Metrosiar – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk melaporkan adanya peningkatan signifikan dalam pembukaan akun saham di aplikasi Livin’ by Mandiri, dengan jumlahnya mencapai 10 kali lipat sepanjang 2024.
Saat ini, 91 persen transaksi reksa dana di Bank Mandiri dilakukan melalui aplikasi tersebut, yang menunjukkan semakin populernya layanan investasi digital di kalangan nasabah.
Untuk terus mendukung inklusi keuangan, Bank Mandiri menghadirkan fitur Livin’ Investasi, yang diluncurkan pada pertengahan 2022, memungkinkan nasabah mengakses berbagai instrumen investasi seperti reksa dana, obligasi, dan saham dalam satu aplikasi.
Nasabah dapat dengan mudah membeli, mengelola, dan memantau portofolio investasinya kapan saja dan di mana saja.
Direktur Utama Bank Mandiri, Darmawan Junaidi, mengungkapkan fitur ini sesuai dengan komitmen bank untuk mendorong digitalisasi layanan dan inklusi keuangan.
“Kami percaya bahwa investasi dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, kami terus mengembangkan Livin’ Investasi agar lebih mudah diakses oleh seluruh kalangan,” jelas Darmawan dalam keterangan resmi pada Jumat (7/3/2025).
Salah satu fitur unggulan dari Livin’ Investasi adalah kemudahan memulai investasi reksa dana dengan nominal mulai dari Rp 10.000, menawarkan berbagai pilihan produk sesuai dengan profil risiko nasabah.
Selain itu, aplikasi ini juga memberikan akses ke investasi obligasi dengan imbal hasil tetap dan memungkinkan pembukaan akun saham dengan proses yang praktis.
“Ke depan, kami akan terus mengembangkan Livin’ Investasi untuk menjangkau lebih banyak nasabah, baik yang sudah berpengalaman dalam investasi maupun mereka yang baru memulai,” tambah Darmawan.
Hingga Januari 2025, pengguna aplikasi Livin’ by Mandiri telah mencapai 30 juta orang dengan frekuensi transaksi mencapai 362 juta kali, mencatatkan pertumbuhan tahunan sebesar 32 persen dan total nilai transaksi mencapai Rp 340 triliun.(*)









