Gebrakan Kemendikdasmen Ganti Ujian Nasional dengan Tes Kemampuan Akademik

Avatar photo

Minggu, 2 Maret 2025 - 17:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Meski tidak wajib, bagi kelas 12 SMA/SMK, TKA bakal menjadi indikator dan salah satu syarat penilaian jalur prestasi masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di seluruh Indonesia. (Foto: Ilustrasi/Pixabay)

Meski tidak wajib, bagi kelas 12 SMA/SMK, TKA bakal menjadi indikator dan salah satu syarat penilaian jalur prestasi masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di seluruh Indonesia. (Foto: Ilustrasi/Pixabay)

Metrosiar – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) membuat gebrakan dengan mengubah Ujian Nasional (UN) menjadi Tes Kemampuan Akademik (TKA).

Namun, TKA bukan penentu kelulusan dan bersifat tidak wajib. TKA akan dimulai 2025 hanya untuk kelas 12 SMA/SMK.

“TKA sifatnya tidak wajib dan bukan menjadi sebuah penilaian standar kelulusan,” ungkap Plt Kepala BSKAP Toni Toharudin Toni, dikutip Jumat (28/2/2025).

Meski tidak wajib, bagi kelas 12 SMA/SMK, TKA bakal menjadi indikator dan salah satu syarat penilaian jalur prestasi masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di seluruh Indonesia.

Baca juga:  Kemendikdasmen Targetkan Sertifikasi 1 Juta Guru di 2025, Percepatan PPG Diutamakan

Sedangkan, untuk dijenjang SD dan SMP, TKA akan dimulai pada 2026. TKA ini bakal menjadi indikator dan salah satu syarat untuk masuk jenjang pendidikan selanjutnya namun bukan penentu kelulusan.

“TKA ini juga nantinya akan menjadi berbagai indikator atau salah satu syarat untuk masuk dari SD ke SMP dan SMP ke SMA. Untuk pelaksanaan TKA SD dan SMP akan mulai dilakukan pada tahun depan yaitu 2026,” ujarnya.

Sementara itu, Mendikdasmen Abdul Mu’ti menyebut, Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai pengganti tes ujian nasional yang akan dijadwalkan dan diselenggarakan pada November 2025 tahun ini.

Baca juga:  Mendikdasmen Abdul Mu’ti Turun ke Pelosok Ngada, Sekolah Terdampak Gempa Dipastikan Direvitalisasi

Abdul Mu’ti menyatakan Tes Kemampuan Akademik ini sifatnya tidak wajib dan bukan menjadi penentu kelulusan seorang murid/siswa.

“Seng gelem melu ya silahkan ikut (yang mau ikut, ya ikut), seng ora gelem yo wes (yang tidak mau ikut ya sudah). Tetapi hasil tes ini nantinya akan menjadi dasar untuk diterima melalui jalur prestasi,” tegasnya.(*)

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kontingen MAS Nurul Falah Sepatan Siap Berlaga di Olimpiade Madrasah Indonesia OMI 2026
Jakut Hub Dorong Gen Z Jakarta Utara Naik Kelas Lewat Teknologi Digital
Pendidikan gratis dibuka,Gograber Dpw Tangsel sasar warga putus sekolah
Penggiat Lingkungan Tangsel Soroti Sampah: “Masalah Sampah Bukan Soal Anggaran!”
Plafon SDN Kutajaya 2 Nyaris Ambruk, Kepsek Minta Segera Direhab
Electrical Skill Competition Vol. 2 PNM Buka Kompetisi PLC untuk Mahasiswa, Pendaftaran Gelombang 2 Segera Berakhir
Pengawas Sekolah Pakuhaji H. Nanang Kusnadi Kobarkan Semangat Pramuka di Sekolah
Lingkungan SDN Buaran Mangga 4 Pakuhaji Makin Asri Bersih dan Nyaman
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 13:26 WIB

Kontingen MAS Nurul Falah Sepatan Siap Berlaga di Olimpiade Madrasah Indonesia OMI 2026

Jumat, 4 September 2026 - 22:59 WIB

Jakut Hub Dorong Gen Z Jakarta Utara Naik Kelas Lewat Teknologi Digital

Jumat, 4 September 2026 - 04:34 WIB

Pendidikan gratis dibuka,Gograber Dpw Tangsel sasar warga putus sekolah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:42 WIB

Penggiat Lingkungan Tangsel Soroti Sampah: “Masalah Sampah Bukan Soal Anggaran!”

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:23 WIB

Plafon SDN Kutajaya 2 Nyaris Ambruk, Kepsek Minta Segera Direhab

Berita Terbaru

Peristiwa & Bencana

Abu Vulkanik Mengancam, Pasar Kutabumi Disemprot Besar-besaran

Kamis, 10 Sep 2026 - 08:57 WIB