Bersih-Bersih Banten Lama! Kapolda Turun Langsung Gaungkan Gerakan Indonesia Asri

Avatar photo

Sabtu, 7 Februari 2026 - 01:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Banten Irjen Pol Hengki turun langsung dalam aksi bersih-bersih bersama personel dan petugas kebersihan, menunjukkan komitmen nyata menjaga kebersihan dan keasrian kawasan Banten Lama.

Kapolda Banten Irjen Pol Hengki turun langsung dalam aksi bersih-bersih bersama personel dan petugas kebersihan, menunjukkan komitmen nyata menjaga kebersihan dan keasrian kawasan Banten Lama.

Kota Serang, Metrosiar – Kapolda Banten Irjen Pol Hengki memimpin apel pagi yang dilanjutkan dengan Gerakan Indonesia Asri (aman, sehat, resik, dan indah) sebagai bentuk dukungan terhadap program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di wilayah hukum Polda Banten. Kegiatan tersebut digelar di kawasan Masjid Agung Banten Lama, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, pada Jumat (06/01).

Gerakan Indonesia Asri menjadi tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia terkait penanganan sampah secara nasional dan terpadu. Program ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang bersih, tertata, dan berkelanjutan.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan, Sekretaris Daerah Provinsi Banten Deden Apriandhi Hartawan, para pejabat utama Polda Banten, Kapolresta Serang Kota Kombes Pol Yudha Satria, serta diikuti personel Polda Banten, unsur TNI, instansi terkait, dan pelajar.

Baca juga:  Steven Wongso Resmi Menjadi Seorang Mualaf
Kapolda Banten Irjen Pol Hengki memimpin apel pagi bersama jajaran Polda Banten, TNI, dan instansi terkait sebelum pelaksanaan Gerakan Indonesia Asri di kawasan Masjid Agung Banten Lama, Kota Serang.

Dalam amanatnya, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menegaskan bahwa Gerakan Indonesia Asri merupakan komitmen bersama seluruh elemen bangsa dalam menjaga kelestarian lingkungan serta membangun kesadaran kolektif masyarakat.

“Sebagaimana arahan Bapak Presiden Republik Indonesia, penanganan sampah harus dilakukan secara serius dan berkelanjutan. Melalui Gerakan Indonesia Asri, kita berkomitmen mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, resik, dan indah sebagai tanggung jawab bersama,” ujar Kapolda Banten.

Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan kurve dan penataan lingkungan di kawasan Banten Lama menjadi simbol kuat sinergitas antara TNI-Polri, pemerintah daerah, Forkopimda, dan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung gerakan nasional Indonesia Asri.

“Kawasan Banten Lama memiliki nilai historis, religius, dan budaya yang sangat tinggi. Menjaga kebersihan dan keasriannya bukan hanya bentuk kepedulian terhadap lingkungan, tetapi juga implementasi kebijakan nasional dalam menciptakan ruang publik yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat,” jelasnya.

Baca juga:  Heboh Potongan Dana Kompensasi, Dedi Mulyadi Siap Tempuh Jalur Hukum

Lebih lanjut, Kapolda Banten mengapresiasi seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan menekankan pentingnya menjadikan Gerakan Indonesia Asri sebagai budaya dan kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya mengajak seluruh peserta apel dan masyarakat untuk menjadikan Gerakan Indonesia Asri sebagai perilaku nyata, mulai dari mengelola sampah, menjaga kebersihan lingkungan, hingga menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama demi mewujudkan Banten yang aman, sehat, resik, dan indah serta masyarakat yang sejahtera,” tutup Kapolda Banten.

Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan aksi bersih-bersih dan penataan kawasan Masjid Agung Banten Lama guna menciptakan suasana yang aman, nyaman, serta representatif sebagai destinasi religi dan sejarah di Provinsi Banten.

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolri Hadiri Pameran Nasirun, Ada Pesan untuk Para Guru
Uskup Agung Ende Serukan Bangkit dari Reruntuhan: Pascagempa, Gereja Harus Hadir dan Perkuat Solidaritas
Tak Peduli Medan Berat, PMI Ngada Tembus Riung Barat Antar Harapan untuk Penyintas Gempa
Tangis Iringi Kepergian Ibu Maria Felnditi
Tak Mau Warga Lama Mengungsi, BNPB Percepat Pembangunan Huntara di Ngada
Tanggap Darurat Tinggal Hitungan Hari, BNPB Gaspol Kejar Huntara Ngada Rampung 1,5 Bulan
Polres Ngada Bongkar 3 Kasus Kriminal: Motor Digondol, Pertalite Disedot, hingga Kasus Seksual Anak
PMI Ngada Gaspol Tangani Dampak Gempa, Selter hingga Kelas Darurat Dibangun
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 18:07 WIB

Kapolri Hadiri Pameran Nasirun, Ada Pesan untuk Para Guru

Minggu, 13 September 2026 - 07:03 WIB

Uskup Agung Ende Serukan Bangkit dari Reruntuhan: Pascagempa, Gereja Harus Hadir dan Perkuat Solidaritas

Minggu, 13 September 2026 - 06:21 WIB

Tak Peduli Medan Berat, PMI Ngada Tembus Riung Barat Antar Harapan untuk Penyintas Gempa

Jumat, 11 September 2026 - 18:43 WIB

Tak Mau Warga Lama Mengungsi, BNPB Percepat Pembangunan Huntara di Ngada

Jumat, 11 September 2026 - 18:00 WIB

Tanggap Darurat Tinggal Hitungan Hari, BNPB Gaspol Kejar Huntara Ngada Rampung 1,5 Bulan

Berita Terbaru

Personel penyidik (kiri) bersama dua orang lainnya (tengah dan kanan) melakukan pemeriksaan terhadap barang temuan berupa jeriken dalam rangka proses penyelidikan.

Peristiwa & Bencana

Tiga Barang Temuan di Selat Sunda Dipastikan Bukan Milik KM Arupadhatu 1

Minggu, 13 Sep 2026 - 18:11 WIB

Sejumlah tokoh menghadiri pembukaan pameran seni “Bersimpuh di Kaki Para Guru” di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta. Para pengunjung tampak mengamati karya-karya yang dipamerkan.

Nusantara

Kapolri Hadiri Pameran Nasirun, Ada Pesan untuk Para Guru

Minggu, 13 Sep 2026 - 18:07 WIB