Fahri Hamzah di Gelora Talks: Serukan Konsolidasi Nasional dan Kritik Politik Liberal

Avatar photo

Kamis, 2 Januari 2025 - 19:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Metrosiar, Jakarta — Gelora Talks bertajuk “Menyongsong Momentum Indonesia, Refleksi 2024 dan Proyeksi 2025” yang digelar di Jakarta pada Rabu (1/1/2025) menghadirkan Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (Wamen PKP), Fahri Hamzah, sebagai narasumber utama.

Dalam forum tersebut, Fahri menyampaikan pandangannya terhadap dinamika politik nasional serta harapan besar terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto di tahun mendatang.

Dalam paparannya, Fahri mengkritik sistem politik liberal yang menurutnya menjadi sumber perpecahan di tengah masyarakat.

Ia menilai bahwa model politik liberal cenderung menciptakan pertikaian di tingkat akar rumput, karena praktik adu domba, saling menghina, hingga menumbuhkan ketidakharmonisan antar sesama anak bangsa.

Baca juga:  Daftar Lengkap Pejabat Baru Polresta Tangerang, Sejumlah Kapolsek hingga Kasat Berganti

“Efek pertengkaran di akar rumput disebabkan karena politik liberal sebagai centang perenang, saling adu domba, menghina dan bertengkar,” ujar Fahri.

Lebih lanjut, ia menyoroti kelemahan sistem politik liberal yang diterapkan di negara-negara Barat, terutama dalam hal konsolidasi dan rendahnya nilai-nilai moral.

Fahri menegaskan pentingnya Indonesia memiliki arah politik yang mencerminkan jati diri bangsa sendiri.

Fahri berharap Presiden Prabowo mampu mengambil peran sebagai pemimpin utama dalam konsolidasi nasional melalui kebijakan-kebijakan strategis.

Menurutnya, Prabowo harus menjadi komando dalam bidang politik, ekonomi, dan sosial untuk mengarahkan bangsa menuju harmoni dan kemajuan.

“Pak Prabowo harus menjadi komando politik, komando ekonomi, dan komando sosial. Dalam komando politik ini diharapkan menjadi konsolidasi politik nasional,” terangnya.

Baca juga:  Reshuffle Kabinet Merah Putih 2025: Gerindra Dominan, Ini Daftar Lengkap Menteri Baru

Fahri juga menyatakan optimisme tahun 2025 akan menjadi momen penting bagi Presiden Prabowo untuk memperkuat keharmonisan sosial serta membina umat agar lebih terstruktur dalam pembangunan nasional.

Menutup pernyataannya, Fahri menyinggung pidato Presiden Prabowo di Forum D8, yang dinilai mencerminkan visi besar Indonesia di kancah global.

Ia menyampaikan keyakinan Partai Gelora bahwa Indonesia bisa masuk dalam lima besar kekuatan dunia.

“Partai Gelora optimis Indonesia menuju kekuatan lima besar dunia dan menjadi negara kuat. Kita harus bersatu dan mempunyai nuklir untuk menjadi negara hebat dan bisa bantu Palestina,” pungkasnya.(*)

Editor : Ndaya Coya Wodo

Sumber Berita: https://Metrosiar.com

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahfuz Sidik Prediksi Perang Dingin Baru AS-Tiongkok dalam 5-15 Tahun
PDIP NTT Turun Saat Rakyat Terluka oleh Gempa, Patris: Kami Ada Bersama Mereka
Revisi UU Pemilu Disorot, Gelora Dorong Prosedur Lebih Sederhana
DPR Kaji Pembentukan Lembaga Khusus Pengelola Aset Sitaan dan Rampasan Negara
13 Tindak Pidana Masuk RUU Perampasan Aset, Korupsi hingga Pertambangan Jadi Sasaran
Lurah Pakuhaji Pastikan Penyaluran Bansos Beras Lancar dan Tertib
Karhutla Kalteng Jadi Sorotan GMKI Palangka Raya Bukan Sekadar Api
Muktamar NU 2026, Harapan KH Marsudi Suhud Membawa Gagasan NU Mandiri, Cerdas, dan Merakyat
Berita ini 104 kali dibaca
Fahri juga menyatakan optimisme bahwa tahun 2025 akan menjadi momen penting bagi Presiden Prabowo untuk memperkuat keharmonisan sosial serta membina umat agar lebih terstruktur dalam pembangunan nasional.

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 15:21 WIB

Mahfuz Sidik Prediksi Perang Dingin Baru AS-Tiongkok dalam 5-15 Tahun

Minggu, 6 September 2026 - 09:57 WIB

PDIP NTT Turun Saat Rakyat Terluka oleh Gempa, Patris: Kami Ada Bersama Mereka

Selasa, 1 September 2026 - 15:02 WIB

Revisi UU Pemilu Disorot, Gelora Dorong Prosedur Lebih Sederhana

Selasa, 1 September 2026 - 13:41 WIB

DPR Kaji Pembentukan Lembaga Khusus Pengelola Aset Sitaan dan Rampasan Negara

Selasa, 1 September 2026 - 12:01 WIB

13 Tindak Pidana Masuk RUU Perampasan Aset, Korupsi hingga Pertambangan Jadi Sasaran

Berita Terbaru

Personel penyidik (kiri) bersama dua orang lainnya (tengah dan kanan) melakukan pemeriksaan terhadap barang temuan berupa jeriken dalam rangka proses penyelidikan.

Peristiwa & Bencana

Tiga Barang Temuan di Selat Sunda Dipastikan Bukan Milik KM Arupadhatu 1

Minggu, 13 Sep 2026 - 18:11 WIB

Sejumlah tokoh menghadiri pembukaan pameran seni “Bersimpuh di Kaki Para Guru” di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta. Para pengunjung tampak mengamati karya-karya yang dipamerkan.

Nusantara

Kapolri Hadiri Pameran Nasirun, Ada Pesan untuk Para Guru

Minggu, 13 Sep 2026 - 18:07 WIB