Program Kopdes Merah Putih: Solusi untuk Pensiunan Dini Bank BUMN Jadi Manajer Koperasi Desa

Avatar photo

Rabu, 21 Mei 2025 - 18:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) RI Erick Thohir. (Instagram.com/@erickthohir)

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) RI Erick Thohir. (Instagram.com/@erickthohir)

Metrosiar – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengumumkan bahwa pegawai Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) yang akan memasuki masa pensiun dini berkesempatan bergabung dalam Program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih sebagai manajer.

Langkah ini dinilai strategis untuk memanfaatkan pengalaman sumber daya manusia (SDM) perbankan BUMN dalam mengembangkan koperasi di pedesaan.

Pensiunan Bank BUMN Dapat Isi Posisi Manajerial Kopdes

Dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI di Jakarta (20/5/2025), Erick Thohir menyatakan bahwa banyak pegawai Himbara yang akan pensiun dalam waktu dekat dapat dialihkan ke Kopdes Merah Putih.

“BUMN menawarkan bahwa banyak sekali dari bank-bank Himbara juga siap memindahkan sebagian pegawainya yang mungkin nanti pensiun tinggal setahun-dua tahun, bisa juga masuk ke situ (Kopdes Merah Putih) sebagai manajernya,” jelas Erick.

Baca juga:  Jasa Laundry: Usaha Rumahan yang Menjanjikan

Menurutnya, SDM yang kompeten sangat dibutuhkan untuk memajukan program koperasi ini. Dengan pengalaman di industri perbankan, para pensiunan dini ini diharapkan dapat membawa nilai tambah bagi pengelolaan koperasi desa.

Kopdes Merah Putih Disesuaikan dengan Potensi Daerah

Erick menjelaskan bentuk koperasi dalam program ini akan disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi lokal. Beberapa model yang mungkin dikembangkan antara lain:

• Koperasi simpan pinjam
• Koperasi pertanian (padi, jagung, dll.)
• Koperasi peternakan (ayam, sapi, dll.)
• Koperasi distribusi pupuk

“Apakah nanti koperasi, tetap koperasi simpan pinjam pasti ada. Tapi apakah itu ada nanti koperasi misalnya untuk padi atau peternakan ayam? Tetapi yang ini namanya koperasi, tidak individu,” tegasnya.

Target 80 Proyek Percontohan di Akhir 2025

Baca juga:  Pemerintah Desa Jambukarya Antusias Sambut Program Desa Merah Putih

Saat ini, Kopdes Merah Putih masih dalam tahap pengembangan, termasuk pemetaan model bisnis dan wilayah pelaksanaan. Pemerintah menargetkan 80 proyek percontohan yang akan diluncurkan pada akhir tahun 2025.

“Target awalnya kalau nggak salah kemarin diputuskan 80 percontohan. Ini yang modeling, ini yang kita lihat,” ungkap Erick.

Peran BUMN sebagai Supporting System, Bukan Pemberi Dana Langsung

Erick menegaskan Kementerian BUMN tidak akan menjadi penyalur dana langsung, melainkan memberikan dukungan sistem. Dukungan tersebut meliputi:

• Plafon pembiayaan dari bank-bank Himbara
• Pendampingan manajemen koperasi jika diperlukan

“Kita menjadi supporting system untuk tadi sistem Himbara-nya sebagai plafon, jadi bukan membagi uang hilang. Lalu kita juga akan mendampingi sistem manajemennya bila diperlukan,” pungkasnya.(*)

Editor : Konrad

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bangkok Bank Bawa 37 Investor Thailand, Ada Apa dengan Indonesia?
Empat Jalan Tangerang Tuntas, Akses Warga Kembali Lancar
Pemkab Tangerang Punya Gebrakan Baru, Desa Cikuya Jadi Pusat Komoditas
Indonesia Bidik Investor Data Center, Potensi Listrik Papua 23 GW
AMDAL Jadi Kunci Proyek Aman, Ini Risiko Jika Diabaikan!
Pakons Prime Hotel Tangerang Gelar Wedding Showcase, Paket Pernikahan Mulai Rp32 Juta!
Akses Keuangan 92,76%, Annisa Mahesa Bongkar Masalah yang Masih Mengintai!
Green SM Gebrak Jakarta, 1.500 Motor Listrik VinFast MeluncurGreen SM Gebrak Jakarta, 1.500 Motor Listrik VinFast Meluncur
Berita ini 36 kali dibaca
Program Kopdes Merah Putih menjadi solusi inovatif untuk memanfaatkan SDM pensiunan dini bank BUMN sekaligus memperkuat ekonomi desa. Dengan dukungan pembiayaan dan manajemen dari Himbara, koperasi ini diharapkan dapat berkembang secara berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan.

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:23 WIB

Bangkok Bank Bawa 37 Investor Thailand, Ada Apa dengan Indonesia?

Selasa, 29 September 2026 - 13:19 WIB

Empat Jalan Tangerang Tuntas, Akses Warga Kembali Lancar

Selasa, 29 September 2026 - 13:10 WIB

Pemkab Tangerang Punya Gebrakan Baru, Desa Cikuya Jadi Pusat Komoditas

Senin, 28 September 2026 - 09:29 WIB

Indonesia Bidik Investor Data Center, Potensi Listrik Papua 23 GW

Senin, 28 September 2026 - 08:29 WIB

AMDAL Jadi Kunci Proyek Aman, Ini Risiko Jika Diabaikan!

Berita Terbaru

Lurah Kutabumi, Ade Sunaryo, S.Pd., M.M. (kiri), bersama Camat Pasar Kemis, H. Nurhanudin, S.IP., M.Si. (kanan), meninjau kesiapan alat berat untuk pembangunan tanggul Saluran Pembuang Cipangodokan di Kelurahan Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

Tata Kelola & Konservasi

Jelang Pembangunan Tanggul Cipangodokan, Lurah Kutabumi Tekankan Hal Ini!

Selasa, 27 Okt 2026 - 18:40 WIB