Bakar” Semangat MABA dalam Kuliah Umum, Ray Bena Ungkap Pernah Dibesarkan STKIP Citra Bakti

Avatar photo

Kamis, 28 Agustus 2025 - 09:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Ngada, Raymundus Bena menerima Plakat Penghargaan dari STKIP Citra Bakti Ngada usai memberikan kuliah umum kepada mahasiswa baru. (Foto; Elfrat Dhena)

Bupati Ngada, Raymundus Bena menerima Plakat Penghargaan dari STKIP Citra Bakti Ngada usai memberikan kuliah umum kepada mahasiswa baru. (Foto; Elfrat Dhena)

Metrosiar- Bupati Ngada, Raymundus Bena membakar semangat Mahasiswa Baru STKIP Citra Bakti Ngada dalam kuliah umum yang digelar di kampus tersebut, Rabu (27/8/25).

Dengan suara yang lantang, Bupati Ngada yang akrab disapa Ray Bena ini memberikan motivasi kepada ratusan mahasiswa baru sembari mengungkapkan bahwa Ia pernah dibesarkan di kampus itu tatkala dirinya menjadi dosen.

“Saya pernah dibesarkan disini. Jadi ini tempat yang cocok untuk kalian. Jadikanlah kampus ini seperti rumah kalian,” ucapnya.

Kehadiran Ray Bena selaku orang pertama di Kabupaten Ngada menjadikan suasana PKKMB seolah-olah “dihipnotis”. Bahagia bercampur bangga terlihat di raut wajah ratusan mahasiswa dan para dosen.

Dalam pidatonya dihadapan ratusan mahasiswa dan para dosen, Bupati Ray Bena memaparkan pentingnya Empat Pilar Kebangsaan dalam bingkai membangun Ngada Yang Unggul, Mandiri dan Berbudaya.

Bupati Ngada menjelaskan, Pancasila merupakan Idelogi Negara yang menjadi landasan bagi pembangunan bangsa dan negara, termasuk membangun Ngada.

Dalam membangun Kabupaten Ngada lanjut Ray Bena, Pancasila menjadi landasan yang unggul, mandiri dan berbudaya.

Dengan menjadikan Pancasila sebagai landasan utama, Kabupaten Ngada terus bergerak maju dalam pembangunan yang berkeadilan, berkelanjutan dan berjiwa gotong royong tanpa meninggalkan akar budaya dan jati diri masyarakat lokal, tuturnya.

Baca juga:  Bantah Alasan Bunuh Diri Karena Buku dan Bulpen, Bupati Ngada Ungkap Sejumlah Temuan Tim Internal Dibalik Kematian Bocah 10 Tahun

Lebih lanjut kata Ray Bena, UUD 1945 merupakan Konstitusi Negara yang menjadi landasan bagi pembangunan bangsa dan negara.

Pancasila menjadi dasar moral dan ideologi untuk menumbuhkan karakter unggul dan berbudaya dalam diri masyarakat Ngada, tambah Ray Bena.

UUD 1945 menjadi landasan pembangunan Kabupaten Ngada yang demokratis dan berkeadilan.

Ia menjelaskan, dalam konteks pembangunan daerah, UUD 1945 memberi dasar hukum yang kuat untuk menciptakan pemerintahan yang transparan, partisipatif dan akuntabel, serta memastikan seluruh masyarakat mendapatkan akses yang adil terhadap hasil pembangunan, tanpa memandang latar belakang sosial, ekonomi dan budaya.

Dengan demikian tutur Ray Bena, UUD 1945 menjadi landasan hukum untuk mewujudkan pemerintahan yang adil, demokratis dan menjamin hak-hak warga dalam memperoleh pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan.

Selanjutnya NKRI merupakan bentuk negara yang menjadi landasan bagi persatuan dan kesatuan bangsa.

NKRI ujar Ray Bena, menjadi landasan bagi pembangunan Kabupaten Ngada yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Kabupaten Ngada adalah bagian yang tak terpisahkan dari satu kesatuan yang utuh. Dalam kerangka NKRI lanjut Dia, pembangunan daerah tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan menjadi bagian dari rencana pembangunan nasional yang terintegrasi.

Dalam bingkai tersebut tukas Ray Bena, NKRI memastikan bahwa pembangunan di Ngada, selaras dengan arah pembangunan nasional, terintegrasi dan saling menopang antar wilayah.

Baca juga:  Hadiri Wisuda Mahasiswa/I STKIP CBN, Ketua DPRD Ngada: Jadilah Pembawa Harapan

Ray Bena menambahkan, Bhineka Tunggal Ika yang adalah pilar keempat merupakan semboyan negara yang menjadi landasan kesatuan dan persatuan bangsa.

Bhineka Tunggal Ika menjadi landasan pembangunan Kabupaten Ngada yang inklusif dan harmonis, ketus Dia.

Menurut Ray Bena, di Kabupaten Ngada ada beragam etnis, budaya, bahasa, dan agama. Semboyan Bhineka Tunggal Ika kata Ray Bena, bukan hanya menjadi semboyan simbolik, melainkan juga nilai dasar dalam proses pembangunan daerah.

Pemerintah daerah ungkap Dia, memberikan ruang yang adil dan setara bagi seluruh elemen masyarakat untuk terlibat, berpartisipasi dan merasakan manfaat pembangunan tanpa membedakan latar belakang, imbuh Ray Bena.

Lebih jauh kata Dia, Bhineka Tunggal Ika menjamjn bahwa seluruh warga dari berbagai latar belakang budaya, adat dan agama mendapat ruang dan kesempatan yang sama dalam pembangunan secara inklusif dan harmonis.

Bersinerginya Empat Pilar Kebangsaan tersebut dengan Visi Daerah, maka pembangunan di Kabupaten Ngada lanjut Ray Bena, diarahkan tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga untuk menumbuhkan kemandirian, memperkuat identitas budaya, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dan menjaga kelestarian alam sebagai warisan bagi generasi mendatang, tutup Bupati Ngada, Raymundus Bena.

Editor : Frans Dhena

Sumber Berita: Metrosiar

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kontingen MAS Nurul Falah Sepatan Siap Berlaga di Olimpiade Madrasah Indonesia OMI 2026
Jakut Hub Dorong Gen Z Jakarta Utara Naik Kelas Lewat Teknologi Digital
Pendidikan gratis dibuka,Gograber Dpw Tangsel sasar warga putus sekolah
Penggiat Lingkungan Tangsel Soroti Sampah: “Masalah Sampah Bukan Soal Anggaran!”
Plafon SDN Kutajaya 2 Nyaris Ambruk, Kepsek Minta Segera Direhab
Electrical Skill Competition Vol. 2 PNM Buka Kompetisi PLC untuk Mahasiswa, Pendaftaran Gelombang 2 Segera Berakhir
Pengawas Sekolah Pakuhaji H. Nanang Kusnadi Kobarkan Semangat Pramuka di Sekolah
Lingkungan SDN Buaran Mangga 4 Pakuhaji Makin Asri Bersih dan Nyaman
Berita ini 107 kali dibaca
Bersinerginya Empat Pilar Kebangsaan tersebut dengan Visi Daerah, maka pembangunan di Kabupaten Ngada lanjut Ray Bena, diarahkan tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga untuk menumbuhkan kemandirian, memperkuat identitas budaya, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dan menjaga kelestarian alam sebagai warisan bagi generasi mendatang, tutup Bupati Ngada, Raymundus Bena.

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 13:26 WIB

Kontingen MAS Nurul Falah Sepatan Siap Berlaga di Olimpiade Madrasah Indonesia OMI 2026

Jumat, 4 September 2026 - 22:59 WIB

Jakut Hub Dorong Gen Z Jakarta Utara Naik Kelas Lewat Teknologi Digital

Jumat, 4 September 2026 - 04:34 WIB

Pendidikan gratis dibuka,Gograber Dpw Tangsel sasar warga putus sekolah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:42 WIB

Penggiat Lingkungan Tangsel Soroti Sampah: “Masalah Sampah Bukan Soal Anggaran!”

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:23 WIB

Plafon SDN Kutajaya 2 Nyaris Ambruk, Kepsek Minta Segera Direhab

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Kasus Dugaan Penganiayaan Advokat di Bogor, Jadi Tersangka

Selasa, 8 Sep 2026 - 10:44 WIB