Siaga Nataru 2025/2026! Kakorlantas Bagi Pengamanan ke 4 Klaster, Skenario Cuaca Ekstrem Disiapkan

Avatar photo

Rabu, 10 Desember 2025 - 05:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho menyampaikan keterangan pers di Pelabuhan Merak terkait kesiapan pengamanan Nataru 2025/2026 bersama lintas instansi.

Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho menyampaikan keterangan pers di Pelabuhan Merak terkait kesiapan pengamanan Nataru 2025/2026 bersama lintas instansi.

BANTEN, Metrosiar — Kepolisian Republik Indonesia melalui Korps Lalu Lintas membagi pengamanan libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) ke dalam empat klaster utama. Selain itu, skenario khusus juga disiapkan untuk mengantisipasi potensi cuaca ekstrem selama masa libur panjang tersebut.

Kebijakan itu disampaikan langsung oleh Agus Suryonugroho, selaku Kakorlantas Polri, dalam jumpa pers di Pelabuhan Merak, Selasa (9/12/2025).

Menurutnya, Operasi Lilin 2025 menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) sekaligus keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) selama periode Nataru.

“Yang paling menantang adalah saat terjadi cuaca ekstrem. Skenario cara bertindak akan kami sesuaikan dengan kondisi di lapangan. Saya yakin seluruh personel sudah siap,” tegasnya.

Baca juga:  366 Personel Polda Bali Purna Bhakti, Kapolda Sampaikan Pesan Menyentuh
Irjen Pol. Agus Suryonugroho memimpin rapat koordinasi bersama Kementerian Perhubungan, pengelola jalan tol, dan jajaran Polri dalam rangka kesiapan Operasi Lilin Nataru.
Irjen Pol. Agus Suryonugroho memimpin rapat koordinasi bersama Kementerian Perhubungan, pengelola jalan tol, dan jajaran Polri dalam rangka kesiapan Operasi Lilin Nataru.

 

Empat Klaster Pengamanan Nataru 2025/2026

Irjen Pol. Agus Suryonugroho merinci, empat klaster utama pengamanan Nataru meliputi:

1. Jalur tol dan arteri

2. Pelabuhan dan penyeberangan

3. Tempat-tempat ibadah

4. Kawasan wisata

“Nataru itu ada empat klaster. Tol dan arteri kita kelola, pelabuhan dan penyeberangan juga sudah kita siapkan, kemudian tempat ibadah, dan terakhir tempat wisata,” jelasnya.

Proyeksi Pergerakan Naik Tajam

Kakorlantas juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas instansi serta pembaruan skenario pengamanan secara dinamis. Berdasarkan proyeksi dari Kementerian Perhubungan, pergerakan masyarakat diprediksi sangat tinggi.

Baca juga:  2,6 Ton Narkotika Cair Digagalkan, Komisi III DPR Desak Sindikat Dibongkar

“Diproyeksikan ada sekitar 191 juta pergerakan orang, barang, dan kendaraan. Untuk kendaraan keluar dari Jakarta menuju Trans Jawa, Ciawi, Bandung, termasuk ke Merak dan Sumatera, diperkirakan mencapai 2,9 juta kendaraan, sementara arus balik sekitar 2,8 juta kendaraan,” ungkapnya.

Dengan lonjakan tersebut, Kakorlantas memastikan skenario pengamanan telah disiapkan secara menyeluruh, baik di pelabuhan, ruas tol, maupun jalur arteri.

“Nanti akan ada kebangkitan arus di semua titik itu. Maka skenario cara bertindak sudah kami siapkan semuanya,” tutup Agus Suryonugroho.

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Dugaan Penganiayaan Advokat di Bogor, Jadi Tersangka
Kuasa Hukum ED Tegaskan Laporan Polisi Bukan Vonis: Tak Semua Pelapor Berakhir dengan Tersangka
Baru Dihuni Seminggu Rumah Bos Material di Kiarapayung Pakuhaji Ditinggal Dondel Maling
14 Kali Curi Mobil Losbak, Sindikat Ini Akhirnya Dibekuk Polda Banten
DPR Kaji Pembentukan Lembaga Khusus Pengelola Aset Sitaan dan Rampasan Negara
13 Tindak Pidana Masuk RUU Perampasan Aset, Korupsi hingga Pertambangan Jadi Sasaran
Karhutla Kalteng Jadi Sorotan GMKI Palangka Raya Bukan Sekadar Api
Sabu 75 Gram Disita, Tiga Pelaku Diciduk di Kramatwatu
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 10:44 WIB

Kasus Dugaan Penganiayaan Advokat di Bogor, Jadi Tersangka

Selasa, 8 September 2026 - 08:47 WIB

Kuasa Hukum ED Tegaskan Laporan Polisi Bukan Vonis: Tak Semua Pelapor Berakhir dengan Tersangka

Jumat, 4 September 2026 - 09:17 WIB

Baru Dihuni Seminggu Rumah Bos Material di Kiarapayung Pakuhaji Ditinggal Dondel Maling

Selasa, 1 September 2026 - 14:51 WIB

14 Kali Curi Mobil Losbak, Sindikat Ini Akhirnya Dibekuk Polda Banten

Selasa, 1 September 2026 - 13:41 WIB

DPR Kaji Pembentukan Lembaga Khusus Pengelola Aset Sitaan dan Rampasan Negara

Berita Terbaru

Peristiwa & Bencana

Ngetem di Depan Pasar, Kemacetan Leuwiliang Kian Parah

Jumat, 18 Sep 2026 - 15:21 WIB

Keuangan & Perpajakan

Mahasiswa Global Institut Ajarkan QRIS dan Canva di Desa Gempol Sari

Kamis, 17 Sep 2026 - 13:51 WIB