ASI Belum Keluar Setelah Melahirkan? Ini Penyebab dan Solusinya

Avatar photo

Minggu, 4 Mei 2025 - 12:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Ibu menyusui (Canva)

Ilustrasi Ibu menyusui (Canva)

Metrosiar – Menyusui langsung setelah melahirkan adalah momen yang sangat dinanti oleh banyak ibu.

Namun, tidak sedikit yang mengalami kendala karena ASI belum juga keluar.

Situasi ini dapat menimbulkan kecemasan, terlebih jika bayi terus menangis karena lapar.

Penyebab ASI Belum Keluar Setelah Persalinan

Berdasarkan informasi dari IDAI dan WHO, ASI tidak selalu langsung keluar dalam jumlah banyak setelah melahirkan.

Kolostrum, yaitu ASI pertama yang kaya akan antibodi, biasanya keluar dalam jumlah sedikit selama 1–3 hari pertama.

ASI transisi umumnya mulai mengalir lebih banyak pada hari ke-3 hingga ke-5.

Beberapa penyebab umum ASI belum keluar antara lain:

1. Stres dan kelelahan

Kondisi fisik dan emosional yang belum stabil bisa menghambat hormon oksitosin dan prolaktin, yang penting untuk produksi ASI.

Baca juga:  5 Kesalahan Umum Saat Sahur & Buka Puasa yang Sering Dilakukan dan Bisa Mengganggu Kesehatan serta Kelancaran Ibadah di Bulan Ramadhan

2. Persalinan dengan intervensi medis

Operasi caesar, induksi, atau penggunaan obat-obatan tertentu dapat memengaruhi refleks menyusui.

3. Masalah pelekatan bayi (latch on)

Bila bayi belum bisa menyusu dengan baik, stimulasi pada payudara menjadi kurang optimal.

4. Kondisi medis tertentu

Gangguan kesehatan seperti diabetes, masalah tiroid, atau PCOS dapat memengaruhi kelancaran ASI.

Langkah-Langkah yang Dapat Dilakukan

Tidak perlu panik. Berikut beberapa solusi yang dapat dicoba:

  • Lakukan skin-to-skin contact sesering mungkin
  • Kontak kulit langsung antara ibu dan bayi dapat merangsang hormon menyusui.
  • Susui secara rutin, meski ASI belum keluar banyak
Baca juga:  Diduga Langgar HAM, Tim Seleksi Pegawai Non-ASN Dinkes Kota Tangerang Disorot

Hisapan bayi adalah stimulasi alami terbaik bagi tubuh untuk mulai memproduksi ASI lebih banyak.

Gunakan pompa ASI secara berkala

  • Memompa setiap 2–3 jam dapat membantu merangsang produksi.

Jaga asupan makanan dan cairan

  • Konsumsi makanan bergizi dan cukup air putih setiap hari.
  • Konsultasi dengan konselor laktasi atau tenaga medis
  • Bantuan profesional dapat membantu mengevaluasi teknik menyusui dan memberikan saran yang sesuai.
  • Kondisi ASI belum keluar setelah melahirkan adalah hal yang umum terjadi.
  • Dukungan dari lingkungan sekitar dan bantuan tenaga medis sangat penting dalam proses menyusui.
  • Bila diperlukan, bisa dipertimbangkan pemberian ASI donor atau susu formula sesuai anjuran dokter.(*)

Editor : Ndaya Coya Wodo

Sumber Berita: Dari Berbagai Sumber

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Anak Krakatau Kembali Erupsi, Ojol Diminta Waspada
Ratna Jumila A.Md.Keb., Ingatkan Bahaya Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau bagi Kesehatan
Bakti Sosial Mabes Polri, Ratusan Driver Ojol Dapat Layanan Kesehatan Gratis
GMKI Palangka Raya Kritik Penanganan Karhutla Kalteng: Negara Harus Hadir Sebelum Asap
Karhutla Kalteng Jadi Sorotan GMKI Palangka Raya Bukan Sekadar Api
Apresiasi Ibu Lulus ASI Eksklusif, Dinkes Kab. Tangerang Gelar Wisuda ASI 2026 demi Cegah Stunting
Bangun Industri Kosmetik Berkualitas, PT Pillars Cosmetiklon Indonesia Utamakan Kepercayaan dan Inovasi
Indo Beauty Expo 2026 Jadi Langkah Strategis PT Pillars Cosmetiklon Indonesia Perluas Kemitraan Bisnis
Berita ini 37 kali dibaca
Ilustrasi seorang ibu yang sedang mencoba menyusui bayi yang baru lahir, namun mengalami kendala karena ASI belum keluar. Wajah ibu terlihat cemas, sementara bayi tampak rewel. Gambar ini menggambarkan situasi umum yang dialami sebagian ibu pasca melahirkan, di mana ASI tidak langsung keluar, dan pentingnya dukungan serta informasi untuk mengatasi masalah menyusui sejak dini.

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 23:50 WIB

Anak Krakatau Kembali Erupsi, Ojol Diminta Waspada

Minggu, 6 September 2026 - 11:42 WIB

Ratna Jumila A.Md.Keb., Ingatkan Bahaya Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau bagi Kesehatan

Selasa, 1 September 2026 - 08:38 WIB

Bakti Sosial Mabes Polri, Ratusan Driver Ojol Dapat Layanan Kesehatan Gratis

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:09 WIB

GMKI Palangka Raya Kritik Penanganan Karhutla Kalteng: Negara Harus Hadir Sebelum Asap

Minggu, 30 Agustus 2026 - 18:58 WIB

Karhutla Kalteng Jadi Sorotan GMKI Palangka Raya Bukan Sekadar Api

Berita Terbaru

Peristiwa & Bencana

Warga Tangerang Diminta Waspada, Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengintai

Senin, 7 Sep 2026 - 08:40 WIB

Kesehatan

Anak Krakatau Kembali Erupsi, Ojol Diminta Waspada

Minggu, 6 Sep 2026 - 23:50 WIB

Nusantara

Crownplay Events: Participating in Online Tournaments

Minggu, 6 Sep 2026 - 20:21 WIB

Nusantara

Stonevegas: A Guide to Scenic Drives and Views

Minggu, 6 Sep 2026 - 20:17 WIB

Nusantara

Stonevegas: A Guide to Scenic Drives and Views

Minggu, 6 Sep 2026 - 20:17 WIB