Abu Vulkanik Mengancam, Pasar Kutabumi Disemprot Besar-besaran

Avatar photo

Kamis, 10 September 2026 - 08:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Tangerang, Metrosiar – Mengantisipasi dampak abu vulkanik akibat meningkatnya aktivitas Gunung Anak Krakatau, Polsek Pasar Kemis bersama Pemerintah Kelurahan Kutabumi dan Pos BPBD Pasar Kemis menggelar penyemprotan massal di kawasan Pasar Kutabumi, Rabu (9/9/2026).

Kegiatan dimulai sekitar pukul 08.00 WIB dan dipusatkan di Jalan Raya Taman Kutabumi, tepatnya di depan Pasar NKR Kutabumi, Kelurahan Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

Penyemprotan dilakukan menggunakan satu unit mobil water tank dari Pos Picung Pasar Kemis dengan menyasar badan jalan, trotoar, hingga area parkir pasar yang menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Langkah tersebut dilakukan untuk mengikat partikel debu dan abu vulkanik agar tidak beterbangan serta mengurangi risiko terhirup oleh warga.

Kapolsek Pasar Kemis AKP Humaedi, S.H. bersama personel kepolisian melakukan penyemprotan badan jalan di kawasan Pasar Kutabumi untuk mengantisipasi dampak abu vulkanik.

Kapolsek Pasar Kemis AKP Humaedi, S.H. yang bertindak sebagai Kapam Objek memimpin langsung kegiatan tersebut.

Turut hadir AKP Wigiyanto selaku Kanit Binmas, IPTU Udaya selaku Ps. Kanit Intelkam, IPDA Mulyo Buntoro selaku Kapol Sub Sektor Regency, Bripka Andri Wijaya selaku Bhabinkamtibmas, Lurah Kutabumi Ade Sunaryo, S.Pd., M.M., Kasie Trantib Sarjan, S.Sos., serta Mantri Pasar Kutabumi Lucky. Kegiatan juga melibatkan puluhan personel gabungan dari Polsek Pasar Kemis dan Pos Damkar Picung.

Sebelum penyemprotan dimulai, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kutabumi Bripka Andri Wijaya terlebih dahulu membagikan masker kepada seluruh personel yang terlibat. Langkah ini dilakukan sebagai perlindungan awal bagi petugas yang bersentuhan langsung dengan debu di lapangan.

Lurah Kutabumi Ade Sunaryo, S.Pd., M.M. (tengah) bersama Kapolsek Pasar Kemis AKP Humaedi, S.H. (kanan) dan wartawan Metrosiar Alexander Salembun (kiri) saat berada di kawasan Pasar Kutabumi.

Lurah Kutabumi Ade Sunaryo, S.Pd., M.M. menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah bersama untuk mengurangi dampak polusi udara akibat debu vulkanik sekaligus menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan masyarakat.

Baca juga:  Akses Terancam Putus! Jalan di Kecamatan Baroko Rusak Parah Akibat Hujan

Mengingat Pasar Kutabumi merupakan salah satu pusat aktivitas ekonomi warga, keberadaan debu yang menumpuk dikhawatirkan dapat mengganggu kegiatan jual beli serta kesehatan pedagang dan pembeli.

Ia mengimbau masyarakat tetap waspada, menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, menjaga kebersihan lingkungan, serta mengikuti arahan dari instansi terkait.

Atas nama Pemerintah Kelurahan Kutabumi dan masyarakat, ia juga menyampaikan apresiasi kepada Polsek Pasar Kemis beserta jajaran dan Pos BPBD Pasar Kemis atas kepedulian serta sinerginya dalam membantu melindungi masyarakat.

“Semoga sinergi ini terus terjaga demi Kutabumi yang aman, sehat, bersih, dan nyaman,” ujarnya.

Personel kepolisian dan petugas terkait melakukan penyemprotan di area jalan kawasan Pasar Kutabumi.

Sementara itu, Kapolsek Pasar Kemis AKP Humaedi, S.H. menyampaikan enam poin imbauan penting kepada masyarakat Kecamatan Pasar Kemis sekaligus mengajak warga tetap tenang dan tidak panik.

  1. Gunakan masker kain atau masker N95 saat keluar rumah. Bagi anak-anak, lansia, dan penderita ISPA agar membatasi aktivitas di luar ruangan.
  2. Jaga kebersihan lingkungan dengan rutin menyapu dan menyiram halaman, serta menutup ventilasi rumah saat kondisi berdebu.
  3. Lindungi sumber air dan makanan dengan menutup rapat agar tidak terkontaminasi abu vulkanik.
  4. Bagi pengendara, khususnya roda dua, agar menggunakan kacamata, jaket, dan masker untuk melindungi mata, kulit, dan saluran pernapasan.
  5. Pantau informasi resmi hanya dari BMKG, PVMBG, dan BPBD. Jangan mudah percaya dan menyebarkan berita hoaks terkait erupsi.
  6. Segera periksa ke fasilitas kesehatan terdekat seperti puskesmas atau klinik apabila mengalami keluhan sesak napas, batuk berdahak, iritasi mata, atau gangguan kesehatan lainnya akibat abu.
Baca juga:  72 Tersangka Karhutla Terungkap, Polri Kejar Dalang Pembakaran

“Polri bersama pemerintah dan seluruh elemen masyarakat siap hadir untuk memberikan rasa aman dan perlindungan,” tegas AKP Humaedi.

Penyemprotan berlangsung aman dan tertib serta mendapat respons positif dari para pedagang. Mereka mengaku udara di sekitar pasar terasa lebih segar dan tidak berdebu setelah dilakukan penyemprotan.

Polsek Pasar Kemis memastikan akan terus berkoordinasi dengan BPBD, Kelurahan Kutabumi, dan instansi terkait untuk memantau situasi serta melakukan langkah antisipasi lanjutan apabila aktivitas vulkanik kembali meningkat.

Statemen Lurah Kutabumi

“Pada hari ini kami bersama jajaran Polsek Pasar Kemis, Pos BPBD Pasar Kemis, serta unsur terkait melaksanakan penyemprotan di wilayah Kelurahan Kutabumi, khususnya area Pasar Kutabumi.

Kegiatan ini merupakan langkah bersama untuk mengurangi dampak polusi udara akibat debu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau, sekaligus menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan bagi masyarakat.

Kami mengimbau kepada seluruh warga untuk tetap waspada, menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, menjaga kebersihan lingkungan, serta mengikuti arahan dari instansi terkait.

Atas nama Pemerintah Kelurahan Kutabumi dan masyarakat, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Polsek Pasar Kemis beserta jajaran dan Pos BPBD Pasar Kemis atas kepedulian dan sinerginya dalam membantu melindungi masyarakat.

Semoga sinergi ini terus terjaga demi Kutabumi yang aman, sehat, bersih, dan nyaman.” Tutup Lurah Kutabumi.

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rumah Zakat Bagikan 800 Masker di Stasiun Tangerang Pascaterjadinya Erupsi Gunung Krakatau
Abu Vulkanik Ganggu Jalan, Koramil 11 Pasar Kemis Turunkan Water Tank
Warga Tangerang Diminta Waspada, Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengintai
Anak Krakatau Kembali Erupsi, Ojol Diminta Waspada
Ratna Jumila A.Md.Keb., Ingatkan Bahaya Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau bagi Kesehatan
Ada Limbah B3 di Sawah Cikande? Hasil Deteksi Brimob Terungkap
Masyarakat Sudah Diminta Pilah Sampah, Lalu Pemerintah Mau Apa? Penggiat Lingkungan Soroti Sistem Tangsel
GMKI Palangka Raya Kritik Penanganan Karhutla Kalteng: Negara Harus Hadir Sebelum Asap
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 08:57 WIB

Abu Vulkanik Mengancam, Pasar Kutabumi Disemprot Besar-besaran

Rabu, 9 September 2026 - 12:34 WIB

Rumah Zakat Bagikan 800 Masker di Stasiun Tangerang Pascaterjadinya Erupsi Gunung Krakatau

Selasa, 8 September 2026 - 06:49 WIB

Abu Vulkanik Ganggu Jalan, Koramil 11 Pasar Kemis Turunkan Water Tank

Senin, 7 September 2026 - 08:40 WIB

Warga Tangerang Diminta Waspada, Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengintai

Minggu, 6 September 2026 - 23:50 WIB

Anak Krakatau Kembali Erupsi, Ojol Diminta Waspada

Berita Terbaru

Peristiwa & Bencana

Abu Vulkanik Mengancam, Pasar Kutabumi Disemprot Besar-besaran

Kamis, 10 Sep 2026 - 08:57 WIB