Update Kasus Lima Mayat di Indramayu Naik ke Tahap Penyidikan

Kamis, 4 September 2025 - 15:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi - Polisi naikkan status kasus penemuan lima mayat di Indramayu ke tahap penyidikan setelah ditemukan indikasi tindak pidana. (DOK. Polres Indramayu)

Foto Ilustrasi - Polisi naikkan status kasus penemuan lima mayat di Indramayu ke tahap penyidikan setelah ditemukan indikasi tindak pidana. (DOK. Polres Indramayu)

Metrosiar – Polisi resmi menaikkan status kasus penemuan lima mayat dalam satu liang di Kelurahan Paoman, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, ke tahap penyidikan.

Kasi Humas Polres Indramayu, AKP Tarno, menyatakan peningkatan status perkara dilakukan setelah tim penyidik menemukan adanya indikasi tindak pidana dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Penyidik meyakini ada peristiwa pidana pada kasus ini,” kata Tarno di Mapolres Indramayu, Kamis (4/9/25).

Meski begitu, Tarno belum merinci lebih lanjut mengenai tindak pidana yang dimaksud.

Baca juga:  BREAKING NEWS: Nadiem Makarim Jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi Chromebook

Ia mengatakan proses penyidikan masih berjalan dan informasi lebih lengkap akan dirilis di kemudian hari.

“Sedang kami dalami, nanti akan kami rilis lebih lanjut,” tambahnya.

Polres Indramayu mendapat dukungan penuh dari Polda Jawa Barat dan Bareskrim Polri dalam mengungkap kasus ini. Sejak kasus mencuat pada Senin (1/9/25), polisi sudah melakukan olah TKP sebanyak empat kali.

Menurut Tarno, olah TKP bisa dilakukan berulang kali sesuai kebutuhan penyidik.

“Kalau diperlukan, kami akan melakukan olah TKP sebanyak mungkin,” ujarnya.

Baca juga:  KPK Tetapkan Wamenaker Immanuel Ebenezer Tersangka Pemerasan Sertifikat K3

Ia juga meminta doa dan dukungan masyarakat agar kasus segera terungkap.

“Kami mohon masyarakat bersabar dan yang terpenting kami memohon doanya. Mudah-mudahan kasus ini cepat terungkap,” katanya.

Insiden penemuan lima mayat yang diduga satu keluarga ini terjadi pada Senin (1/9/25) sore.

Para korban ditemukan terkubur di belakang rumah dalam satu liang yang sama.

Identitas korban yakni H Sahroni (75), anaknya Budi (45), menantu Euis (40), serta dua anak Budi dan Euis yang masing-masing berusia 6 tahun dan bayi berusia 8 bulan.*

Editor : Lisan Al-Ghaib

Sumber Berita: Metrosiar

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Daycare Little Aresha, Ruang Penitipan yang Menjelma Jadi Labirin Trauma
Geger Penembakan di Gala Dinner Gedung Putih, Ini Sosok Cole Tomas Allen, Sang Guru Terbaik yang Menjadi Pelaku
Gugatan Jusuf Hamka Dikabulkan, MNC Kena Rp531 Miliar!
Mahkamah Agung Menghentikan Diskriminasi Hukum Terhadap Hendra Lie, Gus Rofi : “Harusnya Korupsinya Di Usut”
Heboh! Dua Remaja di Cikande Menghilang Sejak Awal April, Ini Kata Polisi
Ketum BKN: Mundurnya KABAIS Bukti Tanggung Jawab Moral atas Kasus Andrie Yunus
Terbongkar! Senpi Ilegal Diselundupkan dari Lampung, Dua Orang Diciduk di Merak
Reformasi Polri Masuk Babak Awal, Yusril Bocorkan Arah Revisi UU Kepolisian
Berita ini 9 kali dibaca
Polres Indramayu resmi meningkatkan status kasus penemuan lima mayat dalam satu liang ke tahap penyidikan. Polisi meyakini ada indikasi tindak pidana setelah serangkaian olah TKP. Korban yang ditemukan merupakan satu keluarga terdiri dari kakek, anak, menantu, dan dua cucu. Penyidikan melibatkan Polda Jabar dan Bareskrim Polri.

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 17:28 WIB

Daycare Little Aresha, Ruang Penitipan yang Menjelma Jadi Labirin Trauma

Minggu, 26 April 2026 - 15:44 WIB

Geger Penembakan di Gala Dinner Gedung Putih, Ini Sosok Cole Tomas Allen, Sang Guru Terbaik yang Menjadi Pelaku

Kamis, 23 April 2026 - 14:50 WIB

Gugatan Jusuf Hamka Dikabulkan, MNC Kena Rp531 Miliar!

Selasa, 21 April 2026 - 21:51 WIB

Mahkamah Agung Menghentikan Diskriminasi Hukum Terhadap Hendra Lie, Gus Rofi : “Harusnya Korupsinya Di Usut”

Sabtu, 11 April 2026 - 11:43 WIB

Heboh! Dua Remaja di Cikande Menghilang Sejak Awal April, Ini Kata Polisi

Berita Terbaru

Kondisi rangkaian KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line mengalami kerusakan parah akibat tabrakan di Stasiun Bekasi Timur yang menewaskan sejumlah korban.

Peristiwa & Bencana

Tragis! Korban Tewas Tabrakan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Timur Bertambah

Selasa, 28 Apr 2026 - 07:39 WIB

Puluhan buah durian hasil panen tersusun rapi di teras rumah warga sebelum dipasarkan, menunjukkan melimpahnya hasil panen durian

Advertorial

Durian Pelali Tak Habis-Habis, Ternyata Ini Penyebabnya!

Senin, 27 Apr 2026 - 23:31 WIB

Foto Ilustrasi/Gemini

Hukum & Kriminal

Daycare Little Aresha, Ruang Penitipan yang Menjelma Jadi Labirin Trauma

Minggu, 26 Apr 2026 - 17:28 WIB