Terungkap! Anggota DPRD Enrekang Diam-Diam Pesan Durian via Online

Avatar photo

Sabtu, 9 Mei 2026 - 00:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ibu Yeniz disebut kembali memesan Durian Pelali. Beliau anggota DPRD kab. Enrekang dari partai Nasdem.

Ibu Yeniz disebut kembali memesan Durian Pelali. Beliau anggota DPRD kab. Enrekang dari partai Nasdem.

 

Enrekang, Metrosiar--Kabut tipis masih menggantung di perbukitan Enrekang ketika suara durian jatuh terdengar dari kejauhan, Jum’at (8/5/2026).

“Dukkk!”

Suara itu memecah sunyi pagi di kebun  milik keluarga Husni. Aroma tanah basah bercampur harum durian mulai memenuhi udara. Di bawah pohon-pohon tua yang menjulang, beberapa buah berduri tampak merekah alami, seolah tahu waktunya telah tiba.

Ibu Husni memungut satu per satu durian yang jatuh pagi itu. Tangannya sudah terbiasa dengan duri-duri tajam. Sesekali ia mengetuk kulit durian, mendengarkan bunyinya dengan teliti seperti seorang ahli musik yang mengenali nada.

“Yang ini manis,” gumamnya pelan.

Di teras rumah, Mbak Yuli sibuk menyusun pesanan pelanggan. Kardus-kardus sudah berjejer rapi. Nama-nama tujuan tertulis dengan spidol hitam: Parepare. Sidrap. Makassar.

Tiba-tiba ponsel di meja bergetar.

Baca juga:  Durian Pelali Tak Habis-Habis, Ternyata Ini Penyebabnya!

Pesan baru masuk.

Mbak Yuli membaca cepat, lalu tersenyum kecil.

“Bu… itu lagi.”

Ibu Husni menoleh. “Siapa?”

“Ratu Bawang.”

Mereka saling pandang beberapa detik sebelum akhirnya tertawa kecil.

Nama itu sudah tidak asing lagi. Seorang pelanggan dari Sossok yang belakangan rutin memesan durian Pelali. Belakangan mereka tahu, pemilik pesanan itu adalah Ibu Yeniz, anggota DPRD Kabupaten Enrekang dari Partai NasDem.

Yang membuat semuanya terasa unik, cara pesanannya selalu sama.

Singkat. Tanpa banyak penjelasan. Hanya satu kalimat sederhana:

“Antar saja ke Ratu Bawang.”

Awalnya mereka sempat bingung. Namun karena pesanan selalu jelas dan pembayaran tidak pernah bermasalah, lama-lama kalimat itu justru menjadi semacam legenda kecil di rumah mereka.

“Menurutmu dia sebenarnya suka durian… atau cuma penasaran?” tanya Mbak Yuli sambil memasukkan durian kedalam kardus.

Baca juga:  Harta Diam-diam Dipindah ke Luar Negeri, Apa yang Dikhawatirkan Orang Kaya Indonesia?

Ibu Husni terkekeh. “Kalau sudah pesan dua kali, itu bukan penasaran lagi.”

Mereka kembali tertawa.

Di luar rumah, mobil angkutan antar kota mulai datang. Sopir turun sambil meregangkan badan.

“Yang ke Makassar mana?”

Mbak Yuli menunjuk dua kardus besar di sudut teras.

“Itu. Hati-hati bawanya. Itu pelanggan spesial.”

Sopir mengangguk paham.

Perjalanan dari Enrekang ke Makassar bukan hal singkat. Jalan berliku, udara dingin pegunungan, lalu panas kota pesisir menanti di ujung perjalanan. Namun anehnya, durian-durian Pelali itu selalu berhasil tiba dengan cerita baru.

Kadang orang membeli durian karena lapar.

Kadang karena penasaran.

Tapi ada juga yang membeli untuk mengulang rasa yang sulit dilupakan.

Dan mungkin… itulah yang sedang terjadi di balik pesanan sederhana menuju sebuah tempat bernama Ratu Bawang.

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ngada Tancap Gas! Gebyar SMK 2026 Siapkan Generasi Unggul
Durian Pelali Tak Habis-Habis, Ternyata Ini Penyebabnya!
Sampah Jadi Uang! Warga RW 12 Kutabumi Siap Jalankan Program Bank Sampah
Situ Warung Rebo: Ramai Pengunjung, Warga Raup Peluang Usaha
Home Prospek Nine Stars Buka Peluang Sehat dan Cuan
Home Prospek Nine Stars di Serang: Edukasi Diabetes dan Peluang Usaha yang Menarik Perhatian
Bawa Sampah Dapat Ilmu! Cara Unik Squad Nusantara Solear Ajarkan Anak-anak Komputer Gratis
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 00:32 WIB

Terungkap! Anggota DPRD Enrekang Diam-Diam Pesan Durian via Online

Kamis, 30 April 2026 - 10:17 WIB

Ngada Tancap Gas! Gebyar SMK 2026 Siapkan Generasi Unggul

Senin, 27 April 2026 - 23:31 WIB

Durian Pelali Tak Habis-Habis, Ternyata Ini Penyebabnya!

Sabtu, 25 April 2026 - 19:54 WIB

Sampah Jadi Uang! Warga RW 12 Kutabumi Siap Jalankan Program Bank Sampah

Senin, 20 April 2026 - 18:05 WIB

Situ Warung Rebo: Ramai Pengunjung, Warga Raup Peluang Usaha

Berita Terbaru

Ibu Yeniz disebut kembali memesan Durian Pelali. Beliau anggota DPRD kab. Enrekang dari partai Nasdem.

UMKM & Ekonomi Kreatif

Terungkap! Anggota DPRD Enrekang Diam-Diam Pesan Durian via Online

Sabtu, 9 Mei 2026 - 00:32 WIB