Metrosiar, Banten – Pengurus Pimpinan Wilayah (PW) Matahari Pagi Indonesia (MPI) Provinsi Banten resmi dikukuhkan pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Prosesi pengukuhan berlangsung di Aula Pendopo Gubernur Banten dan menjadi momentum penting bagi organisasi untuk memperkuat peran serta kontribusinya di tengah masyarakat.
Pengukuhan tersebut tidak hanya menjadi seremoni pembentukan kepengurusan, tetapi juga menjadi langkah strategis untuk menyatukan visi dan gerak organisasi di tingkat wilayah. Matahari Pagi Indonesia Provinsi Banten berkomitmen menghadirkan berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ketua PW Matahari Pagi Indonesia Provinsi Banten, H. Nurcholis Ali Sya’bana, S.Kom., M.Kom., mengatakan pengukuhan perdana tersebut membawa misi untuk membangun optimisme sosial dan kebudayaan di tengah masyarakat Banten.
Menurut Nurcholis, semangat optimisme diperlukan untuk mendorong masyarakat agar tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga ikut terlibat dalam berbagai kegiatan sosial dan pembangunan.

“Acara berlangsung lancar dan khidmat, serta mendapat antusiasme dari berbagai elemen masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan Banten yang maju, adil, merata, dan tidak korupsi,” ujar Nurcholis kepada Metrosiar.com
Siap Bentuk Kepengurusan di Kabupaten dan Kota
Setelah menerima mandat resmi dari Pengurus Besar (PB) Matahari Pagi Indonesia, PW MPI Provinsi Banten akan bergerak memperluas struktur organisasi hingga ke tingkat kabupaten dan kota.
Nurcholis mengatakan pembentukan kepengurusan di seluruh wilayah Banten menjadi salah satu agenda penting setelah prosesi pengukuhan. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi sekaligus memperluas jangkauan program organisasi.
Dengan terbentuknya kepengurusan di tingkat kabupaten dan kota, Matahari Pagi Indonesia diharapkan mampu lebih dekat dengan masyarakat dan memahami berbagai persoalan sosial yang ada di masing-masing daerah.
Dorong Optimisme melalui Gerakan Sosial
Nurcholis juga menjelaskan makna nama Matahari Pagi yang menurutnya memiliki filosofi positif. Matahari pagi identik dengan energi baru, kesehatan, dan harapan untuk menjalani hari.
“Matahari pagi itu bagus untuk kesehatan tubuh kita dan organisasi Matahari Pagi Indonesia juga akan menjadi organisasi yang bagus untuk menumbuhkan tingkat optimisme di kalangan masyarakat Indonesia,” kata Nurcholis.
Semangat tersebut kemudian diterjemahkan melalui berbagai program sosial yang diharapkan dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Salah satu program yang menjadi perhatian adalah Makan Bahagia Gratis. Program tersebut dirancang sebagai gerakan sosial yang mengedepankan kepedulian dan gotong royong masyarakat.
“Matahari Pagi Indonesia memiliki program bagus, yaitu Makan Bahagia Gratis tanpa APBN dan tanpa APBD,” ujar Nurcholis.
Program tersebut diharapkan dapat menjadi ruang kolaborasi berbagai elemen masyarakat, termasuk pelaku usaha, komunitas, organisasi sosial, dan masyarakat umum untuk bersama-sama menghadirkan manfaat bagi sesama.

Terbuka untuk Kolaborasi
Ke depan, PW Matahari Pagi Indonesia Provinsi Banten juga akan membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dengan pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, serta masyarakat.
Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk menciptakan program yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi mampu memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.
Nurcholis menegaskan bahwa Matahari Pagi Indonesia terbuka bagi masyarakat yang ingin bergabung maupun berkontribusi dalam berbagai kegiatan organisasi.
“Kami terbuka bagi siapa saja yang ingin berkontribusi merawat persatuan bangsa di Provinsi Banten. Masyarakat yang ingin bergabung dapat menghubungi kami melalui akun Instagram resmi @mataharipagi.banten,” pungkasnya.
Dengan dikukuhkannya kepengurusan PW Matahari Pagi Indonesia Provinsi Banten, organisasi tersebut kini memasuki tahap baru untuk memperkuat konsolidasi dan memperluas gerakan sosial di berbagai daerah.
Kehadiran kepengurusan baru diharapkan tidak hanya memperkuat organisasi secara internal, tetapi juga mampu menjadi bagian dari gerakan masyarakat dalam membangun Banten yang lebih maju, adil, merata, serta menjunjung tinggi semangat persatuan dan gotong royong.







