Eka Kurniawan buka suara soal video viral keributan warga terkait limbah Bakso Bintang 2 di Semarang. Ia mengaku terpancing emosi.

Avatar photo

Kamis, 5 November 2026 - 00:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Metrosiar – Pria berbaju hitam yang viral setelah terlibat adu mulut dengan warga terkait pembuangan limbah warung Bakso Bintang 2 di Semarang akhirnya angkat bicara. Pria bernama Eka Kurniawan (56) itu mengaku sempat terbawa emosi saat berusaha menengahi perselisihan tersebut.

Eka menjelaskan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 22.30 WIB. Saat mendengar keributan di depan rumahnya, ia keluar untuk mengetahui persoalan sekaligus mencoba meredam ketegangan antara kedua pihak.

“Jadi malam sekitar jam 22.30 ramai di depan rumah. Kemudian saya keluar. Saya mencoba memediasi, menengahi permasalahannya apa,” kata Eka di warung Bakso Bintang 2, dilansir detikJateng, Rabu (4/11/2026).

Ia mengaku sempat meminta warga yang berselisih agar tidak melanjutkan keributan dan menyelesaikan persoalan melalui pengurus RT.

“Saya ngomong ‘sudahlah malam-malam nggak usah ribut-ribut, suara keras kan nggak bagus. Monggo lapor ke RT supaya ditindaklanjuti RT di forum warga,” lanjutnya.

Baca juga:  Kompol Cosmas Kaju Gae Dipecat Tidak Hormat, Menengadah dan Membuat Tanda Salib Saat Putusan Dibacakan

Diketahui, Eka merupakan pengurus RT yang tinggal di seberang warung Bakso Bintang 2, tepat di samping rumah warga yang memprotes pembuangan limbah bakso ke saluran got di depan rumahnya.

Eka menegaskan dirinya bukan pemilik maupun karyawan warung bakso tersebut. Ia mengaku hanya berusaha menengahi persoalan yang terjadi di lingkungan tempat tinggalnya.

Namun, situasi justru memanas ketika perkataannya mendapat respons yang menurutnya memancing emosi.

“Saya terpancing emosi karena ketika saya ngomong seperti itu, dia ngomong ‘saya harus pakai bahasa apa? Bahasa hewan atau bahasa binatang?’. Otomatis saya terpancing emosi, karena saya orang tua kok,” ungkapnya

Terkait persoalan limbah yang menjadi pemicu keributan, Eka menyebut cairan yang dibuang ke saluran got merupakan limbah rumah tangga dari aktivitas pencucian piring.

Baca juga:  Tumpukan Sampah Dibersihkan Massal, Aksi Forkopimcam Jadi Sorotan

Menurutnya, proses pembuangan limbah dari warung tersebut telah melalui penanganan menggunakan mikroba untuk mengurangi bau sebelum dialirkan ke saluran got.

“Seperti ketika kita cuci piring di rumah mengalir ke selokan. Dan Bakso Bintang itu sudah treatment pakai mikroba anti bau, baru dibuang. Itu masih diguyur air bersih 5 galon paling nggak,” tuturnya.

Eka mengaku ingin menjelaskan duduk perkara sebenarnya. Namun, ia menilai situasi sudah terlanjur memanas sehingga peristiwa yang beredar di media sosial tidak menggambarkan keseluruhan kejadian.

“Saya cuma pengin jelasin itu sebenarnya, tapi dia sudah ngegas. Jadi, duduk permasalahannya nggak sebagaimana yang viral di sosmed, dipotong-potong videonya,” lanjutnya.

 

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sugiono Geram! Dugaan Penyadapan Presiden Disebut Insubordinasi, Mengarah ke Makar
Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo Mengarah ke Makar, Penyidik Dalami Motifnya
HP Dibanting hingga LCD Pecah, Polsek Pasar Kemis Mediasi Dua Pekerja
Operasi Patuh Jaya 2026 Dimulai, 2.938 Personel Gabungan Dikerahkan
BYD Tabrak Beruntun, Ojol Terlindas di Panglima Polim
54 Ton Batu Hitam Diduga Disamarkan sebagai Kemiri, 5 Orang Ditangkap
Lucky Hakim minta maaf kepada pemilih usai Syaefudin ditahan Kejati Jabar. Ia memastikan roda pemerintahan Indramayu tetap berjalan.
Pabrik Obat Keras Ilegal Dibongkar, Polisi Ungkap Kapasitas 8 Juta Butir per Hari
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 00:02 WIB

Eka Kurniawan buka suara soal video viral keributan warga terkait limbah Bakso Bintang 2 di Semarang. Ia mengaku terpancing emosi.

Rabu, 4 November 2026 - 23:46 WIB

Sugiono Geram! Dugaan Penyadapan Presiden Disebut Insubordinasi, Mengarah ke Makar

Rabu, 4 November 2026 - 23:30 WIB

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo Mengarah ke Makar, Penyidik Dalami Motifnya

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:35 WIB

HP Dibanting hingga LCD Pecah, Polsek Pasar Kemis Mediasi Dua Pekerja

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:31 WIB

Operasi Patuh Jaya 2026 Dimulai, 2.938 Personel Gabungan Dikerahkan

Berita Terbaru