Forbisda HIPMI Banten: Raka Aditya Sebut Pengusaha Muda Kini Jadi “Game Changer” di Tengah Ketidakpastian Global

Avatar photo

Sabtu, 9 Mei 2026 - 18:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kawendra, laja lapian, deryansha azhari, raka aditya, mayang dok. Panitia

Kawendra, laja lapian, deryansha azhari, raka aditya, mayang dok. Panitia

Banten, Metrosiar – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia atau HIPMI dinilai memiliki posisi strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, membuka lapangan kerja, hingga memperkuat ekosistem kewirausahaan daerah. Namun di tengah perubahan dunia yang semakin cepat dan penuh ketidakpastian, muncul fenomena baru: pengusaha muda mulai mengambil peran sebagai “game changer”.

 

Pandangan tersebut disampaikan Raka Aditya saat menjadi narasumber dalam kegiatan Forbisda HIPMI Banten yang berlangsung di Horison Ultima Ratu, Jumat (08/05/2026).

 

Dalam pemaparannya, Ketua Bepro Banten itu menilai bahwa peta kekuatan ekonomi global kini mulai berubah. Jika sebelumnya perubahan besar selalu didominasi negara kuat atau korporasi raksasa, kini pelaku usaha muda justru mulai tampil sebagai penggerak utama perubahan.

 

“Selama ini kita sering berpikir bahwa perubahan besar di dunia ditentukan oleh negara atau korporasi besar. Tapi hari ini realitanya mulai berubah. Justru di tengah dinamika global yang tidak pasti, muncul aktor baru, yaitu pengusaha muda yang mulai mengambil peran sebagai game changer,” ungkap Raka Aditya.

 

Dunia Berubah Cepat, Pengusaha Muda Dituntut Adaptif

 

Baca juga:  Kabar Emas Palsu Resahkan Masyarakat dan Investor, Antam Lakukan Hal ini

Dalam forum tersebut, Raka Aditya juga memaparkan bagaimana perubahan global terjadi sangat cepat dalam beberapa tahun terakhir. Mulai dari fragmentasi geopolitik, pergeseran rantai pasok dunia, hingga percepatan transformasi digital disebut telah mengubah pola bisnis secara fundamental.

 

Menurutnya, dunia usaha saat ini tidak lagi berjalan dengan pola lama. Teknologi digital membuat batas antarnegara semakin tipis dan membuka peluang baru bagi generasi muda untuk bersaing di pasar global.

 

“Kalau kita sederhanakan, dunia hari ini mengalami perubahan yang sangat besar. Dunia makin tidak pasti, pertumbuhan global melambat, diperparah meningkatnya konflik global. Bahkan hari ini dunia makin tanpa batas karena digital membuka akses ke pasar global,” jelasnya.

 

Ia menambahkan, perubahan tren yang dahulu membutuhkan waktu bertahun-tahun, kini dapat berubah hanya dalam hitungan bulan. Kondisi tersebut membuat pelaku usaha, khususnya generasi muda, harus memiliki kemampuan adaptasi yang cepat agar tidak tertinggal.

 

Forbisda HIPMI Banten Jadi Ruang Diskusi Masa Depan Ekonomi

 

Kegiatan Forbisda HIPMI Banten menjadi salah satu ruang diskusi penting bagi kalangan pengusaha muda di Banten. Forum ini tidak hanya membahas tantangan ekonomi daerah, tetapi juga arah masa depan bisnis di era digital dan ketidakpastian global.

Baca juga:  Trump Tangguhkan Tarif Timbal Balik 90 Hari, Naikkan Tarif Impor China Jadi 125%

 

Banyak peserta menilai pernyataan Raka Aditya relevan dengan kondisi saat ini, ketika anak muda mulai mendominasi berbagai sektor usaha berbasis teknologi, kreatif, hingga ekonomi digital.

 

Fenomena munculnya pengusaha muda sebagai penggerak ekonomi baru juga menjadi perhatian publik. Pasalnya, generasi muda dinilai lebih cepat beradaptasi terhadap perubahan teknologi, tren pasar, hingga model bisnis modern yang terus berkembang.

 

Pengusaha Muda Dinilai Bisa Jadi Penentu Masa Depan Daerah

 

Peran pengusaha muda saat ini dinilai bukan lagi sekadar pelengkap pembangunan ekonomi, melainkan dapat menjadi penentu arah pertumbuhan daerah di masa depan. Dengan kreativitas, keberanian mengambil risiko, dan pemanfaatan teknologi, generasi muda memiliki peluang besar menciptakan inovasi baru yang berdampak luas bagi masyarakat.

 

Momentum tersebut dinilai menjadi peluang besar bagi HIPMI untuk melahirkan lebih banyak entrepreneur muda yang mampu bersaing tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga global.

 

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Banten Andra Soni Setujui Pembahasan 4 Raperda Inisiatif DPRD
Presiden Prabowo Masih Teratas Elektabilitasnya Dibanding Tokoh Lain, Versi Survey IPO
Kalahkan BPBD 2-0, Brata FC Polresta Tangerang Melaju ke Semi Final POR Pegawai 2026
Festival Komodo Riung 2026: Dari Watulajar, Komodo Djaga, Pariwisata Dikobarkan, Ekonomi Masyarakat Digerakkan
Dedi Muhdi Bongkar Rencana Pungutan Ratusan Juta di SMAN 33
33 Alsintan Mengguyur Ngada: Traktor hingga Rice Transplanter, Jejak Aspirasi Ahmad Yohan Kembali Terbukti
Melawan Lupa, Loka Tua Mata Api Diluncurkan untuk Menghidupkan Kembali Sabda Leluhur Ngada
Jalan Santai HUT RI ke-81 di Pasar Kemis Meriah, Hadiah Kulkas hingga Sepeda Gunung Dibagikan
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 14:46 WIB

Gubernur Banten Andra Soni Setujui Pembahasan 4 Raperda Inisiatif DPRD

Rabu, 12 Agustus 2026 - 14:38 WIB

Presiden Prabowo Masih Teratas Elektabilitasnya Dibanding Tokoh Lain, Versi Survey IPO

Rabu, 12 Agustus 2026 - 14:21 WIB

Kalahkan BPBD 2-0, Brata FC Polresta Tangerang Melaju ke Semi Final POR Pegawai 2026

Selasa, 11 Agustus 2026 - 23:30 WIB

Festival Komodo Riung 2026: Dari Watulajar, Komodo Djaga, Pariwisata Dikobarkan, Ekonomi Masyarakat Digerakkan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 11:31 WIB

Dedi Muhdi Bongkar Rencana Pungutan Ratusan Juta di SMAN 33

Berita Terbaru

Gubernur Banten Andra Soni menyampaikan pandangannya mengenai empat Raperda inisiatif DPRD Provinsi Banten dalam Rapat Paripurna di Serang, Selasa (11/08/2026).

Politik & Pemerintahan

Gubernur Banten Andra Soni Setujui Pembahasan 4 Raperda Inisiatif DPRD

Rabu, 12 Agu 2026 - 14:46 WIB

Politik & Pemerintahan

Dedi Muhdi Bongkar Rencana Pungutan Ratusan Juta di SMAN 33

Selasa, 11 Agu 2026 - 11:31 WIB