Polresta Tangerang Kawal Aksi Penolakan PIK 2 di Tugu Mauk dengan Pendekatan Humanis dan Profesional

Selasa, 11 November 2025 - 11:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi M. Indra Waspada memimpin apel kesiapan pengamanan aksi unjuk rasa “Selamatkan Tanah Leluhur” di halaman Kantor Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, pada Selasa (11/11/2025).

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi M. Indra Waspada memimpin apel kesiapan pengamanan aksi unjuk rasa “Selamatkan Tanah Leluhur” di halaman Kantor Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, pada Selasa (11/11/2025).

Tangerang, Metrosiar — Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tangerang, Polda Banten, berhasil menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif selama aksi unjuk rasa bertajuk “Selamatkan Tanah Leluhur” di kawasan Tugu Mauk, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, pada Selasa (11/11/2025).

Aksi yang diikuti ratusan massa ini merupakan bentuk penyampaian pendapat di muka umum terkait penolakan proyek Pantai Indah Kapuk (PIK) 2. Meski sempat terjadi ketegangan antar dua kelompok masyarakat, petugas di lapangan berhasil mengendalikan situasi dengan cepat dan humanis, sehingga kegiatan tetap berjalan aman dan tertib.

Kapolresta Tangerang Pimpin Langsung Pengamanan

Pengamanan dipimpin langsung oleh Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi M. Indra Waspada A., S.H., S.I.K., M.M., M.Si., yang sebelumnya memimpin apel kesiapan di lokasi. Sebanyak 325 personel gabungan diterjunkan, terdiri dari anggota Polresta Tangerang, Polda Banten, Kodim 0510/Tigaraksa, Koramil Mauk, serta unsur Satpol PP, Damkar, dan Dishub Kabupaten Tangerang.

“Kami menurunkan total 500 personel untuk memastikan kegiatan berjalan aman. Hari ini ada dua agenda besar: aksi unjuk rasa dan kegiatan istighosah. Alhamdulillah, keduanya berlangsung kondusif,” ujar Kombes Pol Andi M. Indra Waspada di sela kegiatan.

Pendekatan Humanis dan Preventif di Lapangan

Dalam pengamanan aksi ini, Polresta Tangerang mengedepankan pendekatan humanis, preemtif, dan preventif. Petugas aktif berinteraksi dengan peserta aksi untuk menenangkan situasi serta mencegah provokasi.

“Kami selalu mengutamakan komunikasi dan dialog. Setiap warga berhak menyampaikan pendapat selama dilakukan dengan tertib dan menghormati hukum,” tegas Kapolresta Tangerang.

Sekitar pukul 14.00 WIB, ketegangan sempat terjadi saat kelompok masyarakat pro-PIK 2 datang ke lokasi aksi. Namun berkat kesigapan dan komunikasi persuasif petugas, situasi dapat dikendalikan tanpa insiden bentrokan.

“Kami imbau semua pihak menahan diri, tidak terpancing emosi, dan mengutamakan musyawarah. Kepolisian hadir untuk memastikan semuanya berjalan damai,” tambah Wakapolresta Tangerang.

Sinergi TNI–Polri dan Pemerintah Daerah

Pengamanan aksi dilakukan secara terpadu oleh TNI–Polri dan pemerintah daerah. Kodim 0510/Tigaraksa serta Koramil 09/Mauk turut mengawasi situasi, sementara Satpol PP, Dishub, dan Damkar mengatur kelancaran arus lalu lintas serta keamanan lingkungan.

Baca juga:  Menteri Raja Juli Antoni, Domino, dan Hutan yang Hampir Tumbang

Sinergi antarinstansi ini menjadi kunci keberhasilan menjaga suasana tetap aman, sekaligus menjamin hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi tanpa mengganggu ketertiban umum.

Baca juga:  Trans Borneo Railway Makin Dekat Terwujud, Studi Kelayakan Rampung 2026

Aksi Berakhir Aman dan Damai

Menjelang sore, kegiatan ditutup dengan pembacaan deklarasi tuntutan dan doa bersama. Sekitar pukul 16.26 WIB, seluruh peserta membubarkan diri dengan tertib dan damai. Tidak ada laporan kerusakan fasilitas umum maupun korban luka.

“Terima kasih kepada seluruh peserta aksi, tokoh masyarakat, serta unsur TNI dan pemerintah daerah yang telah bersinergi menjaga situasi tetap damai,” ujar Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi M. Indra Waspada.

Rincian kekuatan pengamanan gabungan:

  • 40 personel Polda Banten

  • 20 personel TNI

  • 235 personel Polresta Tangerang

  • 15 personel Satpol PP

  • 15 personel Damkar dan Dishub

Kapolresta menegaskan, Polresta Tangerang berkomitmen mengawal setiap penyampaian pendapat secara tertib dan berlandaskan hukum, demi menjaga keseimbangan antara kebebasan berekspresi dan keamanan masyarakat.

“Kepolisian hadir untuk semua pihak. Kami menjamin hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi, sekaligus memastikan keamanan tetap terjaga bagi seluruh warga,” pungkasnya dengan nada humanis.

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Digerebek Saat Main Game! Dua Tukang Sortir Ini Ternyata Bandar Narkoba
Daycare Little Aresha, Ruang Penitipan yang Menjelma Jadi Labirin Trauma
Geger Penembakan di Gala Dinner Gedung Putih, Ini Sosok Cole Tomas Allen, Sang Guru Terbaik yang Menjadi Pelaku
Gugatan Jusuf Hamka Dikabulkan, MNC Kena Rp531 Miliar!
Mahkamah Agung Menghentikan Diskriminasi Hukum Terhadap Hendra Lie, Gus Rofi : “Harusnya Korupsinya Di Usut”
Heboh! Dua Remaja di Cikande Menghilang Sejak Awal April, Ini Kata Polisi
Ketum BKN: Mundurnya KABAIS Bukti Tanggung Jawab Moral atas Kasus Andrie Yunus
Terbongkar! Senpi Ilegal Diselundupkan dari Lampung, Dua Orang Diciduk di Merak
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 20:03 WIB

Digerebek Saat Main Game! Dua Tukang Sortir Ini Ternyata Bandar Narkoba

Minggu, 26 April 2026 - 17:28 WIB

Daycare Little Aresha, Ruang Penitipan yang Menjelma Jadi Labirin Trauma

Minggu, 26 April 2026 - 15:44 WIB

Geger Penembakan di Gala Dinner Gedung Putih, Ini Sosok Cole Tomas Allen, Sang Guru Terbaik yang Menjadi Pelaku

Kamis, 23 April 2026 - 14:50 WIB

Gugatan Jusuf Hamka Dikabulkan, MNC Kena Rp531 Miliar!

Selasa, 21 April 2026 - 21:51 WIB

Mahkamah Agung Menghentikan Diskriminasi Hukum Terhadap Hendra Lie, Gus Rofi : “Harusnya Korupsinya Di Usut”

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi/AI

Peristiwa & Bencana

Perjalanan Terakhir Teteh, Baru Kembali Kerja, Kini Pergi untuk Selamanya

Rabu, 29 Apr 2026 - 19:06 WIB