Wamenaker Noel Ebenezer Kena OTT KPK, Ini 3 Kontroversi yang Pernah Terjadi, Salah Satunya Janji Surga ke Buruh Sritex

Avatar photo

Kamis, 21 Agustus 2025 - 14:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamenaker RI Immanuel

Wamenaker RI Immanuel "Noel" Ebenezer ditangkap KPK lewat OTT, berikut 3 kontroversi kariernya yang jadi sorotan.(Instagram.com/@immanuelebenezer)

Metrosiar – Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) RI, Immanuel Ebenezer, tengah menjadi sorotan publik usai terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis (21/8/25).

Penangkapan pria yang akrab disapa Noel Ebenezer itu disebut terjadi pada Rabu malam, (20/8/25) WIB. Hingga kini, KPK belum mengumumkan secara detail perkara yang menjerat Noel.

Di balik kasus terbaru ini, Noel ternyata bukan sekali dua kali menuai kontroversi. Setidaknya, ada tiga peristiwa besar yang sempat menyeret namanya ke pusaran kritik publik.

1. Janji Tak Terpenuhi untuk Buruh Sritex

Pada Februari 2025, Noel pernah berjanji akan membantu ribuan buruh PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) massal. Ia menyebut pemerintah bakal mencarikan lapangan kerja baru.

Baca juga:  Kapolda Banten Bacakan Pancasila, Ada Pesan Kuat dari Gubernur

Namun, hingga kini janji tersebut tak kunjung terealisasi. Bahkan, di hari yang sama, Pengadilan Negeri Semarang memutuskan Sritex insolvensi atau tidak mampu membayar utang.

2. Pernyataan Soal Tagar #KaburAjaDulu

Masih di tahun yang sama, pada 17 Februari 2025, Noel kembali menuai kecaman usai berkomentar terkait tagar #KaburAjaDulu.

Ia sempat menyatakan, “Mau kabur, kabur sajalah. Kalau perlu jangan balik lagi,” ucapnya sambil tertawa di hadapan awak media.

Pernyataan itu dianggap meremehkan keresahan publik. Meski kemudian Noel menegaskan bahwa Kementerian Ketenagakerjaan tidak menaruh perhatian pada seruan tagar tersebut.

Baca juga:  Baru Dihuni Seminggu Rumah Bos Material di Kiarapayung Pakuhaji Ditinggal Dondel Maling

3. Dipolisikan Alumni 212

Kontroversi lama Noel juga terjadi pada 2019. Saat itu, ia dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh seorang alumni 212, Eka Gumilar, karena pernyataannya di televisi yang menyebut peserta aksi 212 sebagai “kelompok penghamba uang.”

Laporan tersebut mendapat perhatian publik karena dianggap melecehkan umat Muslim yang terlibat dalam aksi 212.

Kasus OTT KPK terhadap Wamenaker Immanuel Ebenezer menambah panjang daftar kontroversi yang membayangi karier politiknya. Publik kini menunggu kejelasan dari KPK terkait dugaan korupsi yang menyeret pejabat tersebut.*

Editor : Nedu Wodo Mezhe

Sumber Berita: Metrosiar

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HP Dibanting hingga LCD Pecah, Polsek Pasar Kemis Mediasi Dua Pekerja
Operasi Patuh Jaya 2026 Dimulai, 2.938 Personel Gabungan Dikerahkan
BYD Tabrak Beruntun, Ojol Terlindas di Panglima Polim
54 Ton Batu Hitam Diduga Disamarkan sebagai Kemiri, 5 Orang Ditangkap
Lucky Hakim minta maaf kepada pemilih usai Syaefudin ditahan Kejati Jabar. Ia memastikan roda pemerintahan Indramayu tetap berjalan.
Pabrik Obat Keras Ilegal Dibongkar, Polisi Ungkap Kapasitas 8 Juta Butir per Hari
Jimly Dorong Pansus, Polemik Syarat Cawapres 2024 Kembali Memanas
Geger! Polsek Pasar Kemis Sita 2.782 Butir Hexymer dan Tramadol di Serpong
Berita ini 31 kali dibaca
Wamenaker RI Immanuel "Noel" Ebenezer terjaring OTT KPK. Simak 3 kontroversi yang pernah menyeret namanya, dari buruh Sritex hingga kasus 212.

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:35 WIB

HP Dibanting hingga LCD Pecah, Polsek Pasar Kemis Mediasi Dua Pekerja

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:31 WIB

Operasi Patuh Jaya 2026 Dimulai, 2.938 Personel Gabungan Dikerahkan

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:01 WIB

BYD Tabrak Beruntun, Ojol Terlindas di Panglima Polim

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:28 WIB

54 Ton Batu Hitam Diduga Disamarkan sebagai Kemiri, 5 Orang Ditangkap

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Lucky Hakim minta maaf kepada pemilih usai Syaefudin ditahan Kejati Jabar. Ia memastikan roda pemerintahan Indramayu tetap berjalan.

Berita Terbaru