Karhutla Kalteng Anjlok: Dari 500 Ribu Jadi 7.000 Hektare

Avatar photo

Senin, 24 Agustus 2026 - 07:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, saat menyampaikan arahan dalam sebuah pertemuan.

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, saat menyampaikan arahan dalam sebuah pertemuan.

PALANGKA RAYA, Metrosiar – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengapresiasi kinerja Kepolisian Republik Indonesia bersama TNI dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) yang dinilai berhasil menekan luasan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) secara signifikan.

Apresiasi tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat melakukan kunjungan kerja ke Palangka Raya, Sabtu (22/8/2026).

Berdasarkan data yang disampaikan, luasan lahan yang terbakar di Kalimantan Tengah tahun ini berhasil ditekan menjadi sekitar 7.000 hektare. Angka tersebut jauh lebih rendah dibandingkan luasan karhutla pada sejumlah tahun sebelumnya, termasuk saat wilayah tersebut menghadapi cuaca ekstrem dan fenomena El Nino.

Pada 2015, luasan lahan terbakar di Kalteng tercatat lebih dari 500.000 hektare. Angka tersebut kemudian mencapai hampir 317.000 hektare pada 2019 dan hampir 165.000 hektare pada 2023.

“Presiden menilai penurunan tersebut merupakan buah dari kerja keras dan sinergitas seluruh unsur dalam penangan karhutla,” kata Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan saat dikonfirmasi awak media, Minggu (23/8/2026).

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, saat meninjau lokasi bersama sejumlah personel dan pejabat terkait.

Kapolda mengatakan, Presiden Prabowo juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan karhutla, mulai dari TNI-Polri, BPBD, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), hingga para relawan.

Baca juga:  Mobil Terjun ke Pembuangan Sampah di Tinabang, Diduga Tergelincir Akibat Jalan Licin

“Beliau mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur, termasuk Polri, TNI, BPBD, Manggala Agni, dan Masyarakat Peduli Api yang telah bekerja siang dan malam. Ini merupakan bukti negara hadir untuk melindungi masyarakat dari ancaman bencana asap,” ungkap Irjen Pol Iwan.

Penanganan karhutla diprioritaskan pada lima wilayah yang dinilai rawan, yakni Kota Palangka Raya, Kabupaten Pulang Pisau, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kabupaten Kotawaringin Timur, dan Kabupaten Kapuas.

Di lapangan, salah satu titik karhutla yang berada di kawasan hutan rawa dan perkebunan masyarakat tercatat memiliki luasan terbakar mencapai 32,5 hektare. Dari luasan tersebut, sebanyak 26,4 hektare berhasil dipadamkan melalui kerja sama dan respons cepat personel gabungan.

“Untuk mendukung percepatan penanganan dan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), personel gabungan yang terdiri dari TNI-Polri, BPBD, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta para relawan dikerahkan ke lokasi. Selain mengerahkan personel, berbagai peralatan pemadaman yang dimiliki turut diturunkan untuk mempercepat proses pemadaman dan mencegah api meluas ke area lainnya,” imbuhnya.

Baca juga:  Polisi Datang Saat Sumur Warga Kering, Ini yang Terjadi di Sindang Panon

Menurut Kapolda, dukungan sarana dan prasarana juga terus diperkuat, terutama untuk mengatasi kendala ketersediaan air di wilayah rawan karhutla.

“Presiden juga telah menyalurkan bantuan hampir 1.000 unit sumur bor dan alkon serta pemenuhan kebutuhan di lapangan, seperti helikopter water bombing, pompa air, mobil tangki, mobil pemadam, alat berat, flexible tank, dan sarana pendukung lainnya untuk mengatasi kendala air di lokasi gambut, sekaligus memastikan pemadaman dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan menjangkau seluruh titik rawan,” terang Kapolda.

Di akhir kesempatan, Kapolda Kalteng menegaskan komitmennya untuk terus menindaklanjuti arahan Presiden dan memperkuat sinergitas seluruh stakeholder dalam upaya pencegahan serta penanganan karhutla.

“Kami akan terus bekerja maksimal dan memperkuat sinergi di lapangan agar Kalimantan Tengah semakin aman dan terbebas dari ancaman asap akibat karhutla,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebakaran Hebat di Kramat, 30 Unit Damkar Dikerahkan!
Tinggal di Pinggir Cisadane, Anak-anak Kampung Cacing Disorot! Ada Apa?
Sedan Mercedes-Benz Terbakar di Cileungsi, Diduga Akibat Korsleting
11 Korban Ditemukan, 71 Masih Dicari: Operasi KM Virgo Diperpanjang
Karhutla Kalteng Makin Serius, Langkah Tegas Disiapkan
Kebakaran Hebat di Kebayoran Lama,18Rumah Terdampak
Galodo Terjang Arosuka, Kompleks Kantor Bupati Solok Ikut Terdampak
Enam Bulan Kekeringan, Warga Kampung Cerocoh Akhirnya Dapat Bantuan Air Bersih
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 23:19 WIB

Kebakaran Hebat di Kramat, 30 Unit Damkar Dikerahkan!

Minggu, 27 September 2026 - 20:32 WIB

Tinggal di Pinggir Cisadane, Anak-anak Kampung Cacing Disorot! Ada Apa?

Minggu, 27 September 2026 - 20:20 WIB

Sedan Mercedes-Benz Terbakar di Cileungsi, Diduga Akibat Korsleting

Minggu, 27 September 2026 - 16:47 WIB

11 Korban Ditemukan, 71 Masih Dicari: Operasi KM Virgo Diperpanjang

Rabu, 23 September 2026 - 00:00 WIB

Karhutla Kalteng Makin Serius, Langkah Tegas Disiapkan

Berita Terbaru

Nusantara

Kemarau Panjang Buka Jejak Kampung yang Tenggelam di WGM

Rabu, 14 Okt 2026 - 14:28 WIB

Nusantara

Prabowo Pilih Kepala BPGMN, Sosoknya Terungkap

Rabu, 14 Okt 2026 - 13:13 WIB