Kemenag Luncurkan Gerakan Wakaf Pendidikan Islam, Dorong Kemandirian Madrasah dan Pesantren

Avatar photo

Minggu, 17 Agustus 2025 - 18:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Agama Nasaruddin Umar. (Istimewa)

Menteri Agama Nasaruddin Umar. (Istimewa)

Metrosiar – Kementerian Agama (Kemenag) resmi meluncurkan program Gerakan Wakaf Pendidikan Islam sebagai upaya memperkuat ekosistem filantropi Islam di Indonesia.

Program ini digagas melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam bekerja sama dengan Badan Wakaf Indonesia (BWI), dengan mengusung tema “Menumbuhkembangkan Ekosistem Wakaf Pendidikan Islam untuk Indonesia.”

Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam sambutannya menegaskan pentingnya wakaf sebagai pilar strategis untuk masa depan generasi bangsa.

“Pada hari ini, mari kita me-launching anak kunci surga yang bernama wakaf ini dengan bersama-sama membaca surat Al-Fatihah,” ujar Menag saat meresmikan program tersebut di Jakarta, Sabtu (16/8/25).

Ia menambahkan, gerakan ini sejalan dengan salah satu program Asta Protas Kementerian Agama, khususnya di bidang pemberdayaan ekonomi umat.

“Gerakan wakaf pendidikan Islam ini menjadi langkah strategis dalam mewujudkan kemandirian madrasah, pesantren, dan perguruan tinggi keagamaan Islam,” ucap Nasaruddin.

Baca juga:  Misa Paskah Dijaga Ketat, Polisi dan Gegana Siaga Penuh di Pasar Kemis

Masuk RPJMN 2025–2029 dan Inpres Nomor 8 Tahun 2025

Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amin Suyitno, dalam laporannya menyampaikan program wakaf ini termasuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.

Inisiatif ini juga sejalan dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2025 mengenai optimalisasi dana sosial keagamaan produktif.

“Peluang dan potensi wakaf kita lebih dari 180 Triliun. Disamping jika kita bicara soal zakat juga maka totalnya mencapai 327 Triliun,” ungkap Suyitno.

Sinergi dengan Badan Wakaf Indonesia

Ketua BWI sekaligus Sekretaris Jenderal Kemenag, Kamaruddin Amin, menyebutkan Indonesia memiliki 484 badan wakaf serta 61 bank penghimpun wakaf uang.

Baca juga:  Squad Nusantara Kab Tangerang Gandeng Polresta Tangerang Sosialisasikan UU Lalu Lintas

“Kita perlu mengajak mereka bersinergi dan berkolaborasi sekaligus mendorong mereka untuk mengajak masyarakat berwakaf,” jelas Kamaruddin.

Berdasarkan data BWI, saat ini terdapat 448 lembaga kenadziran. Kamaruddin mendorong Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) agar ikut menjadi nadzir wakaf uang.

“Ada beberapa kendala dan kita sedang mencari solusinya, agar dalam waktu yang tidak terlalu lama Perguruan Tinggi Islam bisa menjadi nadzir wakaf uang langsung. Mudah-mudahan kita berhasil memproduktifkan aset wakaf kita yang jumlahnya sangat besar,” pungkasnya.

Peluncuran program ini turut dihadiri Pejabat Eselon II Ditjen Pendidikan Islam, jajaran BWI, Rektor PTKIN se-Indonesia, serta pejabat eselon I–III di lingkungan Kemenag. Hadir pula guru-guru madrasah baik secara luring maupun daring.*

Editor : Lisan Al-Ghaib

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Sekadar KKN! 254 Mahasiswa STKIP Citra Bakti Siap Mengabdi 3 Bulan di Nagekeo, Bawa Misi Ubah Perilaku Masyarakat Kelola Sampah
Nanik S. Deyang Mundur dari Kepala BGN, Bocorkan Calon Penggantinya: “Adik Saya”
Langkah Nyata Ray Bena Mencetak Generasi Unggul: 4.500 Siswa Terima Seragam Gratis, Kontingen Jambore Emban Misi Daerah
158 Mahasiswa GENTASKIN Diterjunkan ke Desa-Desa Ngada, Wabup Berni Dhey: Jangan Pulang Hanya Membawa Laporan, Tinggalkan Warisan Perubahan
Pendidikan Menembus Pelosok! Wabup Ngada Resmikan SMPS Matago Christian College, Sekolah Berasrama Buka Harapan Baru bagi Anak Desa
Ratusan Mahasiswa KKN “Serbu” Desa-Desa Ngada, Bupati dan Wabup Perkuat Kolaborasi Kampus untuk Akselerasi Pembangunan Berbasis Masyarakat
SPENSA Bajawa Gelar Festival Talenta Terbesar, Akademik, Olahraga dan Seni Bersatu dalam Satu Panggung
Ada yang Teriak, Ada yang Ketawa! Keseruan Anak TK Saat Edukasi Damkar
Berita ini 22 kali dibaca
Kementerian Agama meluncurkan Gerakan Wakaf Pendidikan Islam bersama Badan Wakaf Indonesia untuk memperkuat kemandirian madrasah, pesantren, dan perguruan tinggi. Program ini masuk dalam RPJMN 2025–2029 serta mendukung Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 tentang optimalisasi dana sosial keagamaan produktif.

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:38 WIB

Bukan Sekadar KKN! 254 Mahasiswa STKIP Citra Bakti Siap Mengabdi 3 Bulan di Nagekeo, Bawa Misi Ubah Perilaku Masyarakat Kelola Sampah

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:50 WIB

Nanik S. Deyang Mundur dari Kepala BGN, Bocorkan Calon Penggantinya: “Adik Saya”

Senin, 20 Juli 2026 - 15:53 WIB

Langkah Nyata Ray Bena Mencetak Generasi Unggul: 4.500 Siswa Terima Seragam Gratis, Kontingen Jambore Emban Misi Daerah

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:20 WIB

158 Mahasiswa GENTASKIN Diterjunkan ke Desa-Desa Ngada, Wabup Berni Dhey: Jangan Pulang Hanya Membawa Laporan, Tinggalkan Warisan Perubahan

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:28 WIB

Pendidikan Menembus Pelosok! Wabup Ngada Resmikan SMPS Matago Christian College, Sekolah Berasrama Buka Harapan Baru bagi Anak Desa

Berita Terbaru

Menko Polkam Djamari Chaniago (tengah) memberikan keterangan kepada awak media usai menghadiri puncak peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 di Balai Besar Rehabilitasi BNN Lido, Bogor.

Hukum & Kriminal

3,37 Ton Narkoba Dimusnahkan, Pesan Menko Polkam Langsung Jadi Sorotan

Jumat, 24 Jul 2026 - 18:57 WIB