Operasi Senyap Komjen Suyudi: Gembong Sabu Rp5 T Dewi Astutik Tertangkap di Kamboja

Avatar photo

Jumat, 19 Desember 2025 - 05:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BNN RI Komjen Pol Suyudi Ario Seto memimpin konferensi pers pengungkapan jaringan narkoba internasional, dengan barang bukti sabu hasil sitaan ditampilkan di hadapan publik.

Kepala BNN RI Komjen Pol Suyudi Ario Seto memimpin konferensi pers pengungkapan jaringan narkoba internasional, dengan barang bukti sabu hasil sitaan ditampilkan di hadapan publik.

Jakarta, Metrosiar — Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali membuat gebrakan besar di penghujung 2025. Di bawah komando Kepala BNN Komjen Pol Suyudi Ario Seto, aparat berhasil menangkap gembong narkoba internasional Dewi Astutik alias PA, buron kelas kakap penyelundupan 2 ton sabu senilai Rp5 triliun.

Dewi Astutik ditangkap tanpa perlawanan di Kamboja pada Senin (1/12/2025). Namanya telah masuk red notice Interpol sejak 3 Oktober 2024 dan juga menjadi buron Pemerintah Korea Selatan. Penangkapan ini mengakhiri pelariannya yang panjang dari kejaran aparat lintas negara.

Komjen Suyudi memimpin langsung operasi senyap tersebut. Ia menegaskan, pengungkapan kasus 2 ton sabu ini menyelamatkan sekitar 8 juta jiwa dari ancaman narkotika.

“Penangkapan 2 ton sabu ini berhasil menyelamatkan kurang lebih 8 juta jiwa dari bahaya narkoba,” ujar Komjen Suyudi dalam jumpa pers, Selasa (2/12/2025).

Operasi ini merupakan hasil kolaborasi internasional antara BNN RI dengan Bais perwakilan Kamboja, Kepolisian Kamboja, KBRI Phnom Penh, Polri melalui Interpol, Bea Cukai, Kementerian Keuangan, hingga Kementerian Luar Negeri.

BNN mengungkap, Dewi Astutik adalah salah satu aktor utama yang mendominasi kawasan golden triangle, bersama gembong narkoba Fredy Pratama. Kawasan ini dikenal sebagai pusat peredaran narkoba internasional.

Baca juga:  Pigai Buka Fakta Aduan HAM: Polri Paling Banyak Dilaporkan, Pers Diminta Ambil Peran Besar

“Berdasarkan analisis kami, terdapat dua nama asal Indonesia yang mendominasi golden triangle, yakni Fredy Pratama dan PAR alias Dewi Astutik,” tegas Suyudi.

Tak hanya itu, Dewi Astutik juga berperan sebagai rekrutor jaringan narkoba Asia-Afrika dan menjadi daftar pencarian orang di Korea Selatan.

 

Kronologi Penangkapan

Penangkapan bermula dari informasi intelijen yang diterima BNN pada 17 November 2025 terkait keberadaan Dewi Astutik di Phnom Penh, Kamboja. Menindaklanjuti informasi tersebut, Komjen Suyudi segera mengeluarkan surat perintah dan membentuk tim khusus.

Tim BNN diberangkatkan ke Kamboja pada 25 November 2025. Setibanya di Phnom Penh pada 30 November 2025, tim langsung berkoordinasi dengan KBRI dan Kepolisian Kamboja.

Puncaknya, Senin siang (1/12/2025) pukul 13.39 waktu setempat, tim gabungan meringkus Dewi Astutik di lobi sebuah hotel di Sihanouk, Kamboja. Ia ditangkap saat berada di dalam mobil Toyota Prius putih bersama seorang pria.

“Target terdeteksi berada di dalam kendaraan dan langsung diamankan oleh tim gabungan,” ujar Suyudi.

Baca juga:  Harga Emas Batangan Antam, UBS, dan Galeri 24 Kompak Turun di Pegadaian Hari Ini

Usai penangkapan, tim BNN melakukan verifikasi dan klarifikasi fisik di lokasi untuk memastikan identitas buron tersebut sesuai data DPO.

 

Ancaman Perlawanan Jaringan Narkoba

BNN menyadari, pengungkapan besar ini berpotensi memicu perlawanan balik dari jaringan narkoba. Sejumlah insiden telah terjadi, salah satunya saat penggerebekan di Kampung Bahari, Jakarta.

Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN Brigjen Roy Hadi Siahaan mengungkapkan, petugas sempat mendapat perlawanan berupa busur panah, lemparan batu, kembang api, hingga senjata tajam. Namun, situasi berhasil dikendalikan.

“Kami tetap menindak tegas dan memukul mundur perlawanan jaringan narkoba,” tegas Roy, Rabu (5/11).

 

Narkoba sebagai Isu Kemanusiaan

Komjen Suyudi menegaskan, perang melawan narkoba bukan semata penegakan hukum, melainkan perjuangan kemanusiaan. BNN, kata dia, berkomitmen memutus rantai pasok narkoba dari hulu ke hilir.

“Perang melawan narkoba harus dilakukan demi kemanusiaan. Semangat kami adalah War on Drugs for Humanity,” ujar Suyudi.

Selain penindakan, BNN juga memperkuat pendekatan pencegahan berbasis komunitas dan edukasi untuk menekan permintaan narkoba di masyarakat.

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

3,37 Ton Narkoba Dimusnahkan, Pesan Menko Polkam Langsung Jadi Sorotan
Cara Cek Kena Tilang ETLE atau Tidak Tanpa ke Kantor Polisi, Bisa Dilakukan dalam Hitungan Menit
Terbongkar! Modus “Sedot Tangki” BBM Subsidi di Hutan Wolobobo Berakhir, Polres Ngada Sita 670 Liter Pertalite
137 Wilayah Jakarta Rawan Narkoba, DPRD Sahkan Perda Baru!
Diduga Terlibat Korupsi MBG Beredar 20 Nama Petinggi
Bikin Resah Pengguna Jalan, Truk Tambang Langsung Ditindak
Polda Banten Buka Suara, Balap Liar Bisa Hancurkan Masa Depan
Baru Sebulan Jadi Pengedar, Dua Pemuda Cikeusal Dibekuk dengan 30 Paket Sabu
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:57 WIB

3,37 Ton Narkoba Dimusnahkan, Pesan Menko Polkam Langsung Jadi Sorotan

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:49 WIB

Cara Cek Kena Tilang ETLE atau Tidak Tanpa ke Kantor Polisi, Bisa Dilakukan dalam Hitungan Menit

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:15 WIB

Terbongkar! Modus “Sedot Tangki” BBM Subsidi di Hutan Wolobobo Berakhir, Polres Ngada Sita 670 Liter Pertalite

Senin, 15 Juni 2026 - 07:14 WIB

137 Wilayah Jakarta Rawan Narkoba, DPRD Sahkan Perda Baru!

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:35 WIB

Diduga Terlibat Korupsi MBG Beredar 20 Nama Petinggi

Berita Terbaru

Pemerintah secara resmi meluncurkan logo dan identitas visual peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin, 29 Juni 2026. (Foto: BPMI Setpres)

Politik & Pemerintahan

Logo HUT ke-81 RI Resmi diluncurkan, download disini!

Jumat, 31 Jul 2026 - 10:41 WIB

Penyerahan SK oleh Rudi Ongky G selaku Ketua Markas Daerah Provinsi Banten kepada Panji Kuswanto selaku Ketua Markas Cabang Kabupaten Lebak yang baru

Sosial Kemasyarakatan

LMP Banten Resmi Punya Pangda Baru, Tiga Jabatan Strategis Sekaligus Dilantik

Selasa, 28 Jul 2026 - 13:47 WIB