Waspada! Bahaya bagi Mata Anak yang Sering Melihat Handphone: Risiko Rabun Jauh, Mata Lelah, Paparan Cahaya Biru, dan Gangguan Kesehatan Lainnya

Avatar photo

Sabtu, 22 Februari 2025 - 02:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Handphone telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, termasuk bagi anak-anak (Dok. Freepik)

Handphone telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, termasuk bagi anak-anak (Dok. Freepik)

Metrosiar – Di era digital saat ini, handphone telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, termasuk bagi anak-anak. Meskipun teknologi dapat memberikan manfaat edukatif, terlalu sering menatap layar handphone dapat membawa dampak negatif bagi perkembangan anak. Berikut adalah beberapa bahaya yang perlu diwaspadai:

Menatap layar handphone terlalu lama dapat menyebabkan sindrom mata digital
Menatap layar handphone terlalu lama dapat menyebabkan sindrom mata digital (Dok. Freepik)

1. Gangguan Kesehatan Mata

Menatap layar handphone terlalu lama dapat menyebabkan sindrom mata digital, yang ditandai dengan mata kering, tegang, dan lelah. Cahaya biru dari layar juga berisiko merusak retina jika digunakan secara berlebihan.

2. Gangguan Tidur

Paparan cahaya biru dari handphone pada malam hari dapat menghambat produksi melatonin, hormon yang membantu tidur. Akibatnya, anak menjadi sulit tidur, mengalami gangguan tidur, dan kurang konsentrasi di sekolah.

3. Penurunan Konsentrasi dan Fokus

Anak yang sering bermain handphone cenderung mengalami kesulitan dalam berkonsentrasi dan fokus dalam belajar. Konten yang cepat berubah di media sosial atau game dapat membuat mereka sulit untuk mempertahankan perhatian dalam jangka panjang.

Baca juga:  Gelombang PHK Awal 2025: Lebih dari 18 Ribu Pekerja Kehilangan Pekerjaan, Lonjakan Tajam Terjadi di Jawa Tengah

4. Risiko Keterlambatan Perkembangan Sosial

Penggunaan handphone yang berlebihan dapat mengurangi interaksi sosial anak dengan teman sebaya dan keluarga. Hal ini dapat menghambat perkembangan keterampilan komunikasi dan empati mereka.

Dok. Freepik

5. Potensi Kecanduan

Anak yang terlalu sering menggunakan handphone berisiko mengalami kecanduan digital, yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, mengurangi minat terhadap kegiatan fisik, dan menyebabkan gangguan emosional seperti kecemasan atau depresi.

6. Dampak Negatif pada Perkembangan Mental

Konten yang tidak pantas atau berlebihan dapat mempengaruhi perkembangan mental anak. Paparan media sosial yang berlebihan juga bisa menyebabkan anak merasa tidak percaya diri atau membandingkan diri dengan orang lain secara tidak sehat.

Baca juga:  Proyek Rehabilitasi Tanggul Sungai Cipasilian Diduga Minim Pengawasan

Cara Mengatasi Penggunaan Handphone Berlebihan pada Anak

1. Tetapkan batas waktu penggunaan – Terapkan aturan waktu layar harian yang jelas.

2. Ajak anak melakukan aktivitas lain – Dorong mereka untuk bermain di luar, membaca buku, atau melakukan hobi lain.

3. Gunakan fitur parental control – Batasi akses anak terhadap konten yang tidak sesuai.

4. Berikan contoh yang baik – Orang tua juga harus mengurangi penggunaan handphone saat bersama anak.

5. Jalin komunikasi yang baik – Diskusikan bahaya dan manfaat teknologi dengan anak agar mereka lebih bijak dalam menggunakannya.

Dengan mengelola penggunaan handphone secara bijak, orang tua dapat membantu anak mendapatkan manfaat teknologi tanpa mengorbankan kesehatan dan perkembangan mereka.

 

Sumber Berita: Red

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tokoh Masyarakat Puas, Pelayanan Puskesmas Kutabumi Tuai Apresiasi
Vape Ini Bukan Vape Biasa, Pakar UMY Ungkap Risiko Napas Berhenti
Stadion Benteng Reborn Makin Ramai, Sachrudin Dorong Tangerang Jadi Kota Sport Tourism
10 Sesat Pikir yang Diam-Diam Bisa Menjebak Cara Berpikir
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia, PDIP Kehilangan Sosok Seniman Besar
Enam Gunung Api Erupsi Bersamaan, Driver Ojol Diminta Waspada
Anak Krakatau Kembali Erupsi, Ojol Diminta Waspada
Ratna Jumila A.Md.Keb., Ingatkan Bahaya Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau bagi Kesehatan
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:20 WIB

Tokoh Masyarakat Puas, Pelayanan Puskesmas Kutabumi Tuai Apresiasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:33 WIB

Vape Ini Bukan Vape Biasa, Pakar UMY Ungkap Risiko Napas Berhenti

Selasa, 29 September 2026 - 09:05 WIB

Stadion Benteng Reborn Makin Ramai, Sachrudin Dorong Tangerang Jadi Kota Sport Tourism

Sabtu, 26 September 2026 - 09:41 WIB

10 Sesat Pikir yang Diam-Diam Bisa Menjebak Cara Berpikir

Sabtu, 26 September 2026 - 08:49 WIB

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia, PDIP Kehilangan Sosok Seniman Besar

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Jimly Dorong Pansus, Polemik Syarat Cawapres 2024 Kembali Memanas

Kamis, 15 Okt 2026 - 13:51 WIB

Nusantara

Kemarau Panjang Buka Jejak Kampung yang Tenggelam di WGM

Rabu, 14 Okt 2026 - 14:28 WIB

Nusantara

Prabowo Pilih Kepala BPGMN, Sosoknya Terungkap

Rabu, 14 Okt 2026 - 13:13 WIB