Harga Emas Cetak Rekor Lagi, Hari Ini rekor tertinggi di angka Rp.2.191.000, Didukung Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga AS

Avatar photo

Sabtu, 27 September 2025 - 16:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Emas Antam menjadi Primadona sampai saat ini.

Emas Antam menjadi Primadona sampai saat ini.

Metrosiar –Harga emas dunia menembus rekor tertinggi pada perdagangan di Senin (27/9). Ia naik didorong ekspektasi pemangkasan suku bunga lanjutan oleh Federal Reserve (The Fed). Selain itu, meningkatnya permintaan aset safe haven juga mendorong harga emas.

Dilansir dari Reuters, Selasa (23/9), berikut ini adalah catatan pergerakan harga dari sejumlah komoditas utama logam mulia global:

Emas spot: naik 1,7% menjadi US$3.747,08

Emas berjangka: menguat 1,9% di US$3.775,10

Perak spot: naik 2,1% ke US$43,99

Platinum: menguat 1% ke US$1.418,6

Paladium: melonjak 3,3% ke US$1.186,71

“Permintaan safe haven terus mengalir di tengah ketidakpastian geopolitik, termasuk perang Rusia-Ukraina. Ditambah lagi, pemangkasan suku bunga pekan lalu dan kemungkinan pemangkasan lebih lanjut tahun ini terus mendukung harga emas,” ujar Senior Analyst Kitco Metals, Jim Wyckoff.

Baca juga:  BPJPH dan Yayasan Mib-Indonesia Perkuat Sinergi untuk Percepatan Sertifikasi Halal Nasional

Federal Reserve pekan lalu memangkas suku bunga acuan dan memberi sinyal kesiapan untuk melonggarkan kebijakan lebih lanjut. Gubernur The Fed Stephen Miran bahkan menilai pemangkasan agresif perlu dilakukan guna mengurangi risiko terhadap prospek ekonomi.

Investor kini menanti serangkaian pidato pejabat bank sentral pekan ini, termasuk Ketua Jerome Powell. Data Personal Consumption Expenditures (PCE) AS yang akan dirilis juga menjadi sorotan.

Baca juga:  Profil Rodrigo Duterte yang Ditangkap di Bandara Manila atas Perintah ICC

Ketika harga emas rekor berada di harga paling tinggi dalam sejarah, Investor berlomba-lomba mengalihkan  asetnya ke emas tanpa peduli dengan harga mahal.

Dibutik antam sendiri pembelanjaan emas dibatasi hanya untuk 50 orang saja dan setiap orang dibatasi hanya dapet 1 keping / KTP.

Stok cadangan emas para pedagang dipasaran sudah mulai tipis karena saking banyaknya permintaan dari para investor.

Sampai hari ini, para pedagang masih percaya kalo harga emas akan semakin tinggi lagi sampai akhir tahun 2025.

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahfuz Sidik Prediksi Perang Dingin Baru AS-Tiongkok dalam 5-15 Tahun
Promo September Ceria Azka Motor hadir dengan DP motor Honda mulai Rp500 ribu dan pilihan tenor kredit menarik untuk wilayah Jabodetabek.
Markas Baru Ronaldinho di Italia: Stadio Bruno Benelli Siap Jadi Panggung Comeback R10
Ronaldinho Comeback di Usia 46 Tahun, Bidik Gol ke-300 Bersama Ravenna FC
Bangun Industri Kosmetik Berkualitas, PT Pillars Cosmetiklon Indonesia Utamakan Kepercayaan dan Inovasi
Indo Beauty Expo 2026 Jadi Langkah Strategis PT Pillars Cosmetiklon Indonesia Perluas Kemitraan Bisnis
Sungguh Malang Trump Disoraki Saat Serahkan Trofi Juara Piala Dunia 2026 ke Spanyol
Piala Dunia 2026 Jelang Perancis vs Inggris Perebutan Tempat ke 3
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 15:21 WIB

Mahfuz Sidik Prediksi Perang Dingin Baru AS-Tiongkok dalam 5-15 Tahun

Rabu, 2 September 2026 - 12:01 WIB

Promo September Ceria Azka Motor hadir dengan DP motor Honda mulai Rp500 ribu dan pilihan tenor kredit menarik untuk wilayah Jabodetabek.

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:17 WIB

Markas Baru Ronaldinho di Italia: Stadio Bruno Benelli Siap Jadi Panggung Comeback R10

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:05 WIB

Ronaldinho Comeback di Usia 46 Tahun, Bidik Gol ke-300 Bersama Ravenna FC

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:14 WIB

Bangun Industri Kosmetik Berkualitas, PT Pillars Cosmetiklon Indonesia Utamakan Kepercayaan dan Inovasi

Berita Terbaru

Personel penyidik (kiri) bersama dua orang lainnya (tengah dan kanan) melakukan pemeriksaan terhadap barang temuan berupa jeriken dalam rangka proses penyelidikan.

Peristiwa & Bencana

Tiga Barang Temuan di Selat Sunda Dipastikan Bukan Milik KM Arupadhatu 1

Minggu, 13 Sep 2026 - 18:11 WIB

Sejumlah tokoh menghadiri pembukaan pameran seni “Bersimpuh di Kaki Para Guru” di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta. Para pengunjung tampak mengamati karya-karya yang dipamerkan.

Nusantara

Kapolri Hadiri Pameran Nasirun, Ada Pesan untuk Para Guru

Minggu, 13 Sep 2026 - 18:07 WIB