Tiga Barang Temuan di Selat Sunda Dipastikan Bukan Milik KM Arupadhatu 1

Avatar photo

Minggu, 13 September 2026 - 18:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Personel penyidik (kiri) bersama dua orang lainnya (tengah dan kanan) melakukan pemeriksaan terhadap barang temuan berupa jeriken dalam rangka proses penyelidikan.

Personel penyidik (kiri) bersama dua orang lainnya (tengah dan kanan) melakukan pemeriksaan terhadap barang temuan berupa jeriken dalam rangka proses penyelidikan.

Cilegon, Metrosiar – Polda Banten memastikan tiga jenis barang yang ditemukan kapal KN SAR Tetuka di sekitar perairan Selat Sunda sebelah timur Pulau Rakata pada Sabtu (12/09) bukan milik kapal KM Arupadhatu 1 yang sebelumnya dilaporkan lost contact.

Barang temuan tersebut terdiri atas satu buah helm plastik berwarna merah, satu buah jeriken plastik berwarna biru dengan tutup hitam, serta dua buah life jacket berwarna oranye.

Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengatakan, barang-barang tersebut telah diserahterimakan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Setelah dilakukan pemeriksaan dan konfirmasi dari pemilik kapal KM Arupadhatu 1, dua life jacket berwarna oranye bertuliskan MILLES.II dinyatakan bukan milik kapal, karena life jacket yang tersedia di kapal berwarna merah, kuning dan ungu serta tidak memiliki tulisan MILLES.II,” ujarnya pada Minggu (13/09).

Baca juga:  3 Pilar Turun Tangan, Warga Cilegon Diajak Jaga Kamtibmas

Sementara itu, hasil pemeriksaan terhadap jeriken berwarna biru juga menunjukkan adanya perbedaan dengan jeriken yang digunakan KM Arupadhatu 1. Dari pemeriksaan, jeriken temuan diketahui mengeluarkan aroma minyak sayur dan bukan bahan bakar Pertamax yang digunakan kapal tersebut.

“Terdapat perbedaan fisik antara jeriken temuan dengan jeriken milik kapal. Jeriken milik KM Arupadhatu 1 berwarna biru pudar, berkapasitas 30 liter, berbentuk pendek, memiliki tutup berwarna putih dan polos tanpa penanda. Sedangkan jeriken yang ditemukan berwarna biru tua, berkapasitas 35 liter, berbentuk panjang, memiliki tutup berwarna hitam dan terdapat tulisan pada bagian jeriken,” jelasnya.

Baca juga:  Karhutla Kalteng Anjlok: Dari 500 Ribu Jadi 7.000 Hektare

Adapun satu buah helm plastik berwarna merah juga dipastikan bukan milik KM Arupadhatu 1. Pasalnya, kapal tersebut tidak memiliki maupun menyediakan helm jenis tersebut di atas kapal.

Di akhir keterangannya, Kombes Pol Maruli mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

“Setiap perkembangan terkait proses pencarian dan pemeriksaan akan disampaikan melalui sumber informasi resmi,” tutupnya.

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Abu Vulkanik Mengancam, Pasar Kutabumi Disemprot Besar-besaran
Rumah Zakat Bagikan 800 Masker di Stasiun Tangerang Pascaterjadinya Erupsi Gunung Krakatau
Abu Vulkanik Ganggu Jalan, Koramil 11 Pasar Kemis Turunkan Water Tank
Warga Tangerang Diminta Waspada, Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengintai
Anak Krakatau Kembali Erupsi, Ojol Diminta Waspada
Ratna Jumila A.Md.Keb., Ingatkan Bahaya Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau bagi Kesehatan
Ada Limbah B3 di Sawah Cikande? Hasil Deteksi Brimob Terungkap
Masyarakat Sudah Diminta Pilah Sampah, Lalu Pemerintah Mau Apa? Penggiat Lingkungan Soroti Sistem Tangsel
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 18:11 WIB

Tiga Barang Temuan di Selat Sunda Dipastikan Bukan Milik KM Arupadhatu 1

Kamis, 10 September 2026 - 08:57 WIB

Abu Vulkanik Mengancam, Pasar Kutabumi Disemprot Besar-besaran

Rabu, 9 September 2026 - 12:34 WIB

Rumah Zakat Bagikan 800 Masker di Stasiun Tangerang Pascaterjadinya Erupsi Gunung Krakatau

Selasa, 8 September 2026 - 06:49 WIB

Abu Vulkanik Ganggu Jalan, Koramil 11 Pasar Kemis Turunkan Water Tank

Senin, 7 September 2026 - 08:40 WIB

Warga Tangerang Diminta Waspada, Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengintai

Berita Terbaru

Personel penyidik (kiri) bersama dua orang lainnya (tengah dan kanan) melakukan pemeriksaan terhadap barang temuan berupa jeriken dalam rangka proses penyelidikan.

Peristiwa & Bencana

Tiga Barang Temuan di Selat Sunda Dipastikan Bukan Milik KM Arupadhatu 1

Minggu, 13 Sep 2026 - 18:11 WIB

Sejumlah tokoh menghadiri pembukaan pameran seni “Bersimpuh di Kaki Para Guru” di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta. Para pengunjung tampak mengamati karya-karya yang dipamerkan.

Nusantara

Kapolri Hadiri Pameran Nasirun, Ada Pesan untuk Para Guru

Minggu, 13 Sep 2026 - 18:07 WIB