Jakarta, Metrosiar – Suasana haru dan duka menyelimuti prosesi ibadah pelepasan dan pemakaman Almarhumah Ibu Maria Felnditi, S.H., pada Kamis, 10 September 2026. Setelah ibadah pelepasan berlangsung khidmat, jenazah Almarhumah kemudian diantar menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) Menteng Pulo, Jakarta, untuk dimakamkan.
Ibadah pelepasan dipimpin oleh Romo Andi Budi. Dalam suasana penuh kasih, Romo mengingatkan umat akan teladan iman, kesederhanaan, dan kasih yang telah ditunjukkan Almarhumah semasa hidup.
Suasana semakin haru ketika lagu-lagu penghiburan dilantunkan oleh paduan suara Persekolahan Santo Paulus. Air mata keluarga dan para pelayat pun tak terbendung mengiringi momen perpisahan tersebut.
Sejak pagi, para pelayat telah memadati lokasi. Hadir keluarga besar Tanimbar, para guru, karyawan, serta siswa-siswi Persekolahan Santo Paulus, dan umat Gereja Damai Kristus. Mereka datang dari berbagai tempat untuk memberikan penghormatan terakhir sekaligus menguatkan keluarga yang ditinggalkan.
Usai ibadah pelepasan, prosesi dilanjutkan menuju TPU Menteng Pulo. Peti jenazah Almarhumah diantar menuju tempat peristirahatan terakhir dengan iringan doa rosario dan kidung perpisahan.

Dalam sambutan perwakilan keluarga, Viktor Felnditi, S.H., putra Almarhumah, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sejak Almarhumah berpulang hingga prosesi pemakaman.
“Kami sekeluarga mengucapkan banyak terima kasih kepada Romo, para suster, bapak ibu guru, keluarga besar Tanimbar, umat Gereja Damai Kristus, dan seluruh pelayat yang telah meluangkan waktu, tenaga, dan doa, dari awal saat Ibu kami dipanggil Yang Maha Kuasa hingga prosesi pemakaman hari ini. Kami hanya bisa memohon kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar membalas kebaikan Bapak, Ibu, dan Saudara-saudara semuanya,” ujar Viktor dengan suara bergetar. “Amin.”
Semasa hidupnya, Almarhumah Ibu Maria Felnditi, S.H., dikenang sebagai sosok yang lembut, pekerja keras, serta memiliki kasih yang besar kepada keluarga dan sesama.
Kepergian Almarhumah meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, dan seluruh umat yang mengenalnya. Namun, keteladanan iman, kasih, dan kebaikan yang ditinggalkannya akan terus dikenang.
Selamat jalan, Ibu Maria Felnditi. Kiranya Tuhan menempatkan Almarhumah di tempat yang layak di sisi-Nya dan memberikan kekuatan serta kedamaian bagi keluarga yang ditinggalkan.










