seluruh masyarakat yang terdampak terdata dan kebutuhan mereka bisa ditangani dengan tepat,” tegasnya.

 

Warga Diminta Tetap Tenang dan Waspada

Dalam kunjungan tersebut, Bupati juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpancing kepanikan akibat informasi yang belum jelas terkait gempa susulan.

Warga diminta tetap berada dalam kondisi waspada, mengikuti arahan petugas dan memanfaatkan lokasi pengungsian yang telah disiapkan apabila kondisi tidak memungkinkan untuk kembali ke rumah.

Bantuan yang disalurkan di Kampung Ngusu dan Kampung Fui merupakan bagian dari respons darurat pemerintah terhadap masyarakat terdampak.

Pemerintah memastikan penanganan tidak berhenti pada penyaluran bantuan awal. Setelah proses pendataan dan verifikasi selesai, penanganan terhadap rumah warga yang rusak akan terus dikoordinasikan secara berjenjang, mulai dari pemerintah daerah, pemerintah provinsi hingga pemerintah pusat.

Di tengah trauma dan kekhawatiran warga, kehadiran langsung pemerintah di lokasi bencana diharapkan menjadi penguat bagi masyarakat untuk menghadapi masa sulit dan perlahan bangkit dari dampak gempa.*

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lurah Kutabumi Buka Pintu, Awak Media Diajak Ngopi Bareng
Gerak Cepat Taspen untuk Korban Gempa Ngada, 5 Genset dan 300 Paket Sembako Disalurkan
NasDem Ngada Tancap Gas! 2 Ton Beras dan Ratusan Paket Bantuan Diserbu ke 15 Titik Korban Gempa
Kapolda Banten Bacakan Pancasila, Ada Pesan Kuat dari Gubernur
Semarak HUT RI ke 81 Kadus Sukemi Bontot Sukses Gelar Lomba dan Pertandingan Sepak Bola di Desa Kemiri
800 Peserta Hadiri Penurunan Bendera HUT RI ke-81 di Pasar Kemis
Upacara HUT RI ke-81 di Pasar Kemis, Pesan Camat Jadi Sorotan
Sisir Pelosok Riung, Rinus Ndiwal Turun Langsung Bawa Bantuan untuk Warga Korban Gempa
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 00:39 WIB

Lurah Kutabumi Buka Pintu, Awak Media Diajak Ngopi Bareng

Selasa, 18 Agustus 2026 - 15:09 WIB

Gerak Cepat Taspen untuk Korban Gempa Ngada, 5 Genset dan 300 Paket Sembako Disalurkan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:40 WIB

NasDem Ngada Tancap Gas! 2 Ton Beras dan Ratusan Paket Bantuan Diserbu ke 15 Titik Korban Gempa

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:10 WIB

Kapolda Banten Bacakan Pancasila, Ada Pesan Kuat dari Gubernur

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:44 WIB

Semarak HUT RI ke 81 Kadus Sukemi Bontot Sukses Gelar Lomba dan Pertandingan Sepak Bola di Desa Kemiri

Berita Terbaru

Sejarah & Budaya

Karnaval RW 013 Pecah, 8 RT Villa Tomang Baru Kompak Rayakan Kemerdekaan

Rabu, 19 Agu 2026 - 01:13 WIB

Politik & Pemerintahan

Lurah Kutabumi Buka Pintu, Awak Media Diajak Ngopi Bareng

Rabu, 19 Agu 2026 - 00:39 WIB

Politik & Pemerintahan

Kapolda Banten Bacakan Pancasila, Ada Pesan Kuat dari Gubernur

Selasa, 18 Agu 2026 - 13:10 WIB