PPATK Luncurkan Sistem Detak MBG: Pengawasan Dana Program Makan Bergizi Gratis Lebih Ketat

Avatar photo

Kamis, 28 Agustus 2025 - 18:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi - PPATK luncurkan Detak MBG, sistem pengawasan keuangan baru untuk Program Makan Bergizi Gratis. Cegah korupsi, pastikan dana tepat sasaran. (bgn.go.id)

Foto Ilustrasi - PPATK luncurkan Detak MBG, sistem pengawasan keuangan baru untuk Program Makan Bergizi Gratis. Cegah korupsi, pastikan dana tepat sasaran. (bgn.go.id)

Metrosiar – Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) telah meluncurkan sistem baru bernama Deteksi Dini Transaksi Keuangan Mencurigakan pada Program Makan Bergizi Gratis (Detak MBG).

Sistem ini diluncurkan pada Kamis (28/8/25), sebagai upaya proaktif untuk mencegah penyalahgunaan dana publik dalam program prioritas nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).

Peluncuran Detak MBG ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara PPATK dan Badan Gizi Nasional (BGN).

Sistem ini dirancang untuk mendeteksi transaksi keuangan yang mencurigakan, yang berpotensi merugikan negara.

Kolaborasi antara PPATK, BGN, dan perbankan diharapkan bisa memastikan setiap rupiah dana rakyat digunakan sesuai peruntukannya.

Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana, menekankan sistem ini adalah amanat dari Presiden Prabowo Subianto untuk menjaga uang rakyat.

Baca juga:  Isu Ijazah Palsu Jokowi Mencuat Lagi, Gus Rofi: Biarkan Hukum Bicara!

“Presiden mengamanatkan agar pemerintah menjaga setiap rupiah uang rakyat,” ujar Ivan dalam keterangan tertulis.

Dukungan dari Berbagai Lembaga

Peluncuran sistem ini mendapat sambutan positif dari berbagai pihak, termasuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Wakil Ketua KPK, Agus Joko Pramono, menyebut Detak MBG sejalan dengan upaya KPK dalam mengamankan anggaran agar tidak dikorupsi.

Senada dengan KPK, Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama BGN, Nyoto Suwignyo, menilai mekanisme ini akan memperkuat akuntabilitas program MBG.

Apresiasi juga datang dari Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN), Muhammad Taufiq, yang menyebut Detak MBG sebagai “terobosan penting” dalam pengawasan dana pemerintah.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Rini Widyatini, juga mendukung penuh sistem ini.

Ia berharap Detak MBG dapat terintegrasi dengan sistem INAgov untuk memperkuat pengawasan lintas instansi.

Baca juga:  Densus 88 Benteng NKRI, PNIB Ingatkan Bahaya Laten Khilafah dan Radikalisme

“Dukungan dari Detak MBG ini, diharapkan dapat membantu program MBG ini dapat berjalan dengan optimal dan terhindar dari penyalahgunaan dana,” tegasnya.

Tujuan Utama Menjamin Keberhasilan Program MBG

Program Makan Bergizi Gratis sendiri merupakan inisiatif utama Presiden Prabowo Subianto.

Program ini bertujuan untuk membangun sumber daya manusia yang unggul dengan mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan produktif.

Dengan adanya Detak MBG, pemerintah memastikan program strategis ini berjalan lancar dan optimal, bebas dari praktik korupsi.

Peluncuran yang berlangsung di Jakarta ini dihadiri oleh berbagai pejabat penting, termasuk Wakil Kepala BPKP Agustina Arumsari, jajaran pimpinan PPATK, serta perwakilan dari berbagai kementerian terkait.*

Editor : Lisan Al-Ghaib

Sumber Berita: PPATK

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HP Dibanting hingga LCD Pecah, Polsek Pasar Kemis Mediasi Dua Pekerja
Operasi Patuh Jaya 2026 Dimulai, 2.938 Personel Gabungan Dikerahkan
BYD Tabrak Beruntun, Ojol Terlindas di Panglima Polim
54 Ton Batu Hitam Diduga Disamarkan sebagai Kemiri, 5 Orang Ditangkap
Lucky Hakim minta maaf kepada pemilih usai Syaefudin ditahan Kejati Jabar. Ia memastikan roda pemerintahan Indramayu tetap berjalan.
Pabrik Obat Keras Ilegal Dibongkar, Polisi Ungkap Kapasitas 8 Juta Butir per Hari
Jimly Dorong Pansus, Polemik Syarat Cawapres 2024 Kembali Memanas
Geger! Polsek Pasar Kemis Sita 2.782 Butir Hexymer dan Tramadol di Serpong
Berita ini 28 kali dibaca
Tag :
PPATK merilis sistem Detak MBG untuk mengawasi dana Program Makan Bergizi Gratis. Sistem ini bertujuan mencegah korupsi dan memastikan akuntabilitas. Kolaborasi PPATK, BGN, dan perbankan diharapkan membuat program strategis ini berjalan optimal.

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:35 WIB

HP Dibanting hingga LCD Pecah, Polsek Pasar Kemis Mediasi Dua Pekerja

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:31 WIB

Operasi Patuh Jaya 2026 Dimulai, 2.938 Personel Gabungan Dikerahkan

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:01 WIB

BYD Tabrak Beruntun, Ojol Terlindas di Panglima Polim

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:28 WIB

54 Ton Batu Hitam Diduga Disamarkan sebagai Kemiri, 5 Orang Ditangkap

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Lucky Hakim minta maaf kepada pemilih usai Syaefudin ditahan Kejati Jabar. Ia memastikan roda pemerintahan Indramayu tetap berjalan.

Berita Terbaru

Lurah Kutabumi, Ade Sunaryo, S.Pd., M.M. (kiri), bersama Camat Pasar Kemis, H. Nurhanudin, S.IP., M.Si. (kanan), meninjau kesiapan alat berat untuk pembangunan tanggul Saluran Pembuang Cipangodokan di Kelurahan Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

Tata Kelola & Konservasi

Jelang Pembangunan Tanggul Cipangodokan, Lurah Kutabumi Tekankan Hal Ini!

Selasa, 27 Okt 2026 - 18:40 WIB