Densus 88 Benteng NKRI, PNIB Ingatkan Bahaya Laten Khilafah dan Radikalisme

Rabu, 13 Agustus 2025 - 12:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PNIB apresiasi Densus 88 bongkar jaringan terorisme hingga birokrasi, ajak rakyat dukung penuh jaga NKRI dari Aceh sampai Papua. (Dok. Humas Polri)

PNIB apresiasi Densus 88 bongkar jaringan terorisme hingga birokrasi, ajak rakyat dukung penuh jaga NKRI dari Aceh sampai Papua. (Dok. Humas Polri)

Metrosiar – Ketua Umum Organisasi Kemasyarakatan lintas agama, suku, dan budaya Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu (PNIB), AR Waluyo Wasis Nugroho atau yang akrab disapa Gus Wal, memberikan apresiasi tinggi kepada Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri atas langkah cepat dan tegas dalam menangani kasus dugaan jaringan terorisme yang melibatkan dua Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Banda Aceh.

Kedua ASN tersebut diduga terlibat jaringan Negara Islam Indonesia (NII) dan kini tengah menjalani proses hukum.

Menurut Gus Wal, penangkapan ini membuktikan bahwa pemberantasan terorisme di Indonesia tetap dilakukan dengan serius, bahkan hingga menembus lingkup birokrasi pemerintahan.

“Terima kasih Densus 88, tak kenal lelah menjaga Indonesia dari ancaman terorisme,” ujar Gus Wal.

Baca juga:  Manfaat Bunga Telang: Kaya Antioksidan untuk Mata, Kulit, Pencernaan, dan Daya Tahan Tubuh

Indonesia dalam Darurat Terorisme

Gus Wal mengatakan, meskipun ancaman terorisme tidak selalu terlihat di permukaan, Indonesia saat ini berada dalam kondisi darurat terorisme. Karena itu, rakyat Indonesia patut bersyukur memiliki Densus 88 yang terus menjaga keamanan dari Aceh hingga Papua.

PNIB menilai langkah penangkapan ASN tersebut menjadi peringatan penting bahwa kelompok khilafah dan radikalisme terorisme bisa menyusup ke berbagai lini, termasuk struktur pemerintahan.

“Negara ini dibangun dengan darah dan perjuangan para pahlawan. Jangan biarkan kelompok-kelompok yang mengusung ideologi khilafah, HTI, NII, dan semacamnya merusak pondasi bangsa,” tegas Gus Wal.

Dukung Penuh Densus 88 dan Program Moderasi Beragama

PNIB apresiasi Densus 88 bongkar jaringan terorisme hingga birokrasi, ajak rakyat dukung penuh jaga NKRI dari Aceh sampai Papua.
PNIB apresiasi Densus 88 bongkar jaringan terorisme hingga birokrasi, ajak rakyat dukung penuh jaga NKRI dari Aceh sampai Papua. Potret Ketua Umum PNIB, Gus Wal (kiri). (Dok. Istimewa/Metrosiar)

PNIB mengajak seluruh elemen bangsa untuk mendukung penuh Densus 88 serta menjaga NKRI dari ancaman intoleransi, radikalisme, khilafah, dan terorisme.

Baca juga:  Kapolda Banten Cek Dermaga II BBJ, Siap Urai Kepadatan Mudik Lebaran 2026

Gus Wal juga mendesak pemerintah menetapkan 16 November sebagai Hari Toleransi Nasional.

Organisasi ini berkomitmen menjadi mitra strategis aparat keamanan seperti Densus 88, BNPT, Polri, dan TNI dalam menyebarkan nilai toleransi, kebhinekaan, dan persatuan.

Gus Wal berharap pemerintah dan aparat penegak hukum semakin gencar menggalakkan program moderasi beragama di berbagai lini, mulai dari pemerintahan, BUMN, BUMD, sekolah, hingga kampus, demi mencegah gerakan wahabi khilafah yang dinilainya menjadi akar dari intoleransi dan radikalisme.

PNIB juga menyerukan agar kewaspadaan terhadap ancaman bahaya laten intoleransi dan terorisme tidak hanya menjadi tugas aparat, tetapi menjadi tanggung jawab seluruh warga Indonesia.*

Editor : Frans Dhena

Sumber Berita: Metrosiar

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Daycare Little Aresha, Ruang Penitipan yang Menjelma Jadi Labirin Trauma
Geger Penembakan di Gala Dinner Gedung Putih, Ini Sosok Cole Tomas Allen, Sang Guru Terbaik yang Menjadi Pelaku
Gugatan Jusuf Hamka Dikabulkan, MNC Kena Rp531 Miliar!
Mahkamah Agung Menghentikan Diskriminasi Hukum Terhadap Hendra Lie, Gus Rofi : “Harusnya Korupsinya Di Usut”
Heboh! Dua Remaja di Cikande Menghilang Sejak Awal April, Ini Kata Polisi
Ketum BKN: Mundurnya KABAIS Bukti Tanggung Jawab Moral atas Kasus Andrie Yunus
Terbongkar! Senpi Ilegal Diselundupkan dari Lampung, Dua Orang Diciduk di Merak
Reformasi Polri Masuk Babak Awal, Yusril Bocorkan Arah Revisi UU Kepolisian
Berita ini 14 kali dibaca
PNIB apresiasi Densus 88 bongkar jaringan terorisme hingga birokrasi, ajak rakyat dukung penuh jaga NKRI dari Aceh sampai Papua.

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 17:28 WIB

Daycare Little Aresha, Ruang Penitipan yang Menjelma Jadi Labirin Trauma

Minggu, 26 April 2026 - 15:44 WIB

Geger Penembakan di Gala Dinner Gedung Putih, Ini Sosok Cole Tomas Allen, Sang Guru Terbaik yang Menjadi Pelaku

Kamis, 23 April 2026 - 14:50 WIB

Gugatan Jusuf Hamka Dikabulkan, MNC Kena Rp531 Miliar!

Selasa, 21 April 2026 - 21:51 WIB

Mahkamah Agung Menghentikan Diskriminasi Hukum Terhadap Hendra Lie, Gus Rofi : “Harusnya Korupsinya Di Usut”

Sabtu, 11 April 2026 - 11:43 WIB

Heboh! Dua Remaja di Cikande Menghilang Sejak Awal April, Ini Kata Polisi

Berita Terbaru

Kondisi rangkaian KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line mengalami kerusakan parah akibat tabrakan di Stasiun Bekasi Timur yang menewaskan sejumlah korban.

Peristiwa & Bencana

Tragis! Korban Tewas Tabrakan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Timur Bertambah

Selasa, 28 Apr 2026 - 07:39 WIB

Puluhan buah durian hasil panen tersusun rapi di teras rumah warga sebelum dipasarkan, menunjukkan melimpahnya hasil panen durian

Advertorial

Durian Pelali Tak Habis-Habis, Ternyata Ini Penyebabnya!

Senin, 27 Apr 2026 - 23:31 WIB

Foto Ilustrasi/Gemini

Hukum & Kriminal

Daycare Little Aresha, Ruang Penitipan yang Menjelma Jadi Labirin Trauma

Minggu, 26 Apr 2026 - 17:28 WIB