Polsek Panongan Bongkar Jaringan Narkoba Antarprovinsi, 35 Paket Ganja Diselundupkan Lewat Ekspedisi ke Bali

Avatar photo

Kamis, 6 November 2025 - 21:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada bersama jajaran Polsek Panongan saat konferensi pers pengungkapan jaringan narkoba antarprovinsi. Dalam kasus tersebut, polisi mengamankan tiga tersangka dan 35 paket besar ganja yang diselundupkan dari Bogor ke Bali menggunakan jasa ekspedisi.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada bersama jajaran Polsek Panongan saat konferensi pers pengungkapan jaringan narkoba antarprovinsi. Dalam kasus tersebut, polisi mengamankan tiga tersangka dan 35 paket besar ganja yang diselundupkan dari Bogor ke Bali menggunakan jasa ekspedisi.

Kabupaten Tangerang, Metrosiar – Polsek Panongan Polresta Tangerang berhasil membongkar jaringan peredaran narkoba lintas provinsi. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan 35 paket besar ganja yang diselundupkan dari Bogor ke Bali menggunakan jasa ekspedisi. Untuk mengelabui petugas, puluhan paket ganja itu disembunyikan di dalam boks motor jenis skuter yang dikirim layaknya barang biasa.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada menjelaskan, kasus tersebut terungkap setelah penangkapan seorang pria berinisial J (19) di kontrakannya di Desa Ranca Iyuh, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu (25/10/2025).

“Petugas melakukan penggeledahan dan menemukan dua linting ganja yang disimpan dalam bungkus rokok,” ungkap Indra Waspada dalam konferensi pers di Mapolsek Panongan, Kamis (6/11/2025).

Dari hasil pemeriksaan, polisi kemudian mengembangkan kasus tersebut dan mengejar jaringan pemasok ganja. Berdasarkan keterangan tersangka J, tim bergerak ke wilayah Bogor dan menangkap tiga pria lainnya, yaitu LK (24), AH (44) — yang diketahui merupakan oknum aparatur sipil negara (ASN) — serta IT (42), yang diduga sebagai pengendali jaringan dan pemilik ganja.

Baca juga:  Suasana Hangat dan Penuh Semangat Warnai Apel dan Halal Bihalal Perdana Usai Libur Lebaran Di Kecamatan Kemiri

Dalam penggeledahan di rumah IT, polisi menemukan setengah kilogram ganja siap edar. Kepada petugas, IT mengaku memperoleh barang haram tersebut dari AS, warga Deli Serdang, Sumatera Utara, yang kini masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

Lebih lanjut, dari hasil penyidikan terungkap bahwa IT telah mengirim 35 paket besar ganja ke Denpasar, Bali, melalui jasa ekspedisi.

“Barang narkotika ganja itu disembunyikan di dalam box motor Vespa yang dikemas seperti kiriman biasa,” ujar Indra Waspada.

Polisi kemudian berkoordinasi dengan perusahaan ekspedisi di Curug, Kabupaten Tangerang, dan mendapatkan informasi bahwa paket tersebut telah tiba di Bali. Petugas pun segera berangkat ke Denpasar untuk melakukan pelacakan terhadap penerima paket.

Baca juga:  Baru Dihuni Seminggu Rumah Bos Material di Kiarapayung Pakuhaji Ditinggal Dondel Maling

Namun, saat hendak diamankan, orang yang diduga sebagai penerima melarikan diri dan kini juga masuk dalam DPO.

Dari hasil pengungkapan kasus ini, polisi menyita sejumlah barang bukti, di antaranya 10 linting ganja, 5 paket kecil ganja, 1 paket besar ganja seberat 350 gram, serta satu unit motor Vespa yang digunakan untuk menyembunyikan puluhan paket ganja.

Kapolresta Tangerang menegaskan bahwa pengungkapan ini merupakan bukti keseriusan jajarannya dalam memerangi jaringan peredaran narkotika antarprovinsi.

“Kasus ini menunjukkan bahwa jaringan tersebut bekerja secara sistematis dan melibatkan pelaku dari berbagai daerah. Kami berkomitmen untuk terus menindak tegas setiap bentuk penyalahgunaan narkoba,” tegasnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 111 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal penjara seumur hidup.

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HP Dibanting hingga LCD Pecah, Polsek Pasar Kemis Mediasi Dua Pekerja
Operasi Patuh Jaya 2026 Dimulai, 2.938 Personel Gabungan Dikerahkan
BYD Tabrak Beruntun, Ojol Terlindas di Panglima Polim
54 Ton Batu Hitam Diduga Disamarkan sebagai Kemiri, 5 Orang Ditangkap
Lucky Hakim minta maaf kepada pemilih usai Syaefudin ditahan Kejati Jabar. Ia memastikan roda pemerintahan Indramayu tetap berjalan.
Pabrik Obat Keras Ilegal Dibongkar, Polisi Ungkap Kapasitas 8 Juta Butir per Hari
Jimly Dorong Pansus, Polemik Syarat Cawapres 2024 Kembali Memanas
Geger! Polsek Pasar Kemis Sita 2.782 Butir Hexymer dan Tramadol di Serpong
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:35 WIB

HP Dibanting hingga LCD Pecah, Polsek Pasar Kemis Mediasi Dua Pekerja

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:31 WIB

Operasi Patuh Jaya 2026 Dimulai, 2.938 Personel Gabungan Dikerahkan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:28 WIB

54 Ton Batu Hitam Diduga Disamarkan sebagai Kemiri, 5 Orang Ditangkap

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Lucky Hakim minta maaf kepada pemilih usai Syaefudin ditahan Kejati Jabar. Ia memastikan roda pemerintahan Indramayu tetap berjalan.

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Pabrik Obat Keras Ilegal Dibongkar, Polisi Ungkap Kapasitas 8 Juta Butir per Hari

Berita Terbaru

Lurah Kutabumi, Ade Sunaryo, S.Pd., M.M. (kiri), bersama Camat Pasar Kemis, H. Nurhanudin, S.IP., M.Si. (kanan), meninjau kesiapan alat berat untuk pembangunan tanggul Saluran Pembuang Cipangodokan di Kelurahan Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

Tata Kelola & Konservasi

Jelang Pembangunan Tanggul Cipangodokan, Lurah Kutabumi Tekankan Hal Ini!

Selasa, 27 Okt 2026 - 18:40 WIB

Dokumentasi mediasi kekeluargaan Polsek Pasar Kemis bersama kedua belah pihak, Bhabinkamtibmas Bripka Hendrasari (kedua dari kiri), dan Babinsa Kopda Gelar (kanan), sebagai upaya penyelesaian perselisihan secara damai.

Hukum & Kriminal

HP Dibanting hingga LCD Pecah, Polsek Pasar Kemis Mediasi Dua Pekerja

Selasa, 27 Okt 2026 - 15:35 WIB

Hukum & Kriminal

Operasi Patuh Jaya 2026 Dimulai, 2.938 Personel Gabungan Dikerahkan

Senin, 26 Okt 2026 - 11:31 WIB

Pemerintahan

Mantan Panglima TNI Widodo AS Dimakamkan, Sejumlah Tokoh Hadir

Senin, 26 Okt 2026 - 11:16 WIB