Romi Juji: DPRD Ngada Komitmen Dorong Kebijakan Penguatan Peran Bidan

Avatar photo

Sabtu, 11 April 2026 - 13:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DRRD Kabupaten Ngada, Romilus Juji ketika memberikan sambutan dalam Muscab IV IBI Cabang Ngada. (Foto: Elfrat Frans Dhena)

Ketua DRRD Kabupaten Ngada, Romilus Juji ketika memberikan sambutan dalam Muscab IV IBI Cabang Ngada. (Foto: Elfrat Frans Dhena)

Bajawa.Metrosiar-  DPRD Kabupaten Ngada berkomitmen mendorong kebijakan dan alokasi anggaran yang berpihak pada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, termasuk penguatan peran bidan di seluruh wilayah Kabupaten Ngada.

Hal ini disampaikan langsung Ketua DPRD Ngada, Romilus Juji dalam sambutannya ketika menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) IV Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Ngada, Jumat (10/4/26) di Bajawa.

Hadir dalam Muscab kali ini, Wakil Bupati Ngada Bernadinus Dhey Ngebu, Ketua Tim Penggerak PKK Ngada Blandina Mamo, Pengurus IBI Daerah Provinsi NTT, Asisten 3 Setda Ngada, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ngada, sejumlah stakeholder, para bidan senior, serta pengurus dan anggota IBI cabang Ngada.

Romi Juji sapaan akrab Ketua DPRD Ngada memberikan apresiasi dan penghargaan kepada IBI Cabang Ngada atas terselenggaranya Muscab tersebut.

Politisi Partai Golkar ini mengatakan, Musyawarah Cabang merupakan momentum penting dalam memperkuat konsolidasi organisasi, mengevaluasi program kerja, serta merumuskan arah kebijakan organisasi ke depan yang lebih adaptif dan responsif terhadap tantangan pelayanan kesehatan.

Menurut Sekretaris DPD Golkar Ngada ini, tema yang diangkat dalam Muscab kali ini sangat relevan dengan kondisi dan kebuthan saat ini yakni “Satukan Langkah dalam Transformasi Kesehatan untuk Penguatan Pelayanan Kebidanan Berkesinambungan Berbasis Bukti dalam Mewujudkan Masyarakat Ngada yang Unggul, Mandiri dan Berbudaya”, sebut Romi mengutip tema Muscab.

Baca juga:  Kecamatan Pasar Kemis Raih Penghargaan Percepatan Stunting di HUT ke 393 Kab Tangerang

Dia mengungkapkan, bidan memiliki peran strategis dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususya dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak. Bidan adalah garda terdepan yang hadir langsung di tengah masyarakat, memberikan pelayanan sejak masa kehamilan, persalinan, hingga nifas dan tumbuh kembang anak.

“Transformasi kesehatan yang kita dorong saat ini harus diiringi dengan peningkatan kualitas pelayanan kebidanan yang berkesinambungan dan berbasis bukti. Hal ini, penting agar setiap tindakan dan pelayanan yang diberikan benar-benar memberikan manfaat optimal, aman, dan sesuai dengan standar profesi.,” tegasnya.

Romi bilang, DPRD Ngada sebagai lembaga legislatif memiliki fungsi pengawasan, pengganggaran, dan legislasi yang terus mendukung pembangunan di sektor kesehatan.

“Kami berkomitmen untuk mendorong kebijakan dan alokasi anggaran yang berpihak pada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, termasuk penguatan peran bidan di seluruh wilayah Kabupaten Ngada,” ungkapnya.

Dia berharap, melalui Muscab ini akan lahir kepengurusan yang solid, profesional, dan mampu menjawab tantangan zaman, serta terus menjalin sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan lainnya.

Pada kesempatan tersebut Romi Juji mengajak seluruh bidan di Kabupaten Ngada untuk terus meningkatkan kompetensi, menjaga etika profesi, serta memperkuat pelayanan yang humanis, berkualitas, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Baca juga:  Jalan Bagus, Warga Desa Banyu Asih Rasakan Dampak Positif Pembangunan Infrastruktur

Jika dikaitkan dengan fungsi DPRD, maka peran IBI memiliki korelasi yang sangat erat dalam fungsi legislasi, anggaran dan pengawasan.

Dalam fungsi legislasi Romi menjelaskan, DPRD memiliki kewenangan dalam pembentukan Peraturan Daerah. Masukan dari IBI sangat penting dalam hal penyusunan regulasi tentang kesehatan ibu dan anak; perlindungan profesi bidan; dan penguatan pelayanan kesehatan berbasis masyarakat.

Selanjutya fungsi anggaran (budgeting). DPRD bersama pemerintah daerah menetapkan APBD yang dalam hal ini data dan rekomendasi dari IBI menjadi dasar penyusunan anggaran kesehatan, mendorong peningkatan fasilitas kesehatan, peningkatan SDM, mendukung operasional tenaga bidan di lapangan, serta mendukung keberadaan dan keberlanjutan organisasi.

Fungsi pengawasan. DPRD melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan kebijakan daerah. Melalui sinergi dengan IBI, DPRD dapat memastikan kualitas pelayanan kesehatan, mengawal program penurunan stunting dan angka kematian ibu dan anak serta mengevaluasi distribusi tenaga kesehatan.

Romi Juji berharap agar kegiatan Muscab ini berjalan dengan lancar dan menghasilkan keputusan-keputusan terbaik bagi kemajuan organisasi serta peningkatan kualitas pelayanan kebidanan di Kabupaten Ngada.*

Editor : Frans Dhena

Sumber Berita: Metrosiar

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolri Hadiri Pameran Nasirun, Ada Pesan untuk Para Guru
Uskup Agung Ende Serukan Bangkit dari Reruntuhan: Pascagempa, Gereja Harus Hadir dan Perkuat Solidaritas
Tak Peduli Medan Berat, PMI Ngada Tembus Riung Barat Antar Harapan untuk Penyintas Gempa
Tangis Iringi Kepergian Ibu Maria Felnditi
Tak Mau Warga Lama Mengungsi, BNPB Percepat Pembangunan Huntara di Ngada
Tanggap Darurat Tinggal Hitungan Hari, BNPB Gaspol Kejar Huntara Ngada Rampung 1,5 Bulan
Polres Ngada Bongkar 3 Kasus Kriminal: Motor Digondol, Pertalite Disedot, hingga Kasus Seksual Anak
PMI Ngada Gaspol Tangani Dampak Gempa, Selter hingga Kelas Darurat Dibangun
Berita ini 30 kali dibaca
Romi Juji sapaan akrab Ketua DPRD Ngada memberikan apresiasi dan penghargaan kepada IBI Cabang Ngada atas terselenggaranya Muscab tersebut. Politisi Partai Golkar ini mengatakan, Musyawarah Cabang merupakan momentum penting dalam memperkuat konsolidasi organisasi, mengevaluasi program kerja, serta merumuskan arah kebijakan organisasi ke depan yang lebih adaptif dan responsif terhadap tantangan pelayanan kesehatan. Menurut Sekretaris DPD Golkar Ngada ini, tema yang diangkat dalam Muscab kali ini sangat relevan dengan kondisi dan kebuthan saat ini yakni “Satukan Langkah dalam Transformasi Kesehatan untuk Penguatan Pelayanan Kebidanan Berkesinambungan Berbasis Bukti dalam Mewujudkan Masyarakat Ngada yang Unggul, Mandiri dan Berbudaya”, sebut Romi mengutip tema Muscab.

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 18:07 WIB

Kapolri Hadiri Pameran Nasirun, Ada Pesan untuk Para Guru

Minggu, 13 September 2026 - 07:03 WIB

Uskup Agung Ende Serukan Bangkit dari Reruntuhan: Pascagempa, Gereja Harus Hadir dan Perkuat Solidaritas

Minggu, 13 September 2026 - 06:21 WIB

Tak Peduli Medan Berat, PMI Ngada Tembus Riung Barat Antar Harapan untuk Penyintas Gempa

Jumat, 11 September 2026 - 18:43 WIB

Tak Mau Warga Lama Mengungsi, BNPB Percepat Pembangunan Huntara di Ngada

Jumat, 11 September 2026 - 18:00 WIB

Tanggap Darurat Tinggal Hitungan Hari, BNPB Gaspol Kejar Huntara Ngada Rampung 1,5 Bulan

Berita Terbaru

Personel penyidik (kiri) bersama dua orang lainnya (tengah dan kanan) melakukan pemeriksaan terhadap barang temuan berupa jeriken dalam rangka proses penyelidikan.

Peristiwa & Bencana

Tiga Barang Temuan di Selat Sunda Dipastikan Bukan Milik KM Arupadhatu 1

Minggu, 13 Sep 2026 - 18:11 WIB

Sejumlah tokoh menghadiri pembukaan pameran seni “Bersimpuh di Kaki Para Guru” di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta. Para pengunjung tampak mengamati karya-karya yang dipamerkan.

Nusantara

Kapolri Hadiri Pameran Nasirun, Ada Pesan untuk Para Guru

Minggu, 13 Sep 2026 - 18:07 WIB