Durian Pelali Tak Habis-Habis, Ternyata Ini Penyebabnya!

Senin, 27 April 2026 - 23:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan buah durian hasil panen tersusun rapi di teras rumah warga sebelum dipasarkan, menunjukkan melimpahnya hasil panen durian

Puluhan buah durian hasil panen tersusun rapi di teras rumah warga sebelum dipasarkan, menunjukkan melimpahnya hasil panen durian

Kabupaten Enrekang, Metrosiar – Peminat buah durian di wilayah Pelali, Desa Buntu Pema, Kecamatan Curio, Sulawesi Selatan, terus mengalami peningkatan dalam enam bulan terakhir. Tingginya minat masyarakat ini tidak lepas dari promosi aktif yang dilakukan para penjual melalui media sosial seperti TikTok dan Facebook.

Musim durian yang biasanya berlangsung dalam waktu tertentu, kini justru terus berlanjut lebih lama dari biasanya. Kondisi ini menjadi perhatian masyarakat sekitar, para penjual, hingga kurir pengantar durian yang ikut merasakan meningkatnya permintaan.

Baca juga:  Musrenbang Sindangsari 2027 Digelar Khidmat—Aspirasi Warga Ini Jadi Sorotan!
Durian yang telah dikemas siap dikirim oleh kurir ke berbagai daerah, memenuhi tingginya permintaan pelanggan berkat promosi melalui media sosial.

Menurut para penjual, anomali cuaca menjadi salah satu penyebab utama musim berbuah durian berlangsung lebih panjang. Tidak semua pohon durian berbuah secara bersamaan, sehingga masa panen menjadi lebih lama dan pasokan buah tetap tersedia hingga sekarang.

Selain pembeli dari sekitar Kecamatan Curio, banyak peminat datang dari luar daerah setelah melihat promosi di media sosial. Penjualan pun semakin meningkat karena pembeli dapat langsung memesan durian melalui platform digital dan dikirim oleh kurir ke berbagai lokasi.

Baca juga:  Desa Jadi Benteng Terakhir: BNN Ajak Kades Perangi Narkoba dari Akar Rumput

Masyarakat sekitar menyambut baik kondisi ini karena turut memberikan dampak positif bagi perekonomian warga setempat. Para penjual berharap musim durian yang panjang ini dapat terus berlangsung sehingga pendapatan mereka tetap stabil.

Sumber Berita: Metrosiar

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sampah Jadi Uang! Warga RW 12 Kutabumi Siap Jalankan Program Bank Sampah
Situ Warung Rebo: Ramai Pengunjung, Warga Raup Peluang Usaha
Home Prospek Nine Stars Buka Peluang Sehat dan Cuan
Home Prospek Nine Stars di Serang: Edukasi Diabetes dan Peluang Usaha yang Menarik Perhatian
Bawa Sampah Dapat Ilmu! Cara Unik Squad Nusantara Solear Ajarkan Anak-anak Komputer Gratis
Pelatihan “Dari Emisi ke Profit”: Perkuat Kapasitas Pengelolaan Karbon di Era Transisi Energi
Panen Profit dari Karbon: Pelatihan Ekonomi Hijau dan Carbon Credit untuk Bisnis Berkelanjutan
Membangun Sukses dengan Hati, Inspirasi Emotional Intelligence, Dr. Benny Bernadus dari Daya Mitra Bersama Global Jakarta Hadir untuk Anda

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 23:31 WIB

Durian Pelali Tak Habis-Habis, Ternyata Ini Penyebabnya!

Sabtu, 25 April 2026 - 19:54 WIB

Sampah Jadi Uang! Warga RW 12 Kutabumi Siap Jalankan Program Bank Sampah

Senin, 20 April 2026 - 18:05 WIB

Situ Warung Rebo: Ramai Pengunjung, Warga Raup Peluang Usaha

Senin, 20 April 2026 - 17:19 WIB

Home Prospek Nine Stars Buka Peluang Sehat dan Cuan

Minggu, 19 April 2026 - 23:39 WIB

Home Prospek Nine Stars di Serang: Edukasi Diabetes dan Peluang Usaha yang Menarik Perhatian

Berita Terbaru

Puluhan buah durian hasil panen tersusun rapi di teras rumah warga sebelum dipasarkan, menunjukkan melimpahnya hasil panen durian

Advertorial

Durian Pelali Tak Habis-Habis, Ternyata Ini Penyebabnya!

Senin, 27 Apr 2026 - 23:31 WIB

Foto Ilustrasi/Gemini

Hukum & Kriminal

Daycare Little Aresha, Ruang Penitipan yang Menjelma Jadi Labirin Trauma

Minggu, 26 Apr 2026 - 17:28 WIB

Petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan api yang melalap area gudang, dengan kobaran api masih terlihat cukup besar di latar belakang.

Peristiwa & Bencana

Gudang Packaging di Sepatan Tangerang Dilalap Api, 8 Unit Damkar Dikerahkan!

Minggu, 26 Apr 2026 - 17:07 WIB