Isu Ijazah Palsu Jokowi Mencuat Lagi, Gus Rofi: Biarkan Hukum Bicara!

Avatar photo

Senin, 6 Oktober 2025 - 13:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Metrosiar – Isu dugaan ijazah palsu mantan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo kembali mencuat ke publik setelah beredar kabar bahwa laporan hukum terkait pencemaran nama baik akan dicabut. Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Barisan Ksatria Nusantara (BKN), Gus Rofi Mukhlis, angkat bicara dan memberikan pandangannya kepada awak media MataElang24.com.

 

Dalam keterangannya, Gus Rofi berharap agar mantan Presiden Jokowi tidak mencabut laporan polisi yang telah dibuat di Polda Metro Jaya atas dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan oleh sekelompok pihak yang menuding bahwa ijazah Jokowi palsu.

Baca juga:  TERUNGKAP Kronologi Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni Bermain Domino Bersama Aziz Wellang, Begini Penjelasan Menteri Karding

 

“Saya berharap Pak Jokowi tidak mencabut laporannya di Polda Metro Jaya. Biarkan proses hukum berjalan sebagaimana mestinya, agar masyarakat mengetahui kebenaran terkait keaslian ijazah Pak Jokowi yang selama ini diduga palsu,” ujar Gus Rofi Mukhlis.

 

 

Menurutnya, pencabutan laporan justru akan menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat dan berpotensi memperkuat kecurigaan publik terhadap keaslian dokumen pendidikan mantan kepala negara tersebut.

 

“Kalau laporan itu dicabut, masyarakat akan semakin curiga bahwa benar selama ini Pak Jokowi menggunakan ijazah palsu. Jadi sebaiknya Polda Metro Jaya tetap melanjutkan proses hukum laporan tersebut, supaya yang hak tetap hak dan yang batil tetap batil,” tegasnya.

Baca juga:  DPRD Tangerang Desak Evaluasi Kontrak PSEL dengan PT OISN, Ada Apa?

 

 

Di akhir pernyataannya, Gus Rofi Mukhlis kembali menegaskan bahwa langkah terbaik adalah membiarkan proses hukum berjalan secara transparan dan profesional, tanpa intervensi apa pun, demi menjaga kepercayaan publik terhadap supremasi hukum di Indonesia.

 

“Terakhir, sebaiknya Pak Jokowi tidak perlu mencabut laporannya. Biarkan proses hukum berjalan, agar kebenaran bisa terungkap dengan terang benderang,” tutupnya.

Sumber Berita: Media online Mataelang24.com

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lurah Kutabumi Dukung Penuh Lomba Posko Tiga Pilar Tingkat Polresta Tangerang 2026.
Polda Banten Terima Penghargaan atas Keberhasilan Angkutan Lebaran 2026.
Polda Banten Raih Penghargaan Bergengsi, Ini Rahasia Sukses Angkutan Lebaran 2026
Riung: Permata yang Masih Tersembunyi, Kaya Budaya dan Pariwisata tetapi Sepi Promosi
Riung Disiapkan Jadi Ikon Pariwisata Berkelanjutan Flores, BDN: Masyarakat Harus Jadi Pelaku Utama
Terungkap! Ratusan Vape Narkoba Beredar di Batam, Tiga Orang Diciduk BNN
Tengah Malam Disisir Polisi, Ini Hasil Patroli Serentak di Serang
Momen Haru Jelang Hari Bhayangkara, Kapolda Banten Sambangi Mantan Kapolda
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:12 WIB

Lurah Kutabumi Dukung Penuh Lomba Posko Tiga Pilar Tingkat Polresta Tangerang 2026.

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:50 WIB

Polda Banten Terima Penghargaan atas Keberhasilan Angkutan Lebaran 2026.

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:20 WIB

Polda Banten Raih Penghargaan Bergengsi, Ini Rahasia Sukses Angkutan Lebaran 2026

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:18 WIB

Riung: Permata yang Masih Tersembunyi, Kaya Budaya dan Pariwisata tetapi Sepi Promosi

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:25 WIB

Terungkap! Ratusan Vape Narkoba Beredar di Batam, Tiga Orang Diciduk BNN

Berita Terbaru

Internasional

Bentuk Penghormatan Terhadap Bendera Arab Saudi Pada Piala Dunia 2026

Kamis, 18 Jun 2026 - 14:50 WIB