Metrosiar, Banten – Kegiatan Gebyar Bakti Sosial, Pasar Murah, dan Sunatan Massal yang diselenggarakan PKK RW 05 Kelurahan Kutabaru, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Sabtu (1/8/2026), mendapat apresiasi dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (DP3AKKB) Provinsi Banten. Kegiatan tersebut dinilai sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan keluarga, pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Kasi DP3AKKB Provinsi Banten, Ervi Irviliani, S.E., mengatakan bahwa peran aktif PKK bersama masyarakat menjadi salah satu pilar penting dalam mewujudkan keluarga yang mandiri, sehat, dan sejahtera. Menurutnya, program yang menggabungkan bakti sosial, pasar murah, serta sunatan massal merupakan bentuk nyata kolaborasi yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Gebyar Bakti Sosial dan Pasar Kaget Palugada RW 05 bukan hanya sekadar acara. Ini adalah wujud nyata kepedulian kepada sesama sekaligus langkah konkret dalam menguatkan ekonomi keluarga,” ujar Ervi Irviliani.
Ia menjelaskan, kegiatan seperti ini memiliki korelasi yang kuat dengan tugas dan fungsi DP3AKKB Provinsi Banten. Melalui pemberdayaan UMKM yang banyak digerakkan oleh kaum perempuan, keluarga memperoleh peluang meningkatkan pendapatan. Di sisi lain, pelaksanaan sunatan massal menjadi bagian dari upaya mendukung tumbuh kembang anak melalui akses layanan kesehatan yang lebih mudah dijangkau masyarakat.

Selain itu, keterlibatan kader PKK dan masyarakat dalam menyelenggarakan kegiatan sosial dinilai mampu memperkuat fungsi keluarga sebagai lingkungan pertama dalam membentuk generasi yang sehat, mandiri, dan berkarakter. Semangat gotong royong yang terbangun juga menjadi modal sosial dalam menciptakan lingkungan yang ramah bagi perempuan dan anak.
Ervi mengaku terkesan dengan antusiasme warga selama kegiatan berlangsung. Stan UMKM dipenuhi pengunjung, masyarakat berbondong-bondong memanfaatkan pasar murah, sementara rangkaian bakti sosial berjalan dengan tertib dan penuh semangat kebersamaan.
> “Warga RW 05 Kutabaru sangat kompak. Stan UMKM ramai, masyarakat antusias berbelanja, dan kegiatan bakti sosialnya benar-benar menyentuh. Terasa sekali semangat gotong royong yang menjadi kekuatan masyarakat di sini,” katanya.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah, PKK, kader, pelaku UMKM, dan masyarakat seperti yang ditunjukkan RW 05 Kutabaru patut menjadi contoh bagi wilayah lain. Kolaborasi tersebut membuktikan bahwa pembangunan keluarga tidak hanya dilakukan melalui program pemerintah, tetapi juga tumbuh dari kepedulian dan partisipasi aktif masyarakat.
Melalui kegiatan ini, DP3AKKB Provinsi Banten berharap semakin banyak komunitas dan lingkungan yang menghadirkan program-program berbasis keluarga, pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, serta penguatan ekonomi masyarakat. Dengan demikian, kualitas hidup keluarga di Provinsi Banten dapat terus meningkat melalui semangat kebersamaan dan gotong royong.









