Hotman Paris Siap Buktikan Nadiem Makarim tak Bersalah di Depan Presiden Prabowo, Istana Tegaskan Tak Intervensi Kasus Korupsi Chromebook

Senin, 8 September 2025 - 00:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hotman Paris siap buktikan Nadiem Makarim tidak bersalah di depan Presiden Prabowo di kasus korupsi Chromebook, Istana tegaskan pemerintah tak intervensi dan serahkan ke proses hukum. (Kolase: Metrosiar)

Hotman Paris siap buktikan Nadiem Makarim tidak bersalah di depan Presiden Prabowo di kasus korupsi Chromebook, Istana tegaskan pemerintah tak intervensi dan serahkan ke proses hukum. (Kolase: Metrosiar)

Metrosiar – Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, angkat bicara menanggapi pernyataan pengacara kondang Hotman Paris Hutapea terkait Nadiem Makarim.

Diketahui Hotman Paris menyatakan ingin membuktikan di hadapan Presiden Prabowo Subianto bahwa kliennya, mantan Mendikbudristek itu, tidak bersalah dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook.

Hasan mengatakan pemerintah menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut kepada proses hukum dan tidak akan melakukan intervensi dalam bentuk apa pun.

“Kita serahkan kepada proses hukum saja,” ujar Hasan dikutip Kompas.com, Minggu (7/9/25).

“Pemerintah tidak intervensi proses hukum,” ujarnya lagi.

Pernyataan Hasan tersebut menyikapi pernyataan Hotman Paris yang menilai penetapan tersangka terhadap Nadiem oleh Kejaksaan Agung sebagai tindakan yang janggal.

Baca juga:  Ray Dalio sebut Presiden Prabowo seperti Deng Xiaoping dan Lee Kuan Yew

Pengacara kondang itu bahkan menyatakan siap membuktikan bahwa kliennya tidak bersalah langsung di hadapan Presiden Prabowo.

“Nadiem Makarim tidak menerima uang 1 sen pun, tidak ada mark-up, dan tidak ada yang diperkaya. Saya hanya butuh 10 menit untuk membuktikan itu di depan Presiden Prabowo,” ujar Hotman Paris melalui akun Instagram resminya, Jumat (5/9/25).

Ia juga mengusulkan agar perkara ini dibuka secara terang-benderang di Istana, agar publik bisa melihat fakta-fakta yang sebenarnya.

Baca juga:  Laskar Merah Putih Dapat Kepercayaan Amankan Pesta Rakyat HUT RI ke-80 di Monas dan Wilayah Sekitarnya

Sebelumnya, Kejaksaan Agung secara resmi menetapkan Nadiem Makarim sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook untuk program digitalisasi pendidikan.

Penetapan tersebut diumumkan oleh Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, Nurcahyo Jungkung Madyo, pada Kamis (4/9/25).

Menurut Kejaksaan, dugaan korupsi dalam proyek tersebut menyebabkan kerugian negara mencapai Rp 1,98 triliun.

Kasus ini menjadi sorotan publik, mengingat Nadiem sebelumnya dikenal sebagai salah satu menteri muda yang mendorong transformasi digital dalam pendidikan.

Namun kini, seluruh mata tertuju pada proses hukum yang sedang berjalan, sembari menantikan perkembangan selanjutnya.*

Editor : Lisan Al-Ghaib

Sumber Berita: Metrosiar

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Daycare Little Aresha, Ruang Penitipan yang Menjelma Jadi Labirin Trauma
Geger Penembakan di Gala Dinner Gedung Putih, Ini Sosok Cole Tomas Allen, Sang Guru Terbaik yang Menjadi Pelaku
Gugatan Jusuf Hamka Dikabulkan, MNC Kena Rp531 Miliar!
Mahkamah Agung Menghentikan Diskriminasi Hukum Terhadap Hendra Lie, Gus Rofi : “Harusnya Korupsinya Di Usut”
Heboh! Dua Remaja di Cikande Menghilang Sejak Awal April, Ini Kata Polisi
Ketum BKN: Mundurnya KABAIS Bukti Tanggung Jawab Moral atas Kasus Andrie Yunus
Terbongkar! Senpi Ilegal Diselundupkan dari Lampung, Dua Orang Diciduk di Merak
Reformasi Polri Masuk Babak Awal, Yusril Bocorkan Arah Revisi UU Kepolisian
Berita ini 22 kali dibaca
Hotman Paris siap buktikan Nadiem Makarim tidak bersalah di depan Presiden Prabowo, di kasus korupsi Chromebook, Istana tegaskan pemerintah tak intervensi dan serahkan ke hukum.

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 17:28 WIB

Daycare Little Aresha, Ruang Penitipan yang Menjelma Jadi Labirin Trauma

Minggu, 26 April 2026 - 15:44 WIB

Geger Penembakan di Gala Dinner Gedung Putih, Ini Sosok Cole Tomas Allen, Sang Guru Terbaik yang Menjadi Pelaku

Kamis, 23 April 2026 - 14:50 WIB

Gugatan Jusuf Hamka Dikabulkan, MNC Kena Rp531 Miliar!

Selasa, 21 April 2026 - 21:51 WIB

Mahkamah Agung Menghentikan Diskriminasi Hukum Terhadap Hendra Lie, Gus Rofi : “Harusnya Korupsinya Di Usut”

Sabtu, 11 April 2026 - 11:43 WIB

Heboh! Dua Remaja di Cikande Menghilang Sejak Awal April, Ini Kata Polisi

Berita Terbaru

Kondisi rangkaian KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line mengalami kerusakan parah akibat tabrakan di Stasiun Bekasi Timur yang menewaskan sejumlah korban.

Peristiwa & Bencana

Tragis! Korban Tewas Tabrakan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Timur Bertambah

Selasa, 28 Apr 2026 - 07:39 WIB

Puluhan buah durian hasil panen tersusun rapi di teras rumah warga sebelum dipasarkan, menunjukkan melimpahnya hasil panen durian

Advertorial

Durian Pelali Tak Habis-Habis, Ternyata Ini Penyebabnya!

Senin, 27 Apr 2026 - 23:31 WIB

Foto Ilustrasi/Gemini

Hukum & Kriminal

Daycare Little Aresha, Ruang Penitipan yang Menjelma Jadi Labirin Trauma

Minggu, 26 Apr 2026 - 17:28 WIB