12 Hektare Lahan Ganja Dimusnahkan Jelang HUT ke-81 RI

Avatar photo

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Nagan Raya, Metrosiar – Menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Badan Narkotika Nasional (BNN) menunjukkan semangat menjaga bangsa dan negara dari ancaman narkotika. BNN Provinsi Aceh bersama Polres Nagan Raya memusnahkan sekitar 30.000 batang tanaman ganja siap panen dari dua titik lahan seluas kurang lebih 12 hektare di kawasan pegunungan Kabupaten Nagan Raya, Aceh, pada Sabtu-Minggu, 15-16 Agustus 2026.

Operasi tersebut dipimpin langsung Kepala BNN Provinsi Aceh, Dedy Tabrani, dengan melibatkan 35 personel gabungan BNN Provinsi Aceh dan Polres Nagan Raya.

Untuk mencapai lokasi, tim harus menempuh medan pegunungan yang cukup berat hingga berada di ketinggian sekitar 1.800 meter di atas permukaan laut (MDPL). Penindakan ini menjadi langkah nyata BNN untuk memutus mata rantai produksi dan peredaran gelap narkotika sekaligus melindungi masyarakat, khususnya generasi penerus bangsa.

Dua titik lahan ganja tersebut ditemukan di Dusun Alue Jring, Desa Blang Meurandeh, Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya.

Baca juga:  Ada Yang Coba-Coba Ingin Suap Prabowo Rp 16,5 T

Tanaman ganja yang ditemukan memiliki tinggi sekitar 1,5 hingga 3,5 meter, dengan jarak tanam sekitar 80 sentimeter. Tanaman diperkirakan telah berusia empat bulan dan berada dalam kondisi siap panen.

Setibanya di lokasi, personel gabungan langsung mencabut seluruh tanaman ganja hingga ke akarnya. Tanaman kemudian dimusnahkan di tempat dengan cara dibakar sesuai prosedur yang berlaku.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tanaman ganja tidak kembali dimanfaatkan serta mencegah hasil produksi masuk ke dalam mata rantai peredaran gelap narkotika.

Pemusnahan ini merupakan bagian dari upaya BNN memberantas narkotika dari hulu, dengan menyasar langsung sumber produksinya. Cara tersebut dinilai penting untuk menekan pasokan narkotika, mempersempit ruang gerak jaringan peredaran gelap, sekaligus mencegah narkotika menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Baca juga:  Setelah 7 Bulan Menderita, RSUD Kalisari Diduga Malpraktik, Petani di Batang Pulih Usai Selang Operasi Dikeluarkan

Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi pengingat bahwa mengisi kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui perayaan, tetapi juga lewat pengabdian nyata untuk menjaga bangsa dan negara.

Pemberantasan narkotika menjadi salah satu bentuk pengabdian tersebut karena ancaman narkotika dapat merusak kesehatan, masa depan generasi muda, serta ketahanan sosial masyarakat.

Melalui penindakan ini, BNN menegaskan komitmennya untuk terus hadir melindungi masyarakat hingga ke pelosok wilayah. Semangat cinta tanah air diwujudkan melalui kerja nyata dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan terbebas dari ancaman narkotika.

Sinergi BNNP Aceh dan Polres Nagan Raya juga menunjukkan bahwa pemberantasan narkotika membutuhkan kekuatan serta komitmen bersama.

Dengan semangat War on Drugs for Humanity, BNN mengajak seluruh elemen masyarakat turut menjaga bangsa dan negara dari ancaman narkotika demi melindungi generasi penerus dan mewujudkan Indonesia Bersih Narkoba (Indonesia Bersinar).

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Suyudi Resmi Jadi Kapolri, Wahyu Hadiningrat Jadi Wakapolri
Wakil Rektor IT&B Karo Ditemukan Tewas, Mobil dan HP Hilang
Tawuran dan Balap Liar Dibubarkan, Dua Pemuda Ditangkap di Jaktim
Lapas Cibinong Disorot, Temuan “Kluster Mewah” Picu Pertanyaan Besar
Pengumuman Kehilangan! 1 BPKB Motor Yamaha dan 2 BPKB Motor Honda Hilang
Fotografer Dijebak Lewat Job Pemotretan, Motor dan Kamera Dirampas
Viral Video “A Day in My Life”, Dua Pria Raup Belasan Juta dari Konten Mesum
Polantas Genap 71 Tahun, Polres Ngada Teguhkan Semangat “Presisi, Mengabdi untuk Negeri”
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Suyudi Resmi Jadi Kapolri, Wahyu Hadiningrat Jadi Wakapolri

Senin, 28 September 2026 - 01:04 WIB

Wakil Rektor IT&B Karo Ditemukan Tewas, Mobil dan HP Hilang

Minggu, 27 September 2026 - 12:06 WIB

Tawuran dan Balap Liar Dibubarkan, Dua Pemuda Ditangkap di Jaktim

Minggu, 27 September 2026 - 10:27 WIB

Lapas Cibinong Disorot, Temuan “Kluster Mewah” Picu Pertanyaan Besar

Kamis, 24 September 2026 - 14:15 WIB

Pengumuman Kehilangan! 1 BPKB Motor Yamaha dan 2 BPKB Motor Honda Hilang

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Suyudi Resmi Jadi Kapolri, Wahyu Hadiningrat Jadi Wakapolri

Kamis, 1 Okt 2026 - 15:25 WIB

(ki-ka) Meliza M. Rusli, Direktur Utama Permata Bank; Chartsiri Sophonpanich, President of Bangkok Bank dan Komisaris Utama Permata Bank; Hari Prabowo, Duta Besar Indonesia untuk Tailan; Prapan Disyatat, Duta Besar Tailan untuk Indonesia; Santo Darmosumarto, Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika (Dirjen Aspasaf) Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia Dalam Agenda Business Matching Para Pelaku Usaha Tailan dan Indonesia di Jakarta Bersama Bangkok Bank dan Permata Bank (Dokumentasi Kedutaan Besar Republik Indonesia Bangkok).

Bisnis & Investasi

Bangkok Bank Bawa 37 Investor Thailand, Ada Apa dengan Indonesia?

Kamis, 1 Okt 2026 - 12:23 WIB

Pemerintahan

Lurah Kutabaru Purna Tugas, Pesan Haru Warga

Rabu, 30 Sep 2026 - 13:34 WIB